Dian yang baik.
Seperti Anda bilang, masalah utamanya adalah kalau penghentian acara itu
terjadi karena 'himbauan' pihak tertentu.
Jadi, kalau Trans TV tidak menyiarkan segmen VOA karena alasan yang
sepenuhnya ditentukan oleh Trans Tv sendiri, tentu nggak apa-apa.
Jadi masalah kalau di belakang penghilangan segmen VOA itu ada persoalan
tekanan atau imbauan politik atau politik dagang sapi dengan pihak
penguasa (misalnya).
Sayangnya Satrio kelihatannya nggak mengerti sama sekali apa yang terjadi
di tempat ia bekerja, dan kelihatan memang nggak merasa perlu mencari tahu
....

ade armando

> terima kasih mas Ade atas tanggapannya, tapi kok saya agak berbeda
> pendapat ya. menurut saya bila ada lembaga pemerintah melarang/menyensor
> tayangan liputan lembaga penyiaran pasti merupakan bentuk pelanggaran
> terhadap kebebasan pers, apalagi bila itu dilakukan lembaga penyiaran yang
> satu terhadap hasil liputan lembaga penyiaran lainnya.
>
>   teman saya di Amrik baru saja cerita bahwa hal serupa juga terjadi di
> sana. saat ini semua penyedia layanan tv kabel di amerika juga melarang
> penayangan channel Aljazeera berbahasa Inggris dalam kanal mereka
> setelah "dihimbau" pihak tertentu.
> nah, kalo hal ini bisa terjadi di negara yang konon liberal dan paling
> demokratis, apalagi di negara dunia ketiga seperti indonesia...
>
>   salam,
>
>   Dian Purnama
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>           Trans TV memang sama sekali tidak bersalah kalau memutuskan
> menghilangkan
> salah satu bagian dari produk yang dibelinya.
> Apalagi kalau alasannya adalah pertimbangan etika atau kepantasan.
> Keputusan Trans TV sma sekali tidak bertentangan dengan prinsip
> kemerdekaan pers.
> Karena Trans TV akan menjadi pihak yang bertanggungjawab atas tayangan
> yang disiarkannya, maka Trans TV berhak untuk mengeditnya.
> Walau demikian, saya memang bertanya-tanya, kenapa ya Trans TV tidak mau
> ada VOA di dalam Kroscek dan Good Morning? :)
>
> ade armando
>
> ----- Original Message -----
> From: "Satrio Arismunandar" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, November 15, 2006 8:31 PM
> Subject: [mediacare] Kontrol internal - Re: Trans TV larang VOA di
> Kroscek?
>
>> Bukan, Mbak. Itu namanya kontrol internal. Tidak semua yang kita ketahui
> patut diberitakan atau ditayangkan, dengan berbagai pertimbangan (etika,
> hukum, dsb). Kebebasan pers bukanlah sesuatu yang tanpa batas (silahkan
> tanya KPI, jika nggak percaya).
>>
>> Karena Kroscek itu DIBELI oleh Trans TV, sebagai PEMBELI dan pengguna
> sarana frekuensi untuk menjadi PENAYANG program itu, adalah hak TransTV
> untuk memilih menayangkan atau tidak. Bahkan jika TIDAK ADA VOA di dalam
> Kroscek, dan TransTV tidak menayangkan Kroscek terebut, itu juga HAK
> Trans TV.
>>
>> Salam,
>>
>> Satrio Arismunandar
>>
>>
>> ----- Original Message ----
>> From: Dian Purnama <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: [email protected]
>> Sent: Wednesday, November 15, 2006 8:13:06 AM
>> Subject: Re: [mediacare] Re: Trans TV larang VOA di Kroscek? - TANGGAPAN
>>
>> terima kasih atas penjelasan mas Naratama dan mas Satrio. dari sononya
> saya juga sudah tahu kalo Kroscek itu buatan production house, tapi
> pertanyaan saya patutkah Trans TV melarang Kroscek memuat liputan VOA?
> bukankah ini termasuk pelanggaran terhadap kebebasan pers?
>>
>> Dian Purnama
>>
>>
>> Satrio Arismunandar <satrioarismunandar@ yahoo.com> wrote:
>> Komentar Mas Naratama juga saya forward ke milis Trans....
>>
>>
>> ----- Original Message ----
>> From: Naratama Rukmananda <[EMAIL PROTECTED] com>
>> To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
>> Sent: Saturday, November 11, 2006 8:52:43 PM
>> Subject: [mediacare] Re: Trans TV larang VOA di Kroscek? - TANGGAPAN
>>
>>
>> Halo semua....
>> Memang benar kalau tayangan VOA di Kroscek bekerjasama dengan pihak
>> Production House. Dan benar juga kalau penayangan VOA di Kroscek
>> diminta untuk tidak ditayangkan oleh Trans TV, ini yang disampaikan
>> oleh pihak Production House. Sebagai informasi, beberapa bulan lalu
>> tayangan VOA di Good Morning juga diminta untuk tidak ditayangkan
>> oleh Trans TV. Padahal, tayangan2x tersebut bukan tayangan Live Show
>> alias hanya tape delay sehingga bisa disensor dulu. Juga bukan
>> tayangan berita politik, tetapi tayangan Infotainment yang isinya
>> adalah berita artis Hollywood dan artis Indonesia yang tampil di
>> Amerika seperti liputan konser country Tantowi Yahya, konser SLANK di
>> New York, profil ATIK CB di Delaware, liputan Filmnya Hanung
>> Bramantyo (Jomblo) dan Riri Riza (GIE) yang diputar di Festival Film
>> di Amerika hingga ke liputan Miss Universe asal Indonesia yang bikin
>> heboh... semuanya hanya berita hiburan bukan politik.
>>
>> Sampai saat ini kita juga masih menunggu tanggapan dari Programming
>> Trans. Tapi, kalau teman2x mau nonton infotainment Hollywood atau
>> liputan musisi Indonesia yang akan mempromosikan budaya Indonesia di
>> Amerika, tonton saja VOA di televisi lain ya...
>>
>> Begitu kira2x tanggapannya. ...
>> Salam
>> Naratama
>>
>> --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, Satrio Arismunandar
>> <satrioarismunandar @...> wrote:
>>>
>>> Bung Jhonny,
>>> Trims atas tanggapannya. Saya forward juga ke milis News Trans TV
>> agar dibaca kalangan Trans....
>>> Sayang, saya bukan bagian Programming, jadi nggak bisa komentar
>> karena nggak terlibat dalam proses seleksi program...
>>>
>>> Satrio
>>>
>>
>>
>>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Sponsored Link
>
> Mortgage rates near 39yr lows. $510,000 Mortgage for $1,698/mo -
> Calculate new house payment

Kirim email ke