AWW... Innalillahi Wainaillahi....
Kami sekelurga turut berbela sungkawa...apapun sudah kehendakNya... Mudah2an segala amalnya beliau diterima dengan ikhlas, dan dosa2nya diampunkan...Amin Budi & Fam. ________________________________ From: sanus mustika justitia <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, August 16, 2010 9:15:47 AM Subject: Re: [MANCiNGiKANMaS] Perjalan pengurusan jenazah Teman-teman, ini sedikit cerita perjalanan dan pengurusan jenasah almarhum, Tanggal 12 Juli 2010, awal dimulainya perjalanan menuju Jayapura dengan menggunakan kapal antar pulau Berangkat dari Tj Priok dan tiba di Jayapura tanggal 19 Juli 2010, ini adalah contact terakhir saya dengan almarhum. Beberapa hari kemudian saya coba contact lagi tapi ternyata dilokasi tidak ada signal sehingga seluruh komunikasi GSM tidak dapat dilakukan (mungkin harusnya bawa HP Satelit kalee ya..... tp gak punya) Tanggal 8 Agustus 2010 terima sms, bahwa kakak sakit dikarenakan Malaria dan dirawat dirumah sakit bayangkara ternyata pada tanggal 10 dinyatakan rumah sakit tidak sanggup oleh karena kurangnya peralatan maka dirujuk kerumah sakit besar tapi posisi sudah penuh oleh pasien malaria, kondisi virus sudah menyerang OTAK dalam masa perawatan, kembali kakak mendapat komplikasi GINJAL (mungkin ini dikarenakan kakak selama berada dilokasi kerja sering minum KOPI), dan ginjal tidak tertolong, 1 buah ginjalnya pecah, kakak kemudian dipindahkan keruang ICCU untuk perawatan lebih intensive tapi kembali virus menyerang LEVERnya sehingga fungsi lever memburuk, team dokter mulai kesulitan untuk pengobatan karena untuk cuci darah diharapkan pasien bisa sadar tapi selama perawatan keadaan sadar hanya berupa menit bukan lagi jam sehingga pengobatan cuci darah tidak bisa dilakukan Kami sekuarga, pasrahkan hal ini pada Tuhan Yang Maha Kuasa karena untuk membawa kakak ketanah Jawa, dari team dokter tidak dapat mengijinkan karena kondisi pasien yang kurang baik tersebut sedangkan untuk membawa dengan fasilitas khusus kami tidak mampu untuk membiayainya Kami sangat sayang pada kakak kami ini dikarenakan kerendahan dan kemurahan hatinya pada kami tapi rupanya Tuhan Yang Maha Kuasa lebih menyanyangi kakak kami ini hingga pada hari Sabtu 14 Agustus 2010 jam 10.10 WIT (Jayapura) atau jam 08.10 WIB (Jakarta), kakak dipanggil keharibaan-Nya Pengurusan jenasah segera kami lakukan, mulai memandikan hingga masukkan dalam peti untuk pengiriman ke Jakarta Jenasah berangkat dari Jayapura (sentani) hari minggu 16 Agustus 2010 pada jam 05.45 WIT atau 07.45 WIB (Jakarta) dengan pelepasan dan pengawalan oleh Militer AURI yang bertugas di Jayapura dan tiba di Airport Sukarno Hatta pada jam 12.24 WIB, pengurusan dokumen dan pengeluaran peti selesai pada jam 14.30 WIB dan jenasah langsung kami bawa dengan pengawalan Paspan AURI Halim Perdana Kusuma menuju Ds Loji, Pelabuhan Ratu dan tiba pada jam 17.58 WIB (Ba'da Magrib) , selesai sholat tarawih (jam 20.15 WIB) kami lakukan sholat jenasah dan jenasah langsung kami kebumikan pada jam 20.45 WIB selesai jam 21.30 WIB Dalam sambutan yang disampaikan, inti dari sambutan tersebut adalah : P'Ustad berkata : "Ini adalah contoh untuk kita semua, bahwa kita juga akan mengalami seperti ini (Meninggal dan dikubur), tapi kapan waktunya adalah RAHASIA Tuhan Yang Maha Kuasa" P'Lurah berkata : "Kebersamaan kita dalam pengurusan jenasah, adalah bukti bahwa kerukunan warga sangatlah erat sehingga jelas bahwa segala sesuatu yang dikerjakan bersama menjadi ringan dan mudah" Pengalaman yang tidak terlupakan dan pesan yang sangat mendalam dirasakan Bagaimana kita memaknai kisah ini ????????? Mustika J Sanusi & Kel
