Argumen paling lugu dari mereka yang pro poligami adalah: "POPULASI
WANITA JAUH LEBIH BANYAK DARIPADA PRIA". Mereka pikir wanita memang
sengaja diciptakan Tuhan demikian. Mereka tidak memperhitungkan proses
reduksi populasi pasca kelahiran, terutama perang. Dalam perang, dari
zaman ke zaman, kaum Adam selalu menjadi korban dominan, berada di
garis depan. Masuk akal kalau populasinya kemudian berkurang drastis.

Reduktor lainnya, kebiasaan buruk yang beresiko dapat mempercepat
kematian (mengkonsumsi nikotin, alkohol dan sebagainya), mayoritas
dilakukan kaum pria, jauh dibanding kaum wanita.


-Sam Haidy-

Kirim email ke