Setuju banget! Bukan cuma sinetron remaja, tapi semua
sinetron..juga sinetron keagamaan seperti Hidayah,
Taqwa, dll karena isinya cuma perselingkuhan, acara
saling bentak, dan yang jelek2 deh...yang ujung2nya
cuma pembodohan.. Pernah sekali saya lihat sinetron d
TV apa saya lupa, siang2, ceritanya ada org yang
sedang berdzikir, dan saking khusuknya, hingga ketika
ada musafir yang membutuhkan pertolongannya, dia malah
tutup kuping dan bukannya menolong. Ini kan malah bisa
memperburuk citra agama. Herannya kok makin menjamur
saja sinetron2 tidak mutu ini... 


cheers,
gina

 
--- Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pelajar NU Serukan Boikot Sinetron
> 
> Fitraya Ramadhanny - detikcom
> 
>  
> 
> Jakarta - Tayangan sinetron yang tidak mendidik
> membuat PP Ikatan Pelajar
> Nahdlatul Ulama (PP IPNU) gerah. Mereka menyerukan
> semua pihak, khususnya
> remaja, membaikot produksi dan tayangan sinetron.
> 
>  
> 
> "IPNU menyerukan baikot sinetron remaja yang tidak
> mendidik. Kami gelisah
> dengan tayangan yang kebanyakan tidak mendidik itu,"
> kata Ketua Umum PP IPNU
> Idy Muzayyad usai dialog Gedung PBNU, Jl. Kramat
> Raya, Jakarta Pusat, Rabu
> (22/11/2006) kemarin.
> 
>  
> 
> Idy mengatakan, tayangan sinetron remaja saat ini
> cenderung menuruti pasar
> ketimbang menbangun masa depan generasi muda bangsa.
> 
>  
> 
> "Bayangkan saja, masak temaja kita disuguhi sinetron
> yang isinya ciuman dan
> pacaran di sekolah. Jujur saja, tayangan seperti itu
> kan mempengaruhi para
> remaja untuk meniru," katanya.
> 
>  
> 
> IPNU akan menggandeng PBNU dan Persatuan Artis Film
> Indonesia (PARFI) untuk
> memboikot sinetron yang tidak mendidik tersebut. "Ke
> depan kita juga akan
> menempuh jalur hukum, somasi atau class action,"
> tuturnya.
> 
>  
> 
> Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi
> juga memprotes keras
> sinetron remaja yang melibatkan sekolah sebagai
> lokasi syuting.
> 
>  
> 
> "Saya sangat kecewa pada sinetron hari ini. Banyak
> kisah percintaan, tapi
> kenapa pakai latar sekolah?" katanya.
> 
>  
> 
> Sinteron remaja, lanjutnya, juga lebih banyak
> menampilkan khayalan. Hal ini
> menyebabkan remaja kehilangan sifat kritis terhadap
> lingkungannya.
> 
>  
> 
> "Persoalan ekonomi kita rusak, politik kita kacau,
> sosial-budaya kita nggak
> jelas, mereka (remaja) nggak akan peduli dengan hal
> itu," terang Hasyim.
> (fay/fay)
> 
>  
> 
> Source :
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/22/tim
> e/220958/idnews/711496/idkanal/10
> 
>  
> 
> 



 
____________________________________________________________________________________
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com

Kirim email ke