Hehehe... wah, peringatannya telat tuh. Soalnya dah terlanjur
masuk...sebagaimana Al Qur'an, Wedhatama dan Tripitaka. Semua berjajar di rak
buku di rumah kakek saya...masih banyak yang belum masuk sih: ajaran Tao, Kong
Hu Cu, Zoroaster, dll... ada yang mo nyumbang?
Anti Susah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya paling suka dengan
pernyataan dibawah.
yang menyatakan bahwa Awas Bible masuk rumah kita.
Tolong di pelajari benar2 yah. (kalau salah tolong di maafkan)
Di seluruh dunia ini, bahasa bukan hanya 1 saja. tetapi ribuan. Jadi kalau
diterjemahkan, bible itu artinya buku penuntun, kitab, bukan buku suci. Untuk
orang kristen disebut HOLY BIBLE yg artinya KITAB SUCI, lalu masuk ke
pendengaran kita jadinya Alkitab sebenarnya, Al-Quran adalah HOLY BIBLE juga.
Sadar ga sih, Al-Quran & Alkitab sama2 diawali dengan kata AL????
cuma..................
karena sudah terpatri di pikiran itu untuk orang kristen ya...... jadinya
begitu deh.
Makanya, kalo tinggal di Indonesia, pakailah bahasa Indonesia, ga usah sok
kebarat2an atau ke arab2an deh. Giliran udah bisa menterjemahkan, kelabakan pas
tau hasilnya. Ga taunya, hasil dari terjemahan menunjukan satu ajaran. Ih
kasian deh kalo begitu. Jd bingung sendiri kan. Kok mau yah???
Bahasa Indonesia aja masih banyak yg ga kita mengerti, mau sok-sok an pake
bahasa lain.
Kalaupun diterjemahkan, semua itu kan kembali kepada PEMIKIRAN pembacanya.
Mata uang aja ada dua sisi, apa lagi bacaan, pasti banyak sisi nya.
Udah lah, jangan kaya orang susah. Antisipasi boleh, tapi jangan sampai
menyesatkan orang sampai akhirnya terjadi anarkis melalui kata2.
Dibimbing dong, jangan di anjurkan yang tidak2, biar negara saya aman nih
dari para PROVOKATOR.
Salam anti susah
Budi P <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
1 . Buku "Ensiklopedi Alquran" Menyesatkan
Saat ini telah beredar buku berjudul 'Ensiklopedi Tematis Alquran' . Buku
yang terdiri dari 6 jilid, berisi 1.100 halaman dengan 1.160 gambar berwarna
serta kaligrafi itu diterbitkan oleh Penerbit Kharisma Ilmu Jakarta.
Ensiklopedi tersebut sangat menyesatkan karena berisi gambar-gambar yang tidak
Islami. Dan yang aneh, di dalamnya ada propaganda terselubung mengenai agama
Kristen. Pada jilid pertama ketika membahas masalah iman, tidak ada
juntrungannya, terdapat ilustrasi penganut agama Kristen lengkap dengan
salibnya.
Demikian pula di dua halaman berikutnya, dengan sub judul gerbang iman kembali
bergambar orang Kristen sedang berdoa di gereja. Semua gambar tersebut jelas
dan menyolok memamerkan simbol dan aktivitas orang Kristen. Sebuah ilustrasi
yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan isi yang sedang dibahas.
Selain itu banyak gambar aneh bertebaran seperti setan yang digambarkan dengan
wajah menyeramkan dan bertanduk di dalam api; laki-laki sedang meniup terompet
menggambarkan malaikat Isrofil meniup sangkalala; pohon dengan dahan berbentuk
kepala ular yang lidahnya menjulur menggambarkan pohon zaqqum dan sebagainya.
Ada lagi gambar wanita seksi yang tampak pusar dan dadanya menggambarkan wanita
penghuni surga. Pada sub judul 'melihat Allah di akhirat' tergambar seorang
lelaki dengan wajah mirip Yesus bersama dua wanita berjilbab.
Dan masih banyak lagi apabila dikaji gambar-gambar yang menyesatkan dan merusak
akidah umat.
Padahal buku tersebut judulnya saja Ensiklopedi Alquran. Ditulis oleh Muhammad
Kamil Hasan Al Mahami dengan edisi Indonesia diberikan kata pengantar oleh
Ichwan Sam, Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tidak cukup dengan
itu, sederet nama besar menjadi pembaca ahli, di antaranya Prof KH Alie Yafie,
Prof Dr H Moh Ardani, Prof Dr Nasaruddin Umar MA, Prof Dr H Ahmad Bachmid, Lc.
Modus operandi penjualan ensiklopedi tersebut banyak kepada kaum awam, terutama
karyawan di perkantoran maupun di perumahan elite. Buku itu dijual dengan
sistem cash maupun kredit. Hal ini tentu membahayakan akidah dan pemahaman
Islam seseorang yang belum kuat imannya. Tidak menutup kemungkinan bisa
mengarah pada unsur SARA atau penodaan atas agama.
Untuk itu, kami meminta pihak penerbit Kharisma Ilmu segera menarik ensiklopedi
tersebut dari peredaran dan memperbaiki isi maupun gambar-gambar di dalamnya.
