ha,ha,. jangan heran mbak Mia, barangkali malah dia dibayar oleh para
koruptor supaya rakyat Indonesia melupakan para koruptor. Kemungkinan lain
jumlah koruptor terlalu banyak sehingga sulit untuk disantet secara terfokus
 Bisa bertahun-tahun Ki Gendeng pamungkas harus melakukan ritual santet
untuk koruptor. Habis nanti burung gagak dari khasanah fauna Indonesia.
Yang juga mengherankan kok ya ada tv yang mau secara khusus menayangkan hal
itu dan membiarkan pembantaian burung gagak di depan layar tv. Bagaimana
kalau ada anak-anak yang menonton? Bagaimana kalau banyak yang mau meniru
dan memburu burung gagak atau burung lainnya? Stasiun tv Indonesia memang
masih lebih senang membodohkan pemirsa daripada mendidik. Saya sendiri tidak
nonton acara itu.
KM

-------Original Message-------

From: [email protected]
Date: 11/17/06 14:46:16
To: [email protected]
Subject: [wanita-muslimah] Massa Pendukung dan Penentang Bush Nyaris Bentrok

'Santri' nya Ki Gendeng Pamungkas mengadakan ritual minum darah kambing,
bunuh burung gagak.
Konon katanya, nanti jika Pak Bush datang, maka akan ada angin ribut di
kebun raya.
Pengawal Pak Bush akan kesurupan, muter2 seolah melihat presidennya di
segala penjuru.

Heran saja,
Mengapa keahlian ini tidak digunakan untuk menguna-gunai koruptor, supaya yg
nggak bisa
kejerat hukum supaya langsung bisa kesurupan juga?

Salam
l.meilany

----- Original Message -----
From: Floradianti Pamungkas
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Sent: Wednesday, November 15, 2006 7:37 PM
Subject: Massa Pendukung dan Penentang Bush Nyaris Bentrok

Massa Pendukung dan Penentang Bush Nyaris Bentrok

BOGOR, RABU - Bentrokan antara massa pendukung dan penentang kedatangan
Presiden Amerika Serikat George W Bush ke Bogor nyaris terjadi, Rabu (15/11)
 ketika massa dari dua kelompok tersebut melakukan aksi di Tugu Kujang.

Sekitar 200 mahasiswa Universitas Pakuan yang menggelar aksi menentang
kedatangan Bush di lokasi tersebut meneriaki puluhan massa H'RY Center dari
Laskar Merah Putih yang dipimpin Unitario Hardjanto, sebagai pengkianat.
Para demonstran juga menuding massa pro Bush sebagai massa bayaran.

Beruntung puluhan polisi yang berjaga-jaga di sekitar lokasi berhasil
menenangkan massa dari kedua kubu sehingga bentrok fisik tidak sempat
terjadi. Sekitar 50 orang dari Laskar Merah Putih datang di Tugu Kujang
pukul 11.00 WIB. Mereka kemudian melakukan orasi di halaman parkir Tugu
Kujang.

Dalam orasinya Hardjanto mengatakan, meski kebijakan Bush banyak dituding
telah menyakiti hati umat Islam, namun komandan perang tertinggi Amerika
Serikat itu kini memperlihatkan niat baiknya bertamu ke Indonesia.

Beberapa anggota Laskar Merah Putih tampak mengibarkan bendera Amerika
Serikat. Namun tidak tampak satu pun yang mengibarkan bendera Merah Putih.
Para demonstran juga membawa spanduk, diantaranya bertuliskan, "Selamat
Datang Mr Bush".

Sementara, massa dari Universitas Pakuan yang menentang kedatangan Bush tiba
di lokasi yang sama sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka melakukan orasi di Tugu
Kujang, berseberangan jalan dengan massa H'RY Center Laskar Merah Putih.
Setelah berorasi, para demonstran tersebut melakukan konvoi menuju Istana
Bogor.

http://www.kompas.com/



Kirim email ke