Saya melihat orang Arab memang sulit untuk hidup dalam pluralisme. Sebelum
Muhammad lahir, kita tahu sejarah kelam dunia Arab. Perang antar suka
merupakan hal yang selalu terjadi.

Pada zaman Muhammad, perang itu bisa diminimalisir. Tapi, saya kok melihat
itu bukan semata-mata karena adanya kekuatan "Islam" yang menyatukan, tetapi
lebih karena mereka memiliki musuh yang sama, yaitu Persia dan Byzantium,
serta memiliki nasib yang sama (sama-sama bangsa terjajah).

Pada masa sekarang, ketika satu bangsa menjadi maju (misalnya Arab Saudi)
sementara bangsa yang lain belum menunjukkan kemajuan, persatuan ideal
seperti zaman Muhammad nyaris menjadi mustahil, meskipun mereka berhadapan
dengan musuh yang sama (Amerika dan Israel).

Kepentingan politik dan ekonomi kian menguat, sehingga agama hanya
dimanfaatkan untuk kepentingan mobilisasi umat (ini sama aja dengan
peristiwa Indulgensia pada zaman Katolik Roma abad ke-15).

Jadi, untuk menyatukan kembali dunia Arab. Cita-cita pan-Arab tidak bisa
dijalankan tanpa adanya peran kelompok reformis Islam. Sayangnya,
kelompok-kelompok semacam ini terlalu banyak dicekal di dunia Arab. Mereka
terlalu cepat dijatuhi "fatwa mati."

Dominasi kelompok fundamentalis dan militan, tidak akan pernah menyelamatkan
Arab dari kehancuran dan perang saudara.

Salam

oyr79.com

NB: Itu pendapat gw pribadi, mohon ada yang bisa ngasih pencerahan

 

--- "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Udara sekitar Irak makin panas. Kini ditambah Kurdi melawan Turki dengan
> menggunakan C4 curian dari Irak. Kembali di sini yang bertempur akhirnya
> Islam melawan Islam juga (kalau dilihat dari segi agama). Mungkin kita
harus
> melihat keributan di Timur Tengah (termasuk Israel vs Palestina) bukan
dari
> pandangan agama. Bisa membingungkan.
> 
> KM
> 
> 
> 
> Five Tons of C4 Explosives Stolen in Iraq 
> 
> By Cihan News Agency 
> 
> Saturday, December 02, 2006 
> 
> zaman.com 
> 
> As the Kurdistan Workers Party (PKK) continues causing landmine explosions
> in eastern and southeastern provinces of Turkey, even though it declared a
> "cease-fire" as of Oct. 1, a mysterious theft of explosives occurred in
> neighboring Iraq. 
> 
> A pro-PKK website on Thursday claimed that five tons of C-4 explosives
were
> stolen from the warehouses of Iraqi Defense Ministry. It was not certain
by
> whom or when the plastic explosives in the warehouse were stolen. 
> 
> An investigation was reportedly launched into the theft. There is a
> possibility that the explosives in question are to be used in Turkey by
the
> terrorist organizations in Iraq and northern Iraq-based PKK. Turkish
> security forces observed that use of C4 explosives was on the rise in
> PKK-claimed attacks. 
> 
> Turkish police sources had stated before that the PKK brought about one
ton
> of C4 explosives into Turkey. The outlawed organization is laying the
> explosive in the regions in question and and trying to harm the Turkish
> security forces in the region.
>




  _____  

This message is FREE from virus when I sent. 


Virus Database (VPS): 0653-0, 03/12/2006
Tested on: 04/12/2006 16:08:05



Kirim email ke