Juga kepada umat Islam agar menahan diri tidak membeli ensiklopedi tersebut
meskipun kelihatannya Islami dan penampilan yang menarik (lux). Kepada MUI yang
telah terlanjur memberikan sambutan sebaiknya mengklarifikasi keikutsertaannya
di dalam penerbitan buku tersebut, tak terkecuali para pembaca ahli yang
meng-endorse buku tersebut. Semoga Allah memberikan rahmat kepada kita dengan
melindungi akidah umat Islam dari rongrongan orang-orang yang tidak
menyukainya. Wallahu a'lam
2. Awas ! Bibel Masuk Rumah Kita
Oleh : Fakta 17 Aug, 06 - 10:19 pm
Suatu hari Mahfud berbelanja buku-buku bacaan islami di toko buku Karisma
Depok. Karena di toko itu dijual juga kaligrafi Arab, maka dibelinya kaligrafi
yang dikiranya dari ayat Al-Qur?an tersebut dua buah untuk menghiasi rumah yang
baru ditempatinya. Rencananya, satu dipajang di ruang tamu dan satu lagi
dipajang di ruang shalat.
Sesampai dirumah, kaligrafi ukuran setengah meter itu dipajang di tempat yang
dimaksud. Setelah diamat-amati, Mahfud merasakan keganjilan dalam kaligrafi
Arab tersebut. Meski tidak hafal Al Qur?an, tapi Mahfud biasa baca memutar
kaset murattal di rumahnya. Maka ketika membaca kaligrafi yang bertuliskan
?abana alladzi fis-samawat? , dia langsung curiga. ?Kayaknya ini bukan ayat Al
Qur?an?, katanya dalam hati. Lalu dicarinya kata ?Abana alladzi fis-samawat?
dengan komputer, ternyata kata itu tidak ditemukannya di program ?Holy Qur?an
6,5". Setelah dilaporkan kepada ustadz yang memahami perbandingan agama,
terbuktilah bahwa kaligrafi itu bukan ayat Al Qur?an, melainkan ayat Bibel,
yaitu Injil Matius 6:9-13 yang dikaligrafikan dalam bahasa Arab dari .
Sementara itu, bila punya hobi membaca kisah para Nabi Allah, kini kita harus
berhati-hati dalam memilih buku bacaan. Jika tidak, maka kita akan tertipu
dengan buku-buku Kristen berwajah Islam. Seperti buku berjudul Islami, Mutiara
Hikmah Nabi Sulaiman terbitan Galang Press Yogyakarta. Di berbagai toko buku
(Gramedia, Kharisma, Gunung Agung, dll), buku tersebut dipajang di counter
buku-buku Islam deretan kisah-kisah para nabi.
Kemasannya memang tidak menunjukkan gejala Kristen, bahkan bergaya Islami.
Misalnya, penerjemahan ?Salomo? (versi Kristen) menjadi ?Nabi Sulaiman
alaihissalam? dalam buku ini meyakinkan pembaca bahwa buku ini adalah bacaan
Islam. Padahal, sesungguhnya buku tersebut adalah terjemah dari Bibel yang
dikemas bergaya Islam. Karena buku ini adalah ayat-ayat Bibel yang dikemas
dalam bentuk puisi dengan menghilangkan namasurat , nomor ayat dan perikopnya.
Dua contoh kasus di atas sepenggal cuplikan pengalaman nyata dalam buku yang
ditulis oleh Tim FAKTA ini.
Dalam kacamata ilmu perbandingan agama, buku ini tergolong lain daripada yang
lain. Karena dalam pembuktian superioritas Islam, penulisnya mengawali setiap
topik dengan latar belakang kasus-kasus pemurtadan yang sangat beragam. Mulai
dari kasus pemurtadan janda muslimah, pemurtadan urang Sunda, muallaf gadungan,
pemurtadan dalam masjid, fitnah pendeta terhadap KH Zainuddin MZ, tipuan
kaligrafi Kristiani, Asmaul Husna versi pendeta, kasus pemberkatan puluhan ribu
pendeta dan umat Kristen kepada Gus Dur, dll.
Gaya lain buku ini, dengan paparan semi ilmiah, semi investigasi dan semi
cerita, memudahkan pembaca untuk memetik khasiat ganda, sekaligus, yaitu
wawasan kristologi dan kesadaran akan bahaya pemurtadan yang klimaks pada sikap
kewaspadaan.
Walhasil, ?Buku ini sangat patut dibaca untukmemahami siapa sesungguhnya yang
tidak toleran?? tulis Husein Umar, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah
Indonesiapada cover belakang.
Awas ! Bibel Masuk Rumah Kita
Penyunting: M.U. Salman
M. Nurcholis Ridwan
Pengantar: Abu Deedat Syihab MH
Penerbit: Qalamas, Jakarta
Cet. I, September 2005
xvi + 238 halaman
sumber : www.muhammadiyah- tabligh.or. id
SEE THIS...
Ingat.. Pemurtadan dengan Berbaju Islam adalah cara yang paling ampuh saat
ini untuk memurtadkan umat Islam... waspadalah.. .
Sebarkan informasi ini kepada saudara saudara sesama Muslim!
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com