Pak Sona, kelihatannya anda orang baru. Hafsah Salim bukanlah seorang Kristen. Saya menduga dia mungkin ateis, tidak ber-Tuhan. Orang Kristen menghormati dan memuliakan Allah Bapa, Hafsah melecehkan-Nya. Pandangan yang dia kemukakan jelas bukanlah pandangan seorang Kristen. Jangan terlampau cepat mengambil kesimpulan bahwa orang yang kelihatannya bukan Islam sebagai Kristen. Di dunia ini bukan hanya ada orang yang beragama Islam dan Kristen.
--- Swara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bung Hafsah, > > Ha3x....Akhirnya terbuka sudah tabir anda. makanya > saya tidak menyalahkan jika postingan anda seperti > itu. pola pikir anda terhadap Islam dari sononya > memang negatif. Mungkin 'doktrin' anda sejak kecil > memang keliru, dan hingga seumur sekarang anda masih > belum sadar atas kekeliruan itu... > apakah anda memegang posisi penting dalam penyebaran > misi kristenisasi di Indonesia dan anda gagal > menjalankannya. lantas anda menumpahkannya di milis > ini.... > anda bilang terorist islam bukanlah phobia, lantas > bagaimana dengan BUSH, Ariel Sharon dan kawan2nya, > siapa tukang teror sebenarnya..anda tidak mau > mengakui, silahkan... > mungkin anda belum sempat survey pandangan orang > inggris dll terhadap BUSH beberapa waktu yang > lalu... > terakhir, Syariah islam ditegakkan hanya bagi umat > islam, bukan yang lain....so buka mata anda > lebar2... > > > > Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Teror oleh terorist Islam > bukanlah phobia, bukan juga angan2, dan > korbannya memang sudah memenuhi lembaran sejarah > berdarah dari dunia > kita ini. War on Teror sudah bergema, segala > tindakan yang bisa kita > lakukan untuk mencegah dan membasmi teror harus > kita jalankan. > > Kebebasan harus dilindungi bukan dimanfaatkan untuk > teror yang > bertujuan mempropagandakan agama Islam dimuka bumi > ini. > > Syariah Islam cuma punya satu tujuan, yaitu > tegaknya hukum Islam > dimuka bumi ini. Inilah yang harus dilarang dan > dibasmi karena dunia > kita harus melindungi semua agama dan umatnya bukan > menegakkan satu > agama yang berhukum Islam. > > Demikianlah, jangan kebablasan menggunakan > kebebasan, HAM, dan > Demokrasi untuk digantikan dengan syariah Islam > yang justru melanggar > HAM dan meng-injak2 Demokrasi dalam membelenggu > kebebasan itu sendiri. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > --- In [email protected], IrwanK > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Pelarangan/pengaturan oleh negara kerap mendapat > kritik dari banyak > > kalangan.. > > Menjalani 'aturan agama' juga demikian adanya.. > > > > Saya sendiri sebagai seorang yang (lahir dari > keluarga) muslim, melihat > > 'pakaian' > > itu agak berlebihan.. Kalau memungkinkan/sebisa > mungkin, keluarga > saya tidak > > > > akan saya biarkan mengenakan pakaian tersebut.. > Ini pendapat pribadi > saya > > lho.. > > > > Seperti yang diungkapkan Pak Manneke, pelarangan > (oleh negara) burqa > > setidaknya > > membuka 'tabir' siapa sebenarnya mereka yang dulu > lantang menentang > apa yang > > kita kenal dengan RUU APP atau topik apapun yang > terkait Islam di > > Indonesia.. > > Penentangan terhadap (apapun yang ada kaitannya > dengan) Islam, dibungkus > > dengan > > isu HAM dan segenap argumen yang seolah logis.. > :-p > > > > Mudah"an kita semua tidak mudah terkecoh dengan > 'klaim dan > seolah-olah'.. > > Amien.. > > CMIIW.. > > > > Wassalam, > > > > Irwan.K > > > > > > > > > --------------------------------- > Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited. ____________________________________________________________________________________ Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question on www.Answers.yahoo.com
