Fadli Kaban <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Katanya ada HAM (Hak Asasi Manusia), di mana salah satunya kita bebas memeluk agama yang sesuai dengan kepercayaan kita. Tapi ko' bisa ya di negara yang katanya maju, HAM dielu-elukan, masih ada larangan kaya' gini. Kita ambil logika seperti ini aja deh. Yang namanya jilbab atau burqa, itu khan kewajiban umat muslim yang wanita (sebenarnya bukan burqa sih, karena dalam Al-Quran yang mulia, wanita wajib menutupi kepalanya dengan kain sehingga hanya wajah dan telapak tangan yang terlihat. Jadi kalau pake jilbab sebenarnya wajib. Tapi kalau pake burqa atau penutup wajah, sebenarnya , yang saya tahu, ga' wajib). Sekarang bagaimana mau mengakkan HAM kalau untuk melaksanakan kewajibannya, menjalankan perintah Tuhannya, suatu umat harus dilarang-larang. Khan sama aja menghalang-halangi suatu umat untuk menjalankan hak dia yang paling dasar yaitu beragama. Sekarang gimana nih, teman-teman yang dari dulu mengagung-agungkan HAM? Mana HAM yang anda junjung tinggi itu apabila anda mendukung larangan tersebut? Jangan jadi orang yang munafik. Tegakkan HAM secara adil, tanpa pandang bulu. Kalau anda mendukung larangan tersebut, maka mungkin almarhum Munir, aktivis HAM yang sangat saya hormati, akan menangis di alam sana melihat ketidakadilan ini. Salam Peace, Love and Honesty.
BG. : anda lucu yang tidak boleh atau akan dilarang itu burqa yang seperti anda sebutkan tidak wajib untuk umat Islam jadi kenapa bawa-2 ham, dilarang menggunakan burqa bukan berarti dilarang beragama. --------------------------------- Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
