saya pikir kita ngga usah berdebat tentang materi saran dan penyampaian aturan 
milis dari seorang MOD kepada anggota milisnya, bilamana itu diperlukan guna 
menjaga idealisme milis itu sendiri. 
  demikian pula niat yang bijak dari seorang MOD untuk secara terbuka 
menyampaikan hal tsb, saya pikir secara dewasa kita bisa memaknai bahwa MOD 
kita berusaha untuk bersikap demokratis
   
  tahu dan mengerti apa yang kita sampaikan, dan jangan sampaikan semua apa 
yang kita tahu ....kata2 orang tua dulu
   
  bukan hendak menggurui, bukan pula hendak melarang, tetapi membatasi apa yang 
kita sampaikan kepada orang lain adalah sikap yang bijak
  ketimbang orang lain banyak yang sakit hati???
   
  ntar gimana kalo jeng hafsah tau2 sakit kena santet anggota milis, khan 
ruginya di kita2 juga krn beliau udah pasti ngga bakalan bisa posting 
tulisannya lagi
   
  kemudian gimana kalo indonebia terkena sakit gering dan kesurupan gara2 salah 
ucap & tulis? kita bakalan kehilangan "joker" kita ntar..nah lo
   
  ataupun bung ambon, mas tawang, jehoshua, godam terkena serangan virus flu 
burung hasil cipta olah energi santet kelas tinggi...khan berabe tuh
  kita bakal miss mereka semua...
   
  so membatasi bukan melarang ...gimana MOD?
   
  beachboy
      

mohammad hadi winarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          
Ikutan urun rembug neh...

Biarin aja deh Nyonya Mus nulis buah pikirannya... 

Sebagai muslim, saya sama sekali nggak terganggu...

Keimanan saya sebagai muslim tak terganggu, dengan
atau tanpa tulisan Nyonya Mus atau yang lain.

Slow wae mas... ora perlu nesu-nesu... kata orang
Jogja he he he... 

BTW,

Saya dukung tawaran pak moderator soal relevansi dan
proporsi dalam pengiriman email.

Mesti ada regulasi dong, yang penting kan nggak
ngebatasin euy... 

Kalo nggak gitu, apa dong fungsi pak moderator?

Sekian dulu,

Salam damai selalu

m.hadiwin

--- Jereweh Sumbawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Banyak orang yang pasif di milist ini, tapi kagum
> dengan tulisan Nyonya
> Muskitawati
> Tulisan Nyonya Muskitawati salah satu tulisan yang
> saya sukai dan tulisan
> Mang Ucup.
> 
> Menurut saya kalau tulisan Nyonya Muskitawati di
> filter, maka milist ini
> pasti bakal sepi.
> Beda pendapat syah syah saja, dan kalau mau
> membantah tulisan Nyonya
> Muskitawati kenapa tidak mencari bukti yang nyata
> untuk membantahnya seperti
> yang sering ditulis oleh Nyonya Muskitawati.
> 
> Dan kalaupun agama anda atau agama saya di kritik
> beliau justru hal seperti
> ini sebagai masukan kepada saya apakah saya yang
> salah meyakini agama saya
> atau memang tulisan Nyonya Muskitawati yang salah
> Bagi saya tulisan Nyonya Muskitawati justru menambah
> wawasan saya, sebagai
> anggota milist ini.
> 
> Saya juga tidak tahu pasti apakah email saya ini di
> filter oleh moderator.
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------- Forwarded message ----------
> From: BeachBoy BaliAsli <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Nov 14, 2006 4:18 PM
> Subject: Re: [mediacare] Dapur milis: Tentang
> postingan Nyonya
> Muskitawati..setuju dg MOD
> To: [email protected]
> 
> 
> 
> saya pikir apa yang disampaikan oleh MOD adalah
> sebuah kenyataan yang
> terjadi di milis kita ini, memang sudah saatnya kita
> musti menyalakan yellow
> sign guna menjaga idealisme milis ini jangan sampe
> keluar dari frame yang
> ditentukan
> 
> membayangkan kepuyengan seorang MOD untuk memfilter
> sekian banyak
> postingan...wuah saya bisa rasakan. wong prosentase
> postingan yang saya
> delete lebih banyak dari yang saya baca, palagi
> cuman komentar2 pendek yang
> bernuansa personal....
> 
> so setuju dengan MOD...
> 
> beachboy
> 
> 
> *radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
> 
> Dear all,
> 
> Agar tidak melebar kemana-mana, perlu kiranya saya
> jelaskan tentang
> postingan Nyonya Muskitawati. Terus terang, saya
> tidak alergi terhadap
> postingan-postingan yang berbau agama. Namun tujuan
> saya menghimbau Nyonya
> Mus adalah untuk mengurangi porsi, bukan melarang
> sama sekali dia memposting
> di milis MEDIACARE.
> 
> Kalau boleh saya buka "dapur" milis ini, tiap
> harinya paling tidak ada 10
> postingan dari Nyonya Mus. Dan tentunya, agar para
> member lain tidak pusing,
> alangkah baiknya Nyonya Mus sendiri yang mengurangi
> jumlah postingannya,
> daripada moderator mendeletenya karena kurang
> relevan. Semisal topik diskusi
> dari milis lain, otomatis dikirim kesini. Ini akan
> membingungkan yang lain.
> Dari 'seabreg' postingannya tersebut, moderator
> meloloskan satu atau dua
> postingannya. Hal yang sama berlaku juga untuk
> Ambon. Tiap harinya, dia bisa
> kirim 15 postingan. Kalau semua diloloskan, wuah
> milis ini bisa banjir, dan
> basah oleh Ambonisasi. Makanya, moderator hanya
> meloloskan topik-topik
> yang relevan saja. Saya sarankan, yang ada kaitannya
> dengan isu dunia media
> atau yang lagi hangat dibincangkan.
> 
> Memang, ada beberapa topik bernuansa agama di milis
> ini. Moderator tak
> melarangnya. Namun moderator berhak menyetop apabila
> sudah menyangkut
> "perang ayat" dan sejenisnya. Makanya saya imbau,
> agar para penggemar topik
> agama untuk bergabung di milis ZAMANKU, agar
> perdebatannya bisa lebih
> intens, dan sampai panas pun diperbolehkan.
> 
> Sekian penjelasan dari saya, semoga dapat
> dimengerti.
> 
> Salam,
> 
> radit
> 
> 
> 
> ------------------------------
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail
>
beta.<http://us.rd.yahoo.com/evt=45083/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta>
> 
> 
> ------------------------------
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail
>
beta.<http://us.rd.yahoo.com/evt=42297/*http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta>
> 
> 
> 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 



         

 
---------------------------------
Sponsored Link

Mortgage rates near 39yr lows. $420,000 Mortgage for $1,399/mo - Calculate new 
house payment

Kirim email ke