Makanya kalo mau dagang soto atau ember harus punya kiat tersendiri. Dagang
soto ga bisa laku kalo usahanya cuma sholat. Dagang ember plastik ga bisa laris
kalo usahanya cuma zikir. Ingat Abubakar itu adalah....eh salah. Maap! Maap!
Maap ya teman2 sak milis.
Itu mah bagian ngomongnya Si Hafsah Huahahahahahahahaha....(Kok jadi linglung
begini yah gue?)
agussyafii <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Siang Itu Penjual Soto
Mampir sejenak untuk sholat dhuhur di masjid. Setelah seharian
berjualan dipanas yang terik dua mangkok yang terjual, penjual soto
sholat berjamaah. Nampak juga penjual peralatan rumah tangga. Selesai
mereka sholat, kedua berbincang bagaimana kondisi sekarang ini yang
semakin sulit.
"Hari ini saya hanya laku dua mangkok aja lho mas.." kata penjual
soto. "Wah, bapak masih beruntung, saya malah belum laku satu pun
juga," jawab penjual peralatan rumah tangga.
"Lah, gimana to mas..sepi gini kok dibilang beruntung.." kata penjual
soto setengah sewot. "Iya bapak, dagangan sepi kalo lapar masih makan
soto. Kalo saya dagangan sepi apa saya makan ember plastik," kata
penjual peralatan rumah tangga sambil memegangi ember plastiknya.
Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com