Ketika zaman Muhammad, Arab tidak sedang dijajah bangsa mana pun. Yang diduduki Romawi dan Persia hanya daratan yang ada di antara Irak dan Syria saja. Sementara jazirah Arabia tanpa ada penguasa tunggal.
Penguasa gila mana yang mau ngurusin padang pasir dan dihuni bangsa-bangsa yang hobinya perang suku? Nah, ketika Arab disatukan Muhammad, maka mulailah dia dilihat sebagai ancaman serius oleh Romawi dan Persia. On 12/4/06, Yosi Rorimpandei <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya melihat orang Arab memang sulit untuk hidup dalam pluralisme. Sebelum Muhammad lahir, kita tahu sejarah kelam dunia Arab. Perang antar suka merupakan hal yang selalu terjadi. Pada zaman Muhammad, perang itu bisa diminimalisir. Tapi, saya kok melihat itu bukan semata-mata karena adanya kekuatan "Islam" yang menyatukan, tetapi lebih karena mereka memiliki musuh yang sama, yaitu Persia dan Byzantium, serta memiliki nasib yang sama (sama-sama bangsa terjajah). Pada masa sekarang, ketika satu bangsa menjadi maju (misalnya Arab Saudi) sementara bangsa yang lain belum menunjukkan kemajuan, persatuan ideal seperti zaman Muhammad nyaris menjadi mustahil, meskipun mereka berhadapan dengan musuh yang sama (Amerika dan Israel). Kepentingan politik dan ekonomi kian menguat, sehingga agama hanya dimanfaatkan untuk kepentingan mobilisasi umat (ini sama aja dengan peristiwa *Indulgensia* pada zaman Katolik Roma abad ke-15). Jadi, untuk menyatukan kembali dunia Arab. Cita-cita pan-Arab tidak bisa dijalankan tanpa adanya peran kelompok reformis Islam. Sayangnya, kelompok-kelompok semacam ini terlalu banyak dicekal di dunia Arab. Mereka terlalu cepat dijatuhi "fatwa mati." Dominasi kelompok fundamentalis dan militan, tidak akan pernah menyelamatkan Arab dari kehancuran dan perang saudara. Salam oyr79.com NB: Itu pendapat gw pribadi, mohon ada yang bisa ngasih pencerahan --- "Kartono Mohamad" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Udara sekitar Irak makin panas. Kini ditambah Kurdi melawan Turki dengan > menggunakan C4 curian dari Irak. Kembali di sini yang bertempur akhirnya > Islam melawan Islam juga (kalau dilihat dari segi agama). Mungkin kita harus > melihat keributan di Timur Tengah (termasuk Israel vs Palestina) bukan dari > pandangan agama. Bisa membingungkan. > > KM > > > > Five Tons of C4 Explosives Stolen in Iraq > > By Cihan News Agency > > Saturday, December 02, 2006 > > zaman.com > > As the Kurdistan Workers Party (PKK) continues causing landmine explosions > in eastern and southeastern provinces of Turkey, even though it declared a > "cease-fire" as of Oct. 1, a mysterious theft of explosives occurred in > neighboring Iraq. > > A pro-PKK website on Thursday claimed that five tons of C-4 explosives were > stolen from the warehouses of Iraqi Defense Ministry. It was not certain by > whom or when the plastic explosives in the warehouse were stolen. > > An investigation was reportedly launched into the theft. There is a > possibility that the explosives in question are to be used in Turkey by the > terrorist organizations in Iraq and northern Iraq-based PKK. Turkish > security forces observed that use of C4 explosives was on the rise in > PKK-claimed attacks. > > Turkish police sources had stated before that the PKK brought about one ton > of C4 explosives into Turkey. The outlawed organization is laying the > explosive in the regions in question and and trying to harm the Turkish > security forces in the region. > ------------------------------ This message is FREE from virus when I sent. Virus Database (VPS): 0653-0, 03/12/2006 Tested on: 04/12/2006 16:08:05
-- Si vis pacem Parabellum --- Rahmad Budi H Republika Jl Warung Buncit Raya 37 Jaksel 0856 711 2387
