Bung Ariobimo, kalau yang itu sih sudah mahfum. Biasalah, cara
mematahkan sendi suatu pengajaran agama, adalah dengan mematahkan
titik2 rawan dalam sejarahnya. 

Titik2 rawan itu sebenarnya tidak rawan, hanya khalayak ramai 'kan
tidak semua paham sejarah agamanya masing2. Pengetahuan mereka yang
bolong2 disertai dengan gosip, apalagi ditambah adanya penulis novel
yang gemar menjahit potongan2 peristiwa yang dia ambil dari mana saja,
akan memperkuat pra asumsi tentang suatu agama.

Pra asumsi yang sudah jelek, akan menjadi semakin kuat lewat
information warfare seperti novel dan buku2 yang kebanyakan didukung
oleh orang2 dan organisasi yang itu2 juga. 

Lihat saja komentar2 dalam buku2 seperti Gospel of Judas dan Da Vinci
Code. Tidak jauh dari nama2 seperti Fritjof Capra dan Elaine Pagels.
Kedua nama terakhir itu adalah duta 'New Age Movement' yang telah
dikenal di Dunia Barat sejak setelah PD II. 

Kedua nama terakhir itu, bukan orang beragama. Tetapi salah satu
pendukung dalam pendirian agama baru dalam gerakan jaman baru. 
Disinyalir, gerakan jaman baru akan dengan leluasa masuk ke Asia,
mengingat sejarah filsafat Asia yang banyak menjadi dasar ajaran GZB. 

Hanya saja, untuk kasus di Indonesia, entah dipahami atau tidak,
penerbit2 yang menjadi corong untuk masuknya ide2 dari gerakan jaman
baru, kebetulan adalah penerbit2 beragama mayoritas. 

Masuknya buku2 kontroversial juga berpengaruh positif. Dengan
membanjirnya buku2 yang menyerang sendi2 iman Kristiani, umat makin
tertantang untuk berpikir dan mempelajari sejarah gereja dan Alkitab
dengan lebih akurat. 

Selain itu, semakin terbuka pintu untuk membawa masuk pula buku2
eksepsional untuk memberikan wawasan yang benar. Dengan demikian, umat
 malah semakin didewasakan imannya. 

Kita harus berterima kasih pada setiap penerbit yang rela hati
mendewasakan iman kita. 

Salam 
Abdi Christ 

    


--- In [email protected], "ariobimo nusantara" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Di bawah ini saya copy undangan menarik. Perhatikan judul buku yang
akan dibedah/dilaunching dan siapa pembahasnya. Nah, kalau yang begini
bagaimana? 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: kautsar 
> To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Thursday, November 23, 2006 12:52 PM
> Subject: [PasarBuku] new louncing dan bedah buku
> IKUTI DAN HADIRI....!!!
> 
> LOUNCING DAN BEDAH BUKU 
> 
> PADA INDONESIA BOOK FAIR (IBF) 2006 
> 
> DI JAKARTA CONVENTION CENTER
> 
> sudah baca the da vinci code ?
> 
> Ingin tahu lebih dalam tentang faktanya?
> 
> nikmati serunya berpetualang
> 
> mengungkap fakta yang tak didungkap the da vinci code
> 
> dalam.......
> 
> KNIGHTS TEMPLAR
> 
> KNIGHT OF CHRIST
> 
> KONSPIRASI BERBAHAYA BIARAWAN SION MENJELANG ARMAGEDDON
> 
> Karya : Rizki Ridyasmara
> 
> Da vinci code hanyalah sebuah awal. awal dari sebuah kisah panjang
untuk mengungkap rahasia terbesar dunia. rahasia tentang siapa
sesungguhnya dalang dibalik berbagai peristiwa politis, sosial dan
ekonomi; dulu, kini dan mungkin nanti.
> 
> Biarawan sion - sebuah nama yang hingga kini beraroma misteri-
diduga kuat adalah "sang dalang" konspirator itu. Mungkin anda tak
pernah menduga. Tapi Knight templar, Knight of Crist akan meyakinkan
anda.......tentang siapa sesungguhnya inspirator sekaligus konseptor
semua krisis yang melanda sejarah dunia.......
> 
> penasaran 
> 
> baca bukunya?
> 
> Pelaksanaan Bedah Buku :
> 
> Hari/Tanggal : Jum'at, 8 Desember 2006
> 
> Pukul : 18.15 - 20.30 WIB
> Tempat : Panggung Utama, IBF 2006
> Pembicara : 1. Rizki Ridyasmara (Penulis)
> 
> 2. Ust. Adian Husaini, MA*
> 
> PUSTAKA AL KAUTSAR 
> 
> c.p Jahar 085880579267
> 
> * Dalam Konfirmasi
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: abdi christ 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Friday, November 24, 2006 2:50 AM
>   Subject: [mediacare] Kecenderungan Penerbit Buku Sekuler
menerbitkan buku kontroversial agama
> 
> 
>   Judul tulisan saya diatas mungkin kurang tepat. Mungkin rekan2 milis
>   bisa menyarankan judul yang lebih tepat. Saya hanya mencoba untuk
>   berpendapat perihal penerbit buku yang sekuler seperti Gramedia untuk
>   menerbitkan buku2 kontroversial agama tertentu.
> 
>   Beberapa waktu lalu, saya mulai terkejut dengan buku The Gospel of
>   Judas yang diterbitkan oleh Penerbit Gramedia, yang menurut saya
>   adalah penerbit berjaringan besar yang punya reputasi baik atas buku2
>   terbitannya.
> 
>   The Gospel of judas, merupakan injil yang istilahnya tidak "otentik"
>   dalam Alkitab. Sehingga injil ini ditolak untuk dimasukkan dalam Kitab
>   Suci Agama Kristen menurut akurasi dan alur berita injil itu sendiri.
> 
>   Kemudian juga ada satu judul buku terbitan Gramedia (saya lupa
>   judulnya) yang intinya berisi tentang kesalahan penyusunan dalam
>   Injil. Sehingga beberapa perikop dalam Alkitab yang baku seperti yang
>   ada sekarang, dituliskan dalam buku itu sebagai tidak akurat alias
>   rekaan. 
> 
>   Saya menduga beberapa penerbit besar seperti Gramedia mulai merambah
>   area buku2 tertentu yang bersifat kontroversial bagi agama tertentu. 
> 
>   Pengamatan ini menimbulkan pertanyaan untuk saya. Setahu saya,
>   penerbit memiliki ketentuan untuk menerbitkan terbitan yang terayomi
>   menurut PAncasila dan UUD'45. Masihkan ketentuan tersebut berlaku?
> 
>   Karena kecenderungan Penerbit besar seperti Gramedia menerbitkan buku2
>   kontroversial (yang sepertinya ditujukan pada agama Kristen), menurut
>   saya seperti upaya untuk mengimbangi penerbitan buku2 agama yang
>   kontroversial terhadap agama Islam (misalnya), di negara lain.
> 
>   Apakah Gramedia sedang menjadi semacam 'corong' untuk menerbitkan
>   buku2 agama yang kontroversial untuk satu umat beragama tertentu?
>   Karena ada kecurigaan kalau buku2 tersebut ditujukan untuk memperlemah
>   keimanan umat agama tertentu.
> 
>   Apakah pendapat saya dapat dibenarkan?
> 
>   Salam
>   Abdi Christ
> 
> 
> 
>    
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
>   No virus found in this incoming message.
>   Checked by AVG Free Edition.
>   Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.14.14/548 - Release Date:
11/23/2006
>



Kirim email ke