yang saya heran, kenapa si satrio ini enggak pernah
nanggepin tulisannya si godam ya (atau pernah tapi
saya kelewat CMIIW).
saya yang tiap harus membuka puluhan email dari
mediacare enggak pernah menemukan balasan si satrio
pada godam. saya curiga kedua orang ini saling kenal,
dan masalah personal dibawa-bawa ke milis.
salam
K.
--- charles hutagalung <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Ini orang lidahnya kaku apa ya? Pak Mod, bisa tolong
> diterjemahin?
>
> guritno pamulang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> godam tambah mual,
>
> what the heck you omongin dapur dapur orang?
>
> inihkah etos kerja para jurnalist kampiunan?
>
> inget aku udah kataken, kaluwar dari organisasih
> yang
>
> rapih jaringan kerjanyah...
>
> dimana soal etika jabatan kudu dipegang kuat2,
>
> serta soal keuangannya,sepeserpun pasti ketahuan
>
> jika di embat oleh bendaharanya!!
>
> hehehe..memang ada benda haranya yang kabur ke
> Ozie,
>
> bawak kabur uang organisasiku??
>
> macem banyak pamingpin karesten dan pejabat Indon,
>
> YANG KABUR KE LUAR NAGARI, SAKTELAH MEMBANGSATIN
>
> DUWIT ORGANISASI ATAWA INSTANSINYAH.
>
> sakmodel tuturan ponakannyah, yang kujumpain di
> Pulao Bali.
>
> PAK..OOM SAYAH ITUH KAN JADI PAMINGPIN GOREJAH
>
> DI AMERIKAH, SAKTELAH MEMBANGSATIN UANG
> NAGARA???????
>
> Hheheh..ituh sakkadar, adanyah perbangsatan di
> instansi2 pemerentahan
>
> dan organisasih yang ada di Indon kita bukan?
>
> nah..kumbali dalem tunglisan si Munand inih..
>
> daku memang membacak adanyah SINGKAP NON ETIS YANG
>
> DIAH BLOW UP KALUWAR,
>
> sementarah diah membilang..sakbagae satu jurnalist
> timur tengah kawakan?
>
> apah bener,diah udah dibeli sama uler2 ijoh??
>
> ah, kacian deh eluh mas....
>
> Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> Rupanya ingatan Bung imast kurang baik,
> sehingga tak ada salahnya periksa ke RS. Sudah dari
> kemarin-kemarin saya beritahu, tapi Anda lupa dan
> lupa terus.
>
> TransTV dan Kompas sekarang sama-sama memiliki
> TV7. Sedangkan pekerjaan saya sekarang di TransTV
> adalah membuat program untuk di tayangkan di TV7.
> Kalau TV7 maju dan iklan banyak masuk, Kompas juga
> akan kebagian uang masuk. Jadi posisi saya ini juga
> ikut menyumbang keuntungan buat grup Kompas. Masih
> kurang paham?
>
> Satrio
> (saya juga curiga, Bung Dhimast kurang kerjaan
> sehingga ngomongin saya terus... Apa nggak ada topik
> yang lebih bermutu selain komentar/sentimen kepada
> pribadi saya? )
>
> ----- Original Message ----
> From: dimastakha <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Sunday, December 17, 2006 2:54:11 PM
> Subject: [mediacare] Curiga Satrio - Re: Siklus 5-6
> tahun di KKG dalam kasus ketenagakerjaan
>
> Saya curiga, Pak Satrio ini kurang kerjaan di
> TransTV.
> Kerjanya cuma mikirin dan ngomongin Kompas,
> yang notabene sudah bukan kantornya lagi he..he
>
> Mungkin ada teman ahli penyakit jiwa yang bisa
> menjelaskan sindrom
> seperti ini ?? :))
>
> salam
> dimast
>
> --- In [EMAIL PROTECTED] ps.com, Satrio
> Arismunandar
> <satrioarismunandar @...> wrote:
> >
> > Secara bercanda, saya ngobrol dengan teman
> wartawan, bahwa kok
> seperti ada semacam siklus 5-6 tahunan di Kompas/KKG
> dalam pecahnya
> kasus-kasus ketenagakerjaan yang cukup signifikan.
> >
> > Saya masuk Kompas tahun 1988, tak lama setelah
> pecah kasus Albert
> Kuhon. Kuhon berhenti, sesudah banyak "huru-hara"
> terkait upayanya
> mendirikan Serikat Pekerja di Kompas. Wartawan Irwan
> Julianto dihukum
> dengan dibuang ke daerah. Sejumlah wartawan lain
> "minta maaf" pada
> pimpinan, dan selamat. (Kuhon setahu saya sekarang
> jadi dosen
> jurnalistik di Universitas Pelita Harapan).
> >
> > Tahun 1995, saya dan Dhia Prekasha Yoedha dipaksa
> berhenti dari
> Kompas, tak lama sejak berdirinya AJI dan
> pembreidelan Tempo, DeTik,
> Editor 1994, serta terkait pula dengan aktivitas
> kami di SBSI (Serikat
> Buruh Sejahtera Indonesia). Ini juga terkait dengan
> situasi politik
> waktu itu (tekanan dari rezim Soeharto via Menpen
> Harmoko, dan PWI).
> >
> > Tahun 2000, kasus Stanley dkk di Majalah
> Jakarta-Jakarta (ada debat
> sengit dengan Widi Krastawan, yang mewakili
> manajemen KKG Majalah).
> Stanley dkk menerbitkan buletin "Suara Serikat"
> sebagai media
> perlawanan (saya kebetulan masih menyimpan 2
> copynya).
> >
> > Tahun 2006, Kasus Bambang Wisudo. Belum jelas apa
> ujungnya dan
> dampaknya.
> >
> > Apakah "siklus" ini menandakan ada suatu
> permasalahan endemik yang
> belum tuntas, dalam institusi KKG/Kompas? Ataukah
> ini sekadar cetusan
> biasa dan proses yang umum dihadapi suatu
> perusahaan, yang berkembang
> menjadi industri besar dan konglomerasi media,
> dengan segala
> pergeseran nilai dan kepentingan di dalamnya?
> Entahlah....
> >
> > Buruh industri pers,
>
> > Satrio A.
>
>
>
>
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com