SOEKARNO DAN BERNHARD
Oleh Danny Lim

Soekarno adalah proklamator dan presiden pertama RI, ia seorang poligamist 
jempolan, istrinya ada sembilan orang semuanya openbaar tidak ada yang 
disembunyikan. Ada Fatmawati, Hartini, Ratna Sari Dewi, Yurike Sanger dll. 
Ketika Soekarno berkuasa, tidak ada yang mempersoalkan poligaminya. Kini 
Soekarno telah wafat juga tidak ada yang mempersoalkan poligaminya. Bahkan 
salah satu putri beliau diterima oleh bangsa Indonesia sebagai presiden RI 
menggantikan Abdurrachman Wahid. Semua istri dan anak-anak Soekarno menyayangi 
dan mengagumi Soekarno, rakyat Indonesia idem dito.

Bernhard adalah suami Ratu Juliana, ia juga seorang poligamist, istrinya ada 
tiga, satu openbaar yaitu almarhum Ratu Juliana dan dua istri berstatus 
"simpanan". Istri simpanan itu yang pertama berdarah Jerman, dari hubungan 
mereka lahir Alicia yang kini tinggal di Amerika. Istri simpanan Pangeran 
Bernhard kedua berdarah Perancis, dari hubungan mereka lahir Alexia yang kini 
tinggal di Perancis. Yang menjadi Ratu Belanda kini adalah Beatrix, putri 
sulung pangeran Bernhard dengan Ratu Juliana. Alicia dan Alexia adalah adik 
tiri Ratu Beatrix. Orang Belanda bisa menerima dua istri simpanan dan anak-anak 
tiri pangeran Bernhard itu, meski pun tahu UU Belanda tidak membolehkan 
poligami.

Tanpa mempertimbangkan agama Soekarno dan Bernhard, dua tokoh dunia itu telah 
mematuhi UU negerinya masing-masing dalam hal poligami. UU Indonesia 
membolehkan poligami maka semua istri dan anak-anak Soekarno openbaar dan sah. 
UU Belanda melarang poligami maka hanya Ratu Juliana dan anak-anaknya yang sah, 
dua istri lainnya berstatus simpanan dan anak-anaknya berstatus anak di luar 
nikah. Namun apa pun statusnya, Soekarno dan pangeran Bernhard menyayangi 
istri-istri dan semua anak-anaknya, dan sebaliknya. Kalau ada yang iseng hendak 
mengutak-atik ke-poligami-an Soekarno dan Bernhard, maka kita ajukan saja 
pertanyaan ke pada yang iseng itu "Who are you kok jahil menggunjingkan 
Soekarno dan Bernhard?" Pertanyaan analogis yang aktuil "Who are you kok 
menggunjingkan AA Gym?"

Kirim email ke