Memang pemda Kota Makassar cenderung 'abusing' otoda dg berbagai contoh dan juga merupakan potensi daerah subur aksi2 ekstrimis mengatas-namakan Islam yg berbau sektarian dan rasial. Saya yakin banyak 'penyandang dana' aksi2 di Poso tinggal di Makassar.
Keberadaan Lasykar Jundullah, keberadaan tersangka teroris Filipina asal Makassar, Agus Dwikarna, sebagai anggota legislatif (Makassar/Sulsel?), keberadaan Komite Persiapan Penegakan Syariat Islam, dsb. Ironisnya, wapres JK berasal dari Makassar. Selagi JK masih punya wibawa sebagai wapres, dan juga sebagai konglomerat, ia masih mampu menerapkan langkah2 keamanan dan ketenteram SEMU di kota Makassar. Ttp keamanan dan ketenteram SEMU kan bak api dalam sekam, tinggal soal waktu saja meledaknya? Seperti halnya rejim orde baru yg untuk sementara berhasil menjamin keamanan dan ketenteram SEMU dg menggunakan uang2 hasil hutang LN secara besar2-an dan tindakan represif secara militer thd mereka yg dianggap ekstrimis (ingat kaburnya ABB ke Malaysia, kasus Tanjung Priok, kasus Talangsari, dsb), ttp begitu ekonomi lumpuh terkena krisis moneter, jatuhlah wibawa pemerintah orba. Berita dari Makassar berikut ini di http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=30049 memberitakan bagaimana calon2 haji pemerintah kota Makassar mendapat 'dana sosial' berupa sumbangan dari Walikota dg total sumbangan 42 juta. Kalau anda seorang calon haji, malukah anda mendapat sumbangan uang yg diambil dari dana sosial pemerintah kota (yg seharusnya diperuntukkan bagi golongan miskin)? Salam --- In [email protected], ferry irawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > melihat berita malam kalo tidak salah waktu minggu malam, dikota Makassar terjadiaksi mahasiswa yang mengecam terjadinya perkosaan terhadap pembantu rumah tangga oleh majikannya.. ( yang sepertinya kebetulan etnis keturunan Tionghoa) > para mahasisiwa melakukan aksi di depan gerbang Chinatown kota makassar dan hendak menurunkan papan nama kawasan ttp berhasil di halau aparat polisi. slenjutnya mereka melakukanaksi berkelilingdidalam kawasan dengan tertib dan damai ( kata sang presenter, kalo nggak salah Metro TV) > > emang kalo yang melakukan pemerkosaan dari suku bugis atau toraja , mereka akan melakukan hal yang sama..? > apa hubungannya tindak kriminal dengan warna kulit..? > saya yang bego atau mereka yang terlalu pintar..? > > > > --------------------------------- > Sponsored Link > > Mortgage rates near 39yr lows. $510,000 Mortgage for $1,698/mo - Calculate new house payment >
