"Perjalanan itu adalah bagian dari Anugerah."

Seorang anak muda, suku Dayak di pedalaman Kalimantan, memberikan 'hadiah 
Natal'  kepada ibu gurunya. Hadiah itu berupa ukiran dari rotan yang indah dan 
antik.

"Dimana kamu mendapatkan ukiran Rotan itu?" Tanya  ibu gurunya.
Anak muda itu menceritakan kepada ibu gurunya, bahwa rotan seperti itu hanya 
bisa didapatkan dipedalaman hutan lebat dikaki gunung yg jauh, lalu diukir.

Ibu guru sangat terharu, karena anak muda itu telah berjalan berkilo-kilo meter 
jauhnya untuk mendapatkan rotan tersebut.
"Seharusnya kamu tidak perlu bepergian begitu jauh dan melelahkan hanya untuk 
mencari hadiah Natal untuk ibu", katanya.

Anak muda itu tersenyum dan menjawab, 'Perjalanan jauh yang melelahkan itu 
adalah juga bagian dari hadiah natal."

Anak muda itu, yang lebih bijaksana dari umurnya, tentu tidak mengetahui bahwa 
ia sedang menyampaikan kebenaran tentang Yesus  Kristus.

Anugerah Yesus Kristus juga dimulai dengan sebuah perjalanan jauh yang 
melelahkan. Dia meninggalkan semaraknya sorga untuk datang ke dunia yang penuh 
dengan gelimangan dosa. Dia datang kedunia, menjadi manusia dan menyusuri jalan 
panjang yang melelahkan, menuju salib. Disana Dia menanggung dosa kita dan 
semua hukumannya.

Dan ketika kita berkata kepada-Nya dengan penuh rasa syukur, "Anugerah-Mu 
sungguh Besar Yesus, Engkau tidak seharusnya menanggung semua itu."
Kita akan dapat membayangkan, karena Yesus akan menatap dengan mata yang penuh 
kasih dan menjawab dengan lembut, "Perjalanan itu adalah bagian dari Anugerah." 
By Eddy TG  Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara 
kita,.....(Yohanes 1:14)

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

Kirim email ke