Rekan-rekan ybk Dalam melihat problem Wisudo dengan Kompas saya lebih suka melihat persoalan dengan jernih. Apakah kebenaran hanya monopoli bambang Wisodo? Tentu tidak. Kompas pun punya latar kebenaran juga, sehingga ia mau mengambil tindakan seperti itu. Tour of duty adalah biasa.Jadi, mr bambang juga jangan terlalu merasa benar, seolah-olah nilai luhur kebenaran adalah milik Anda.
--- dwi danuarta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kenapa tidak dijual saja saham 20% karyawan seperti > yang terjadi di JAWA POS? > Saham bukan sekedar nilai uang tapi dia mewakili hak > suara dan independensi pelaku > JURNALISTIK---wartawan---terhadap kepentingan > industri yang KAPITALISTIK. > > Benarkan bambang wisudo mewakili seluruh karyawan > kompas? > "Barangkali tidak, tapi dia mewakili sebuah > keyakinan akan kebenaran, sebuah nilai yang selama > ini ditanamkan oleh 'KOMPAS'. Dan tidak perlu > perwakilan seluruh karyawan untuk itu semua karena > kebenaran belum tentu diikuti oleh seluruh karyawan > Kompas. > > Kenapa tidak seluruh karyawan Kompas mendukung > bambang wisudo? > Di era SOEHARTO tidak seluruh masyarakat Indonesia > mendukung gerakan pro demokrasi yang mendorong > sebuah penghargaan terhadap HAM karena rasa TAKUT. > Tapi kebenaran akan tetap menjadi kebenaran pada > hakikinya dan WAKTU akan memberikan jawabannya. > SOEHARTO TUMBANG. KOMPAS?....... > > Bambang Wisudo 'ngelunjak"? > Tergantung dari perspektif mana kita melihatnya dan > menangani persoalan ini dengan arif dan bijaksana. > Seandainya manajemen Kompas tidak 'membuang' Bambang > dan satu rekannya lagi ke luar daerah tentu > RESISTENSI dari bambang pun tidak perlu terjadi > mengingat negosiasi soal 20% SAHAM di KOMPAS sudah > dianggap SELESAI oleh sebagian karyawannya. > > Apa yang memicu sikap bambang? > SIKAP Suryopratomo yang memberhentikan. Seandainya > tidak ada keputusan itu dan bambang diberikan > kesempata bekerja dengan baik tentu tidak akan ada > RESISTENSI yang mungkin dianggap sebagian orang > berlebihan dan 'ngelunjak'. Metode penyelesaian > konflik yang diterpkan oleh Suryopratomo sama sekali > BERBEDA dengan NILAI yang selama ini DIUSUNG oleh > KOMPAS. > > Biarlah ini menjadi masalah kompas? > Kompas, diakui atau tidak diakui telah menjadi > barometer media cetak nasional, dia tidak hanya > menjadi sebuah institusi industri tapi lebih condong > menjadi sebuah pengusung NILAI. Karena itu kebijakan > yang ANTI NILAI yang diusung Kompas selama ini tentu > menjadi kepentingan PUBLIK. > > > salam, > > PS: KEEP ON FIGHTING mas BAMBANG. Kita sedang > memperjuangkan hal yang sama, > > > > ----- Original Message ---- > From: prastowo prastowo <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Tuesday, December 12, 2006 7:56:41 AM > Subject: Re: [mediacare] Pimred Kompas: PHK Bambang > Wisudo Terkait Indisipliner > > Setahu saya mengikuti wawancara langsung dg Bambang > Wisudo dlm proses "pengamanan" satpam yg dilakukan > radio Utan Kayu, tidak ada kekerasan, ia hanya > "diangkat" ke pos satpam. Kita sebaiknya jg > proporsional dan melihat dari banyak sisi. Tugas > satpam ya seperti itu, utk menjernihkan motifnya > apa, ya klarifikasi dg instruksi atasannya. Justru > kita bisa mempertanyakan apakah motif Bambang Wisudo > masih orisinil, dan benarkah ia mewakili seluruh > karyawan Kompas? > Bagaimana jg jika Anda menjadi atasan/pimpinan yg jg > punya otoritas sementara kenyamanan dan stabilitas > terganggu