Coba tolong dibaca di link ini:
http://www.cdc.gov/nip/vacsafe/concerns/autism/autism-mmr.htm

Vaksinansi MMR telah menyelamatkan ribuan anak dari kematian.

----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, November 03, 2006 10:15 AM
Subject: [mediacare] Fw: Vaksin penyebab Autis


>
>
> ada yg tau apa ini benar penyebabnya?
> ----- Forwarded by Lely Lidya Sari/Matahari on 11/02/06 08:33 AM -----
>
>                       Syarifullah
>                                                To:
>                       11/02/06 08:30           cc:
>                       AM                       Subject:  Vaksin penyebab
Autis
>
>
>
>
>
>
> Vaksin penyebab Autis
>
>
>       Buat para Pasangan MUDA. om dan tante yg punya keponakan... atau
> bahkan calon ibu ... perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kepada
> yang masih punya anak kecil supaya ber-hati2........ Setelah kesibukan
> yang menyita waktu, baru sekarang saya bisa dapat waktu luang membaca
> buku "Children with Starving Brains" karangan Jaquelyn McCandless, MD
> yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo.
>
>       Ternyata buku yang saya beli di toko buku Gramedia seharga Rp.
> 50,000,- itu benar-benar membuka mata saya, dan sayang, sayang sekali
> baru terbit setelah anak saya Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme
> Spectrum Disorder.
>
>       Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar-benar membuat saya
> menangis. Selama 6 bulan pertama hidupnya (Agustus 2001 - Februari
> 2002), Joey memperoleh 3 kali suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3 kali
> suntikan vaksin HiB. Menurut buku tersebut (halaman 54 - 55) ternyata
> dua macam vaksin yang diterima anak saya dalam 6 bulan pertama hidupnya
> itu positif mengandung zat pengawet Thimerosal, yang terdiri dari
> Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum
> Disorder yang meledak pada sejak awal tahun 1990 an. Vaksin yang
> mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akir
> tahun 2001.Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya
> selama 6 tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar
> yang bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dengan harapan
> memperoleh treatment yang terbaik, ternyata malah "diracuni" oleh
> Mercuri dengan selubung vaksinasi. Beruntung saya masih bisa memberi ASI
> sampai sekarang, sehingga Joey tidak menderita Autisme yang parah.
> Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia belum bicara, harus diet pantang
> gluten dan casein, harus terapi ABA, Okupasi, dan nampaknya harus
> dibarengi dengan diet supplemen yang keseluruhannya sangat besar
> biayanya.Melalui e-mail ini saya hanya ingin menghimbau para dokter anak
> di Indonesia, para pejabat di Departemen Kesehatan, tolonglah baca buku
> tersebut diatas itu, dan tolong musnahkan semua vaksin yang masih
> mengandung Thimerosal. Jangan sampai (dan bukan tidak mungkin sudah
> terjadi) sisa stok yang tidak habis di Amerika Serikat tersebut diekspor
> dengan harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke
> puskesmas-puskesmas seperti contohnya vaksin Hepatitis B, yang sekarang
> sedang giat-giatnya dikampanyekan sampai ke pedesaan. Kepada para orang
> tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif
> dengan menolak vaksin yang mengandung Thimerosal tersebut, cobalah
> bernegosiasi dengan dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB
> yang tidak mengandung Thimerosal.
>
>       Juga tolong e-mail ini diteruskan kepada mereka yang akan menjadi
> orang tua, agar tidak mengalami nasib yang sama seperti saya. Sekali
> lagi, jangan sampai kita kehilangan satu generasi anak-anak penerus
> bangsa, apalagi jika mereka datang dari keluarga yang berpenghasilan
> rendah yang untuk makan saja sulit apalagi untuk membiayai biaya terapi
> supplemen, terapi ABA, Okupasi, dokter ahli Autisme (yang daftar
> tunggunya sampai berbulan-bulan), yang besarnya sampai jutaaan Rupiah
> perbulannya.
>
>       Terakhir, mohon doanya untuk Joey dan ratusan, bahkan ribuan
> teman- teman senasibnya di Indonesia yang sekarang sedang berjuang
> membebaskan diri dari belenggu Autisme.
>
>       "Let's share with others... Show them that WE care!"
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Web:
> http://groups.yahoo.com/group/mediacare/
>
> Klik:
>
> http://mediacare.blogspot.com
>
> atau
>
> www.mediacare.biz
>
> Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>


Kirim email ke