Oom Liem, numpang komentar dikit yahh...............

Demokrasi membutuhkan TRANSPARANSI,.............................kita semua 
udah tau deh kayaknya!
Transparansi membutuhkan KEJUJURAN PEMIMPIN...........kita semua udah tau 
deh kayaknya!
Kejujuran membutuhkan 
KEIKHLASAN..........................................kita semua udah tau 
deh kayaknya!
Keikhlasan ada di HATI 
NURANI.....................................................kita semua udah 
tau deh kayaknya!
Hati Nurani membutuhkan 
KESADARAN.......................................kita semua udah tau deh 
kayaknya!
Kesadaran membutuhkan KEMAUAN
............................................kita semua NGGA MAU tau deh 
kayaknya!



Salam,




"Danny Lim" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
11/26/2006 05:13 PM
Please respond to
[email protected]


To
"KincirAngin" <[EMAIL PROTECTED]>
cc
"PMKRI Petojo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Media Care" 
<[email protected]>
Subject
[mediacare] Demokrasi Belanda Sempurna






Radio Nederland Siaran Indonesia - Ranesi
http://www.ranesi.nl/news/international/#5092559
Demokrasi Belanda Sempurna 
Belanda adalah negara demokrasi yang hampir sempurna. Demikian menurut 
mingguan Inggris The Economist yang menempatkan Belanda pada urutan ketiga 
pada daftar indeks demokrasinya. Swedia dan Eslandia berada di urutan 
pertama dan kedua. Ini berdasarkan penilaian aspek-aspek demokrasi 165 
negara dalam daftar. Yang dinilai antara lain pluralisme, fungsi 
pemerintahan, partisipasi politik, kebebasan warga dan budaya politik. 
Nilai Belanda adalah 9,3 dari 10. Korea Utara berada pada peringkat 
terakhir. Demokrasi di kebanyakan negara Eropa, menurut mingguan tersebut 
sudah bagus. Juga di negara anggota baru Uni Eropa seperti Polandia, 
Hongaria dan negara-negara Balkan. Sementara menurut indeks, Italia tidak 
menerapkan demokrasi penuh, terutama dari segi partisipasi politik. Yang 
mengejutkan adalah negara-negara demokrasi yang sudah mantap seperti 
Inggris dan Amerika yang berada di posisi ke-23 dan 17.
 
DL - Posisi demokrasi Indonesia di mana ya, sudah pasti tidak di atas 
Belanda ya. Jadi dalam hal DEMOKRASI, siapa mesti belajar dari siapa ya, 
ehm ehm ......... :-). Itu kalau mau belajar jadi maju lho ya, kalau sudah 
menganggap diri hebat, dus ngga merasa perlu belajar lagi, ya ogut sih EGP 
aja (Kagak Gua Perdulikan), ihik ihik.
 

Attachment: gifmiRc7KjtC3.gif
Description: GIF image

Kirim email ke