Sori, bukan meributkan orang yg hidup rukun, namun mempertanyakan, 
mengamati, memahami, dan mengambil hikmah dari sebuah 
pertanyaan; "Apakah tokoh agama sekelas Aa Gym pantas berbuat 
begitu?" 

Ada beberapa pertanyaan gw sehubungan dengan hal itu;  
1.Apakah isteri pertamanya tidak mendapatkan "pressure" ketika Aa 
melontarkan keinginanya untuk menikah lagi? Apa sudah semakin gampang 
perempuan itu hingga mau "dimadu"?   

2.Apakah atas nama cinta tok, atau ada hal lain lebih penting, lebih 
cocok, dan pantas sebagai alasan AA menikah lagi? Kalau alasan cinta 
doang, sori, gak pantas memang Aa Gym begitu...

3.Apakah lantaran kurang mendapatkan kenikmatan biologis dari isteri 
pertama sebagai alasan menikah lagi? Walahhh....apalagi kalau pakai 
alasan ini, makin gak respeklah gw. 

Jadi, memang cuma pengen mengamati dan memahami aja, sesosok tokoh 
agama yg terkeneal dangan "manajemen hati" bisa berbuat ini...sebuah 
kajian kecil, katakanlah begitu....


salam aahhhh....

Latief/MATRA 

   






