Pak Syafril, Kenapa harus offline ? Saya rasa ini adalah trick penting yang perlu diketahui para Mdaemon user.
Rgds, Suwarna -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Syafril Hermansyah Sent: Saturday, May 24, 2003 10:52 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [mdaemon-l] mohon info. On Sat, 24 May 2003 15:26:56 +0700 Arief SB Budianto (ASB) wrote: > sorry pak, padahal di option sudah saya pilih plain text. Dari mail header Anda terlihat jelas bukan plain text format yg Anda gunakan. Content-Type: multipart/alternative; boundary="----_=_NextPart_001_01C321CE.3CA5E330" Kalau plain-text akan terlihat seperti ini : Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII atau Content-Type: Text/Plain Hubungi saya off list (PM, Japri) Senin nanti, akan saya ajarkan cara mensetting Outlook agar outputnya murni Plain-Text (sekarang saya di rumah dan hanya ada linux yg terinstall disini, shg saya tdk bisa melihat settingnya Outlook dan saya hampir tidak pernah pakai outlook kecuali utk kebutuhan testing). Menggunakan e-mail dg format plain-text adalah kebutuhan penting untuk seorang postmaster dari MDaemon, karena 1. MDaemon mensupport Mail Command untuk menjalan task tertentu. Semua mail command yg disupport oleh MDaemon hanya bisa jalan jika Anda menggunakan murni plain-text, karena harus diletakkan di body-text. Sebagian dari mail command, bisa dilihat dari help file (help file bisa dikirim ke kita oleh MDaemon, dg cara kirim mailto <[EMAIL PROTECTED]> dan tuliskan di first line of body-text 'help' (tanpa tanda kutip). 2. Plain-text tidak bisa disusupi virus. Kalau Anda seorang postmaster, yg umumnya merangkap helpdesk, ditanya oleh user Anda melalui e-mail atau dicomplaint oleh orang luar karena sesuatu hal, dan Anda menjawab dg email berformat HTML yg bervirus, maka mail Anda tidak akan pernah sampai ke ybs. 3. Plain-text bisa dibaca di semua email client yg pernah dan akan dibuat orang. Anda tidak tahu e-mail client yg akan digunakan orang yg diajak berkomunikasi mensupport HTML atau tidak, jika tidak maka e-mail yg Anda kirim tidak terbaca olehnya shg hakekat komunikasi tidak tercapai. 4. Plain-Text lebih kecil ukurannya daripada HTML Mail dg format plain-text lebih kecil ukurannya daripada berformat HTML, apalagi jika include dg attachment. Mail dg attachment saat di 'envelope' menjadi mail format akan membesar ukurannya, untuk plain text pembesaran itu berkisar 12.5 s/d 15 %, sementara dg HTML format pembesaran berkisar 25% s/d 35 % dari message asli. Di dunia internet, yg paling mahal adalah biaya komunikasi, kalau kita bisa sadar bandwidth maka kita bisa berhemat banyak operation cost perusahaan. Sekalipun Anda cukup kaya untuk berfoya-foya dg bandwidth (misalkan mengunakan lease line), tp mohon Anda bisa punya pengertian terhadap orang lain yg akan menerima mail Anda, tidak semua orang menggunakan lease line connection (atau ADSL, Cable Modem), mrk masih harus menggunakan Dial Up yg harus pembayarannya tergantung dari lama koneksi ke Internet, baik pembayaran pulsa telepon maupun pembayaran ke ISP. > saya sudah pakai multi pop dan bisa pop e-mail dan kirim. > jadi ini artinya saya harus pakai telkom.net sebagai primary domain > ya? Tidak. Di MDaemon ada 2 cara untuk download mail dari POPmailbox : 1. DomainPOP Kita menggunakan domainpop untuk keperluan mendownload mail yg ditujukan bagi *semua* user di domain kita, bisa primary domain atau secondary domain. 2. MultiPOP Kita menggunkan fasilitas ini untuk mendownload mail yg ditujukan bukan ke domain kita. Misalkan saja ada user kita yg memiliki account di [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED], account-2x itu adalah private account mereka, jika mereka menginginkan semua mail-2x disana bisa diakses dari kantor, maka Anda aktifkan multipop di account user ybs utk collect mail, sehingga user tsb bisa akses melalui [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] Saya bisa createkan domainpop demo account utk Anda coba, misalkan ptsb.dutaint.com shg Anda bisa mencoba bgm domainpop itu sebenarnya bekerja. Bahkan bukan hanya sekedar domainpop, dia juga bisa utk ETRN sekalipun menggunakan dynamic IP (personal dial), atau ATRN/ODMR. Hubungi saya off list jika memang berminat. > setting di komputer client bagaimana pka, karena masing not finding > hosts kalau saya coba buka e-mail dari client. > sementara ini saya coba di komputer yang sama dengan server sudah > bisa. MDaemon adalah Internet Mail Server, protocol yg digunakan adalah tcp/ip bukan NETBEUI spt halnya exchange server. Semua Tcp/ip protocol application tidak mengenal host name (misalkan saja nama pop.domainkita.co.id) yg dikenal adalah ip address, misalkan 192.168.1.1. Agar tcp/ip application bisa "mengenali host name" maka dia harus bertanya ke DNS server yg tugasnya memberi info bahwa host name tertentu memiliki ip address apa. Jadi untuk kasus Anda diatas, di E-mail client Anda bisa isikan popserver = ip address MDaemon, demikian pula smtpserver = ip address MDaemon. Kalau Anda insist mau menggunakan host name, misalkan pakai nama pop/smtp.domain-anda.co.id maka Anda harus menginstall atau mengaktifkan DNS server di LAN Anda, atau setidaknya menggunakan HOST file (lihat host file di c:\winnt\system32\drivers\etc\ jika pakai windown NT/W2K, atau di c:\windows\system32 jika di Win9x). -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril.dutaint.co.id> Running MDaemon 6.8.0 beta RC2 under W2K . -- --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Mohon tidak posting dalam format HTML! Arsip : <http://mdaemon-l.dutaint.com> Moderator : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Versi Terakhir : 6.7.9.1 -- --[MDaemon-L]------------------------------------------------ Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server. Mohon tidak posting dalam format HTML! Arsip : <http://mdaemon-l.dutaint.com> Moderator : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Versi Terakhir : MD 6.8.0, LD 2.1.0, WA 2.0.4, MDAV 2.1.9, MDGW 1.0.4

