On 2017-04-26 15:26, Syafril Hermansyah wrote:
> On 2017-04-26 13:58, Alim wrote:
>>> pemilihan protocol oleh client di Semarang (masih pakai POP3 yang kuno,
>>> yang menghabiskan banyak bandwidth).
>>
>> Mohon dapat dijelaskan penggunaaan protokol yang benar, jika memang
>> selama ini mungkin saja masih menggunakan protokol yang belum update
> 
> 
> Saat ini jarang sekali user yang akses mail satu devices, umumnya mereka
                                        ^^^^^^^
                                        disatu


> akses mail juga dari mobile devices.
> Protocol yang tepat untuk akses mail dari multi device pada saat
> bersamaan adalah pakai IMAP bukan POP3.
> IMAP protocol berkembang terus sementara POP3 praktis tidak lagi
> dikembangkan.
> Kalau memaksa pakai POP3 maka pemakaian bandwidth menjadi boros akibat
> setting leave copy message on server, sementara koneksi IMAP itu
> sebenarnya "idle" karena di push oleh IMAP server.
                        ^^^^^^
                        hanya menunggu message


> IMAP protocol terkini namanya Push IMAP (P-IMAP), yang umum dipakai di
> mobile devices karena koneksi yang digunakan umumnya lambat (high
> lantency) dan tidak punya banyak pilihan saat mobile.
> 
> https://en.wikipedia.org/wiki/Push-IMAP
> 
> https://en.wikipedia.org/wiki/Push_email
> 
> desktop email client terkini juga mendukung P-IMAP
> 
> http://cubiq.org/the-best-email-clients-for-windows-2016
> http://www.techradar.com/news/the-best-free-email-client
> 
>>> Apakah travel user merasakan hal yang sama saat akses mail dari luar
>>> kantor? Baik pakai desktop email client, mobile devices maupun webmail.
>>
>> belum ada travel user yang komplain selain dari kantor cabang semarang
> 
> 
> Kalau begitu fokus saja perbaikkan dengan cabang Semarang.
> Bisa diperiksa bandwidth usage difirewall/NAT/Proxynya, apakah banyak
> tcp filtering (misalkan ditest dengan tanpa filter).
> 
> 
>>> Kalau masalahnya di proxy/firewall di cabang maka sama saja lambatnya.
>>> Kenapa tidak pakai peer-to-peer connection (private channel) antara
>>> Jakarta dan Semarang?
>>
>> Maksudnya semacam VPN? Baik akan coba kami diskusikan dengan internet 
>> provider kami.
> 
> 
> Bukan VPN tetapi private WAN.
> Koneksi internet secara umum dibagi 2:
> 1. koneksi/link komunikasi dari kantor ke ISP.
> 2. koneksi/link internet dari ISP ke Internet.
> 
> tetapi umumnya sekarang keduanya disatukan pembayarannya ke ISP saja,
> nanti ISP yang membayarkan porsi koneksi private ke communication provider.
> 
> Private WAN jauh lebih murah dibanding layanan koneksi Internet, karena
> hanya menghubungkan 2 atau lebih titik/node/kantor, tidak lewat jalur
> Internet.
> 
> Coba tanyakan ke communication provider moratelindo.co.id, csm.com,
> telkom.net.id, indosat.net.id, xl.co.id, iconpln.net.id yang punya
> layanan private WAN (peering connection) antar kota/pulau.
> 
> 
> 


-- 
syafril
-------
Syafril Hermansyah
MDaemon-L Moderators, running MDaemon 17.0.1-64 Beta B, SP 5.1-64
Harap tidak cc: atau kirim ke private mail untuk masalah MDaemon.

Wisdom.... comes not from age, but from education and learning.
        --- Anton Chekhov


-- 
--MDaemon-L----------------------------------------------------------
Milis ini untuk Diskusi antar pengguna MDaemon Mail Server.

Netiket: https://wiki.openstack.org/wiki/MailingListEtiquette
Arsip: http://mdaemon-l.dutaint.com
Dokumentasi : http://mdaemon.dutaint.co.id
Henti Langgan: Kirim mail ke [email protected]
Versi terakhir MD 17.0, SP 5.1.0, OC 4.0.1, SG 4.5.0



Kirim email ke