Mizone Ditarik dari Pasaran, Label Diganti

Nograhany Widhi K - detikcom

 

Jakarta - PT Tirta Investama selaku produsen minuman Mizone mengaku hanya
mencantumkan 1 dari 2 bahan pengawet dalam label kemasaan. Produk Mizone pun
akan ditarik dari pasaran.

 

"Kita akan menarik produk kita sesuai dengan tenggang waktu yang disesuaikan
BPOM. Kita akan ganti labelnya dan akan mencantumkan dua bahan pengawet di
produk itu," kata Direktur Marketing PT Tirta Investama Didi Nugrahadi dalam
jumpa pers di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu
(6/12/2006).

 

Menurut dia, penarikan membutuhkan waktu lama. "Sebab kita punya 30 depo, 50
distributor dan 1 juta outlet di seluruh Indonesia. Jadi kalau misalkan
masyarakat menemukan produk itu dengan label lama setelah tenggang waktu 12
Desember, diminum saja itu aman," ujarnya.

 

Didi membantah bahan pengawet natrium benzoat dan kalium sorbat berbahaya
dan dapat menyebabkan penyakit lupus.

 

"Tidak ada satu pun uji klinis yang membuktikan itu. Untuk kadar aman
menurut Permenkes nomor 722/Menkes/IX/88 natrium benzoat 600 miligram per
liter, dan kalium sorbat 1000 miligram per liter. Di produk kita natrium
benzoat dan kalium sorbat masing-masing 100 miligram per liter," terang
Didi.

 

Dikatakan Didi, ada indikasi persaingan bisnis yang tidak sehat dengan
munculnya iklan yang mengatakan dua jenis pengawet itu berbahaya. Namun Didi
menolak merinci iklan yang dimaksudnya.

 

Mizone merupakan salah satu minuman yang hanya mencantumkan 1 dari 2 bahan
pengawet yang digunakan dalam produknya. Dalam label hanya dicantumkan bahan
pengawet Kalium Sorbat. Padahal Mizone juga menggunakan bahan pengawet
natrium benzoat.

 

Mencium hal itu, BPOM meminta produk Mizone ditarik dari pasaran dalam tempo
2 minggu sejak 28 November hingga 12 Desember. Labelnya pun harus
diganti.(aan/sss)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/06/tim
e/143258/idnews/716866/idkanal/10

 

Kirim email ke