Makanya, kalau berani mengaku cendekiawan juga harus belajar dulu tentang: 1. Cara bicara harus jelas, sederhana, komunikatif, disesuaikan dengan audiencenya (tingkat kemampuan mereka menangkap makna). 2. Bicara hal-hal yang penting saja. Nggak usah bergenit-genit membicarakan hal-hal yang tidak esensial, hanya untuk menunjukkan dia intelektual.
Cendekiawan itu harus berdiri di atas bumi, tidak di awang-awang. Yang dimaksud bumi di sini adalah konteks masyarakat tempat ia hidup dan mengabdikan diri sebagai cendekiawan. Kalau masyarakatnya itu mayoritas masih bodoh, buta huruf, tidak berpendidikan, miskin, emosional, dsb..dst... Ya itulah lahan tempat ia berjuang. Jangan lantas dia menyalahkan rakyatnya, jika ia dilempari batu karena bicara yang "aneh-aneh" dan tidak dipahami oleh mereka, karena gaya bahasanya terlalu canggih dan "tinggi." ----- Original Message ---- From: Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]> To: Mediacare <[email protected]> Sent: Thursday, November 16, 2006 11:46:01 AM Subject: [mediacare] Siapa harus Mengerti Siapa ? Seorang yang mengaku cendikiawan muslim serta lulusan Amrik berkata kepada sejumlah Bocah : "Anak-Anak, berdasarkan analisa ilmiah, bisa saja Idul Adha berlangsung dua kali dalam satu tahun" (Maksudnya 10 Januari 2006 dan 31 Desember 2006) "Anak-anak, berdasarkan Matematika, kita bisa saja mengucapkan KETUHANAN YANG MAHA DUA PANGKAL NOL". (Maksudnya ya KETUHANAN YANG MAHA ESA juga) "Anak-anak, berdasarkan perkembangan teknologi, MARTIL BUATAN MANUSIA LEBIH KUAT UNTUK MEMATOK PAKU DARIPADA TANGAN MANUSIA BUATAN TUHAN" (Ya terang aja) Kemudian semua bocah itu melempari rumah cendikiawan itu. Para bocah menganggap cendikiawan itu mempunyai aliran sesat. Rumah cendikiawan itu pun dilempari batu. Sehingga atapnya banyak yang berlubang. Siapa harus mengerti siapa dalam hal ini ? Salam, Nasrullah Idris 0818 0202 8158 ____________________________________________________________________________________ The all-new Yahoo! Mail beta Fire up a more powerful email and get things done faster. http://new.mail.yahoo.com
