Ass. Wr. wb,
Kalau begini caranya agama kita adalah yg paling tidak toleran, apa betul
Allah menghendaki kita ter-pecah2... ?
Mari kita lihat saudara kita yg berpendapat mengenai kaum Nasrani dan
gerejanya di Indonesia. Mungkin lebih sejuk, indah dan damai.
Moeslim Abdurrahman:
Islam Diajar untuk Membela Rumah Ibadah Orang Lain
JAKARTA - Kontroversi SKB Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama No.1/1969
berikut rencana revisi mengundang kontroversi baru. Menurut Moeslim
Abdurrahman, salah seorang pimpinan organisasi Islam Muhammadiyah, dalam kaitan
SKB dan penutupan gereja belakangan ini, negara justru telah melanggar tatanan
kerukunan umat. Baginya, SKB Dua Menteri itu harus dicabut, bukan malah
direvisi.
Berikut petikan wawancara wartawan SH, Web Warouw dengan Moeslim Abdurrahman:
Komentar Anda dengan revisi SKB itu?
SKB itu seharusnya dicabut bukannya direvisi. Kita tidak membutuhkan SKB karena
sudah ada hukum yang lebih umum yang mengatur. Kekerasan dan penutupan rumah
ibadah secara paksa bisa dimasukkan dalam pelanggaran KUHP. Penyalahgunaan izin
gedung dan tempat tinggal juga sudah ada hukum yang mengatur. SKB atau yang
kini akan diubah menjadi Peraturan Bersama Dua Menteri itu justru membuat kacau
sistim hukum dan tatanan masyarakat. Orang mendirikan rumah ibadah karena butuh
beribadah pada Tuhan, koq malahan dipersulit dan tidak diberikan izin.
Sebagian masyarakat mengeluhkan umat Kristen yang minoritas di tempat
tinggalnya tapi mau mendirikan gereja?
Ibadah itu ‘kan kebutuhan masing-masing orang walaupun dia minoritas. Apakah
karena minoritas maka dia harus beribadah diam-diam dan tidak boleh berkumpul
atau mendirikan gereja. Tidak ada alasan melarangnya mendirikan rumah ibadah
karena minoritas. Sama saja jika hanya ada tiga kelurga Muslim di daerah
Kristen di Kupang atau Minahasa dan ingin mendirikan masjid untuk beribadah,
apakah kita senang kalau dipersulit. Seharusnya kita yang mayoritas membantu
membangun dan melindungi rumah ibadah. Bukan saling menghalangi. Rasulluloh
saja satu waktu di zamannya pernah diberikan tempat untuk salat di sebuah
gereja. Semua orang Islam tahu hal ini, jangan ditutup-tutupilah!.
Mengapa kebencian yang muncul?
Prinsipnya, orang yang bertuhan, terutama Islam hukumnya wajib untuk memberi
tempat ibadah orang dari agama lain. Bahkan Islam mengajarkan kita untuk
membela rumah ibadah orang lain jika mengalami kekerasan. Orang Islam yang mati
karena membela rumah ibadah orang lain Itu mati sahid. Saat ini kita ini
seperti rebutan penumpang bis. Seharusnya kita saling membuktikan ajaran agama
yang memuliakan Tuhan dan manusia ciptaannya yang menyembah Tuhan. Semua agama
seharusnya mendewasakan umatnya, bukan membangun identitasnya sendiri.
Salah satu latar belakang orang membutuhkan SKB adalah ketakutan pada
Kristenisasi?
Upaya Kristenisasi dan Islamisasi memang terjadi di mana-mana, bukan hanya di
Indonesia. Kita harus jujur akan hal ini. Sepanjang bukan dengan pemaksaan ini
tidak mengapa. Kristen dan Islam sama sama berwatak misi atau dakwah, jangan
dipungkiri. Kalau orang pindah agama karena pilihannya sendiri kenapa kita
kuatir. Justru kita harus introspeksi kenapa orang keluar dari agama kita.
Sebaliknya dakwah atau misi dengan cara kasar dan menjebak sudah bukan zamannya
lagi. Di negara demokratis semua orang boleh mengemukakan pikiran dan
keyakinannya secara terbuka. Kalau semua orang mematuhi hukum maka tidak akan
ada paksaan dan penipuan.
Tampaknya pemerintah kurang paham dalam soal ini?
Memang! Seharusnya negara jangan digunakan untuk memaksa orang untuk
menjalankan agama. Masakan lewat negera diwajibkan perempuan berjilbab. Orang
berjilbab seharusnya karena kecintaannya pada ajaran agama dan Tuhannya. Kalau
agama masing-masing menyentuh hati orang maka ajaran setiap agama akan
dituruti. Sehingga orang takut pada Tuhan bukan pada negara. Saat ini negara
justru dipakai untuk mengatur kerukunan antar umat. Kerukunan adalah sikap
tidak bisa diatur oleh undang-undang. Itu adalah tanggung jawab agama. Kalau
merugikan orang lain itu jelas melanggar aturan negara. Kalau orang pindah
agama, itu sudah urusan Tuhan, bukan urusan manusia. Negara seharusnya bukan
mengatur umat beragama tapi memfasilitasi semua agama dan keyakinan agar semua
orang beragama dapat beribadah dengan khusuk dan aman.
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]
Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/