--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>  Buat apa meributkan orang yang hidup rukun, sih?
> 
> Akhirnya Mereka Tampil Bertiga
> <http://www.suaramerdeka.com/harian/0612/05/sm1aagymbertiga5eps.jpg>
> JALAN BERSAMA: Aa Gym, Teh Ninih Mutmainah, dan Alfarini Eridani 
(kanan) 
> berjalan bersama usai acara tausyiah di Masjid Daarut Tauhid,Senin 
> (4/12).(30a) 
> BANDUNG - Aa Gym, Teh Ninih Mutmainah, dan Alfarini Eridani, 
kemarin sudah 
> berani tampil bertiga. Rini bahkan ditampilkan secara khusus dalam 
> tausyiah yang dipandu Aa Gym di Masjid Daarut Tauhid, Jalan 
Gegerkalong, 
> Bandung. Sapaan terhadap Rini dari Aa Gym berupa namanya pun 
terucap di 
> hadapan istri tuanya.
> Usai tausyiah, mereka kemudian beriringan menuju rumah Aa Gym, 
sekitar 50 
> meter dari masjid. Sebelum berjalan beriringan bersama, banyak 
jamaah yang 
> mengucapkan selamat kepada mereka. "Selamat ya A," kata seorang 
jamaah 
> pria.
> Rini yang kemungkinan gugup tampak kikuk. Dia terlihat tak banyak 
bicara. 
> Rini berjalan berdampingan dengan Teteh Ninih. Dia lebih banyak 
berjalan 
> menunduk. Karena itu, kemungkinan tak ada obrolan di antara mereka. 
Dia 
> juga nyaris tak berbicara. Rona wajahnya yang putih juga tampak 
kemerahan. 
> Terlebih banyak orang yang melihat.
> Aa Gym yang berjalan sedikit di depan tak lupa menebar senyum. 
Pakaian 
> kedua istri Aa Gym terlihat kompakan, mengenakan seragam DT pada 
hari 
> Senin, warna biru kombinasi putih dengan motif bunga. Teh Ninih 
sendiri 
> terlihat rileks dan kadang menebar senyuman.
> Dadakan
> Momen ini bisa terbilang dadakan setelah sebelumnya Aa Gym 
mengatakan 
> masih memerlukan waktu lagi untuk menampilkan Rini. Karyawan di 
lingkungan 
> DT pun tak bisa menyembunyikan kekagetannya, meski sebagian di 
antaranya 
> sudah mengenal sosok mantan model itu yang juga dikabarkan bekerja 
di MQ.
> Dalam tausyiahnya, dai kondang itu kembali menjelaskan soal 
poligami.
> Termasuk keputusannya dalam melakukan poligami seperti yang dia 
jelaskan 
> dalam kesempatan jumpa pers. Perlu sebuah tahapan mumpuni sebelum 
> melaksanakanya. Juga tak lupa reaksi dari masyarakat yang menurut 
pencetus 
> Manajemen Qalbu itu tak lebih sebagai ujian.
> Bagi sebagian orang yang biasa berkegiatan di Jalan Gegerkalong, 
momen 
> tersebut sedikit banyak menghapus kenangan akan kebiasaan yang 
selama ini 
> sering terlihat. "Sering terlihat Aa Gym memboncengkan Teh Ninih, 
lha 
> kalau sudah bertiga seperti ini, apa bisa seperti itu lagi. Sepeda 
tandem 
> kali ya Mas," tandas seorang pedagang sambil terkekeh. 
> Seorang pengagum Aa Gym, Heri (27) yang ikut nimbrung 
mengungkapkan, 
> kejadian ini akan menjadi batu ujian bagi Aa. "Saya melihat bahwa 
kejadian 
> ini sebagai jalan Allah untuk mengangkat derajat Teh Ninih. Bagi 
Aa, dia 
> harus membuktikan ucapannya terlebih dahulu," tuturnya.
> Sementara itu, KH Miftah Faridh yang ditemui seusai menghadiri 
acara orasi 
> ilmiah mantan presiden BJ Habibie di Aula Timur ITB menyatakan 
bahwa 
> momentum yang terjadi sekarang ini harus bisa dijawab Aa sesuai 
dengan 
> tekadnya berpoligami. "Tidak hanya melaksanakan, tapi juga 
memberikan 
> teladan bahwa melakukan poligami betapa beratnya," katanya.
> Dia juga meminta Aa Gym siap menerima konsekuensi atas keputusannya 
> terutama terkait kegiatannya selama ini. Khususnya jalan usahanya 
yang 
> tergabung dalam beragam unit usaha berbendera MQ yang kemungkinan 
bakal 
> terkena imbas dari para jamaah. "Ini risiko, yang penting ikhlas," 
ucap 
> saksi pernikahan Aa dengan Rini tersebut.
> Cabut Dukungan 
> Ratusan ibu yang rutin mengikuti tausiyah Aa Gym siap mencabut 
> dukungannya. Pemicunya, Aa dianggap menyakiti jamaahnya yang 
sebagian 
> besar kaum perempuan, menyusul pernikahan kedua dengan Alfarini 
Eridani.
> Hal itu dikatakan Ketua Koalisi Perempuan Kecewa Aa Gym (KPKAG), Hj 
Nani 
> Nurhani, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (4/12).
> Dia menyesalkan tindakan Aa Gym yang mengingkari semua nasihatnya 
sendiri 
> tentang hubungan ideal dalam keluarga sakinah.
> ''Aa telah gagal membina keluarga sakinah, walau berusaha 
menyembunyikan. 
> Saya bisa merasakan sakit hati yang dirasakan Teh Ninih (istri 
pertama Aa 
> Gym-red) ketika tahu Aa menikah lagi,'' katanya. 
> Menurutnya, dia bersama dengan jamaah ibu lainnya akan menggelar 
tanda 
> tangan bersama mencabut dukungan terhadap Aa.
> ''Tanda tangan itu saya siapkan untuk diserahkan kepada Aa,'' 
ungkapnya.
> Seharusnya, kata dia, selaku penceramah yang jamaahnya sebagian 
besar kaum 
> perempuan, Aa lebih memahami kaum perempuan, bukan malah menyakiti 
hati 
> mereka. ''Saya melihat itu awal dari kehancuran Aa, sebab seorang 
> laki-laki bisa jatuh karena harta, tahta, atau wanita,'' tandasnya. 
> Meski pihaknya tidak pintar dalam ilmu agama, tapi tindakan Aa 
dinilainya 
> lebih sekadar memenuhi nafsu dengan menikahi mantan model yang juga 
> karyawan MQ tersebut, bukan seperti yang diisyaratkan Nabi.
> ''Tidak bisa dimungkiri, saya bisa merasakan kepedihan hati Teh 
Ninih yang 
> berusaha dia sembunyikan ketika jumpa pers beberapa waktu lalu. Ia 
> tertekan secara psikologis, dan terpaksa berkorban rasa demi nama 
besar 
> suaminya,'' tukasnya.
> Sementara itu aktivis perempuan Nursyahbani Kacasungkana yang juga 
anggota 
> Komisi III DPR dari FKB menyatakan mendukung gerakan 
tersebut. ''Sebagai 
> kaum perempuan, kami tentu saja ikut sakit hati, poligami dengan 
alasan 
> apa pun telah menyakiti hati kaum perempuan yang kini memiliki 
kesetaraan 
> gender dengan laki-laki,'' katanya. (dwi,H27-48a,64v) 
> =========================================================
> This e-mail, including any attachment is confidential and may be 
> privileged. Use or disclosure of it by anyone other than an 
intended 
> adressee is strictly prohibited. If you are not an intended 
addressee, 
> please notify the sender by telephone or e-mail and delete the e-
mail and 
> any attachment from your system.
> 
> PT Excelcomindo Pratama Tbk. ("the " Company") does not accept any 
> liability in respect of communication made by its employee which is 
> contrary to the company policy or outside the scope of the 
employment of 
> the individual concerned. The employee responsible will be 
personally 
> liable for any damages or other liability arising.
> =========================================================
>


Kirim email ke