Pekan film koleksi JF terbaru
18-22 Desember 2006 <Teks Bahasa Indonesia>
Menampilkan film koleksi terbaru sekaligus menyambut hari Ibu 22 Desember.
Tiket GRATIS dapat diperoleh sejak seminggu sebelum pemutaran.
18 Desember 2006 : 16:00 Fu On | 18:30 Chichi to Kuraseba
19 Desember 2006 : 16:00 Swingu Garuzu | 18:30 Fu On
20 Desember 2006 : 16:00 Chichi to Kuraseba | 18:30 Swingu Garuzu
21 Desember 2006 : 16:00 Fu On | 18:30 Acacia Walk
22 Desember 2006 : 16:00 Acacia Walk | 18:30 First Love
FuOn/Angin yang Menangis
2004/106 menit | Sutradara: Higashi Yoichi | Skenario: Medoruma Shun
Pemain: Uema Muneo | Kato Haruko | Iju Tomoya
Menghindari suaminya yang kerap berlaku kasar, Kazue dan anak laki-lakinya
Masahashi, kembali ke Okinawa. Di pulau yang sama Shiho, seorang wanita tua
tengah mencari tahu tentang nasib cinta pertamanya, Kano Shinichi. Seorang
nelayan di sana, Seikichi menjadi saksi akan nasib laki-laki itu.Ia pun
masih menyimpan pena milik Shinichi. Suami Kazue datang dan kembali berlaku
kasar namun Kazue yang marah menikamnya sampai mati. Seikichi melihat
kejadian ini dan membantu Kazue menghilangkan bukti. Seikichi berdoa di
depan tengkorak Shinichi yang mengeluarkan suara tangisan angin.
Catatan:
Film yang disutradarai Higashi Yoichi ini memenangkan Innovation Award pada
Festival Film Dunia Montreal tahun 2004 karena kepuitisannya. Okinawa adalah
tempat dimana masa lalu dan masa kini berbaur menjadi satu. Sisa luka yang
tidak tersembuhkan dari Perang Dunia ke II, kengerian masyarakat Okinawa
saat berhadapan dengan tentara kerajaan Jepang, serta ujian yang harus
dihadapi masyarakat Okinawa dari dulu hingga sekarang karena keberadaan
angkatan bersenjata Amerika Serikat, mengisi latar belakang dan cerita film
ini.
Swingu Garuzu/ Para Gadis Swing
2004/105 menit | Sutradara/skenario: Yaguchi Shinobu | Pemain:
Ueno Juri, Kanjiya Shihori, Motokariya Yuika
Selama libur musim panas, sekelompok siswa SMA terpaksa mendekam di kelas
matematika. Suatu ketika, kelompok brass band sekolah ketinggalan kotak
konsumsi dan para murid kelas matematika ini segera mengambil alih
mengantarkannya- ketimbang harus terus belajar matematika.Namun, karena
keteledoran mereka kotak makan siangpun terlambat disampaikan dan para
anggota keracunan makanan basi kecuali Takuo.
Takuo yang pernah berniat keluar dari band tersebut, terpaksa harus
membentuk kelompok baru menghadapi pertandingan sekolah berikutnya. Karena
sempitnya waktu ia terpaksa merekrut para gadis pengantar kotak makanan ini.
Awalnya gadis-gadis ini menggunakan kesempatan sebagai alasan untuk keluar
dari kelas matematika, namun dalam perjalanannya mereka akhirnya menemukan
sesuatu yang benar-benar mereka sukai.
Catatan:
Mereka yang terlibat dalam pembuatan film ini juga para pembuat film hit di
Jepang Waterboys (2001) dan Shall We Dance (1996, Suo Masayuki). Komedian
Takenaka Naoto berperan sebagai guru eksentrik. Pada tahun 2004, Swing Girls
berada di peringkat ke 8 untuk film box office di Jepang, dan memenangkan 7
penghargaan dalam 2005 Japanese Academy Awards.
Chichi to Kuraseba/Wajah Jizo
2004/99 menit | Sutradara/ skenario: Kuroki Kazuo,Ikeda Shinya
Pemain : Miyazawa Rie, Harada Yoshio, Asano Tadanobu
Mitsue selamat dari bencana bom Hiroshima. Suatu ketika ia jatuh hati pada
Kinoshita. Ayahnya mendorong agar ia menjalin hubungan dengan pria tersebut,
tetapi ia menolak karena bayangan masa lalu yang terus
menghantuinya.Belakangan terungkap bahwa Mitsue telah menciptakan bayangan
ayahnya yang telah meninggal dalam bencana bom. Ia merasa bersalah karena
tidak mati bersama sang ayah dan merasa tidak pantas mendapatkan
kebahagiaan.
Catatan:
Kuroki Kazuo adalah seorang sutradara Jepang yang berjaya di era new wave
perfilman Jepang di tahun ‘60an dan ‘70an. Ia juga dikenal sebagai pembuat
film independen dan menjadi bagian dari Gilda Seni Teater Jepang. Kuroki
adalah seorang sutradara lincah yang membuat berbagai film dokumenter dan
film-film jenis lainnya dan tutup usia pada bulan April 2006 lalu.
The Face of Jizo terpusat pada isu Hibakusha, yaitu para korban yang selamat
dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Bom
itu menyebabkan banyak korban. Maret 2005, tercatat jumlah korban yang
selamat dan masih hidup sejumlah 266.598. Para korban ini harus membangun
kembali kehidupan mereka sekaligus menyembuhkan kepiluan hati karena tidak
ikut mati bersama orang-orang yang mereka cintai. Cerita tentang mereka
semakin lama semakin dilupakan orang. Melalui film ini, kisah kehidupan
mereka dapat kembali diingat.
Acacia Walk/Jalan Akasia
2000/90 menit | Sutradara: George Matsuoka Pemain : Yui Natsukawa, Misako
Watanabe, Tetta Sugimoto
Miwako kembali tinggal serumah dengan ibunya yang sakit. Alzheimer merubah
sifat wanita yang dahulu sangat sehat dan mandiri. Miwako mencoba kembali
menelusuri jalan yang pernah dilaluinya bersama ibunya semasa kecil.
First Love/ Cinta Pertama
2001/115 menit | Sutradara : Tetsuo Shinohara | Pemain : Rena Tanaka, Mieko
Harada, Hiroyuki Sanada
Sato bingung menghadapi ibunya yang sakit keras. Ia ingin membahagiakan sang
ibu dengan mengabulkan harapan ibunya untuk menemui seorang laki-laki yang
pernah dicintainya pertama kali.
----------------------------------------------------------------------------
----
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.