scr tdk proporsional? Bahkan diduga, > sekali lagi diduga, Sdr. Wisudo sudah "ngelunjak". > Yah, biarlah ini menjadi masalah Kompas dan saya > yakin mereka lebih dari sekedar mampu > menyelesaikannya dg baik. Waspadai agenda di balik > ini. > > salam, > > pras > > > ----- Original Message ---- > From: Wido Q Supraha <[EMAIL PROTECTED] net.id> > To: [EMAIL PROTECTED] ps.com > Sent: Monday, December 11, 2006 3:11:24 AM > Subject: [mediacare] Pimred Kompas: PHK Bambang > Wisudo Terkait Indisipliner > > > Updated > Pimred Kompas: PHK Bambang Wisudo Terkait > Indisipliner > Budiono Darsono - detikcom > > Jakarta - Pemimpin Redaksi Harian Kompas, > Suryopratomo, angkat bicara soal PHK atas seorang > wartawannya, Bambang Wisudo. "Ini soal indisipliner > dan hubungan kekaryawanan biasa," tandas > Suryopratomo. Suryopratomo juga membantah terjadinya > penganiayaan terhadap Bambang Wisudo. > > Kepada detikcom, Senin (11/12/2006) Suryopratomo > menjelaskan, PHK terhadap Bambang Wisudo, sudah > dilakukan melalui proses dan mekanisme kekaryawanan > yang berlaku di lingkungan Kelompok Kompas Gramedia > (KKG). > > Salah satu bentuk indisipliner yang dilakukan > Bambang Wisudo, tak lain karena Bambang Wisudo telah > menyebarkan surat pribadinya kepada pimpinan Kompas > di luar batas kepantasan. "Ditambah fitnah dengan > penistaan sehingga membuat resah," tandas > Suryopratomo. > > "Jadi jelas-jelas sudah terjadi ketidakcocokan > antara kedua belah pihak. Dan kami ingin > menyelesaikan secara baik baik," jelas Suryopratomo > yang akrab dipanggil Tommy. > > Sedangkan mekanisme PHK itu, menurut Suryopratomo, > antara lain juga sudah melalui serangkaian rapat > dengan Dewan Kehormatan Karyawan (DKK) Harian > Kompas. DKK ini diketuai oleh wartawan senior > Kompas, Ninok Leksono. Tahapan berikutnya, PHK itu > disampaikan ke Depnakertrans untuk mendapat > persetujuan. > > "Dan kepada yang bersangkutan pun sudah diberi > penjelasan resmi mengenai PHK itu melalui surat," > kata Suryopratomo. > > Selama PHK itu diproses di Depnaker, menurut > Suryopratomo, Bambang Wisudo tetap memperoleh > hak-haknya sebagaimana mestinya. Hak-hak itu antara > lain gaji setiap bulannya. > > "Hak-hak itu diberikan utuh kepada Bambang Wisudo > tanpa perlu dia masuk ke kantor lagi. Hak- hak itu > diberikan sampai Depnaker menyetujui PHK itu," jelas > Suryopratomo. > > Jadi menurut Suryopratomo, PHK terhadap Bambang > Wisudo itu benar-benar masalah kekaryawanan biasa. > "Tidak ada hubungannya dengan soal saham atau pun > soal pembatasan untuk perkumpulan karyawan. > Manajemen tetap memberi kebebasan bagi karyawan > untuk mendirikan perkumpulan yang dipandang perlu > oleh karyawan," tandas Suryopratomo. > > Tak ada Penganiayaan > > Benarkah telah terjadi penganiyaan dan penahanan > Bambang Wisudo oleh petugas Satpam KKG? "Sama sekali > tidak ada penganiayaan atau pun penahanan terhadap > Bambang Wisudo oleh Satpam KKG," tandas > Suryopratomo. "Semua itu bisa dilihat dari rekaman > CCTV yang ada," jelas Suryopratomo. (bdi/asy) > > Source : http://www.detiknew s.com/index. php/detik. > read/tahun/ 2006/bulan/ 12/tgl/11/ time/160707/ > idnews/718686/ idkanal/10 > > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger .yahoo.com > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Have a burning question? > Go to www.Answers.yahoo.com and get answers from > real people who know. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
