Mengembangkan Talenta dan Mengikuti Kata Hati

Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca di buku: 
* Manajemen Berbasis Nurani (Terbit 1 Januari 2007)
* Best Life; Menjalani Hidup Penuh Makna 
ditulis oleh Ir. Stefanus Indrayana, MBA., dan Ir.
Goenardjoadi Goenawan, MM. penerbit Elex Media
Komputindo

Often people attempt to live their lives backwards,
they try to have more things, or more money, in order
todo more of what they want so that they will be
happier. The way it actually works is the reverse, you
must first be who really are, then do what you need to
do in order to have what you want

Margareth Young

Mengembangkan Talenta dan Mengikuti Kata Hati
EXCOM EDUCATION adalah lembaga pendidikan komputer di
Australia yang sangat terkenal dan memiliki cabang
dimana mana termasuk di Perth dan Canberra.  Salah
satu pengajar terfavorit adalah Ryan, padahal dia
adalah seorang pengajar baru yang belum genap 1 tahun.
Ryan mendapat tugas sebagai technical instructor di
bidang piranti lunak dan keahlian dibidang komputer. 
Apabila dia mengajar, maka hal-hal rumit tentang
komputer menjadi mudah, Ryan demikian menikmati dalam
mengajar, berdialog dengan para murid, tanya jawab;
terlebih pula dalam membimbing para murid yang
kebanyakan adalah para eksekutif perusahaan yang ingin
meningkatkan kemampuannya di bidang komputer. Ryan
benar benar bekerja dengan hati dan memabagikan
pengetahuan dan keahliannya kepada  sekelilingnya.

Betapa bangganya saya, karena Ryan adalah nama
panggilan dari SuRYANto, agar para Aussie mudah
memanggilnya, berasal dari Slawi -Tegal Jawa Tengah,
adik kelas saya di IPB, jurusan Teknologi Pangan yang
tinggal satu kos. Selama mahasiswa semua yang pernah
kenal dengannya akan tahu bahwa Suryanto adalah
seorang yang luar biasa baik hati, suka menolong,
pandai dan disukai semua orang. Saya mengajak juga
Suryanto mengajar bersama saya sebagai guru Matematika
di SMA Regina Pacis-Bogor. 

Setelah Suryanto lulus dan bekerja beberapa tahun di
bidang komputer, memulai karir di Astra Graphia
sebagai software engineer dan bekerja di bidang IT
perusahaan KLI (Kayu Lapis Indonesia) berbasis di
Sorong, sungguh suatu kebetulan bahwa nasib
mempertemukan kami kembali di Jakarta, dan kami
bekerja bersama di 2 perusahaan. 

Posisi yang dipegang oleh Suryanto kebetulan dibidang
Sales Order Processing, sehingga pekerjaannya banyak
berhubungan dengan supply chain, Sales Admin dan
pengelolaan cabang penjualan.  Selama bekerja,
prestasi Suryanto sangat baik dan professional; namun
sebagai kawan dan sahabat dekatnya,  ada suatu passion
yang dimiliki oleh Suryanto yaitu kesenangan menjadi
Coach dan bidang Komputer terutama piranti lunak

Pada tahun 1997 Suryanto memutuskan untuk  berhenti
dari PT. Topjaya Sarana Utama, agen tunggal Toshiba
waktu itu, untuk bekerja di Singapura sebagai software
specialist untuk bank. Perusahaan tersebut dimiliki
oleh seorang Singapura, namun pelanggannya kebanyakan
adalah bank-bank di Indonesia.  Namun dengan adanya
krisis tahun 1998, perusahaan tutup dan Suryanto harus
kembali ke Indonesia. Di tengah krisis tersebut, dia
memikirkan untuk menjadi pengusaha komputer dengan
membuka E-vision di Mal Ambasador, melayani penjualan
dan servis hardware serta software specialist, dia
juga melakukan investasi berupa tetap belajar
mempertajam keahliannya antara lain mengambil
sertifikasi Microsoft (Microsoft certified
professional) sampai 6 sertifikasi. Suryanto bertemu
dengan soulmatenya Nini,  orang Singapura asal
Indonesia. Setelah 1 tahun tinggal bersama di
Indonesia, mereka memutuskan untuk pindah ke Perth,
dan Suryanto menunjukan bahwa “passion” terhadap
komputer dan mengajar tetap berkobar.

Setelah lulus test di EXCOM, Suryanto tidak dapat
langsung ditempatkan sebagai pengajar dengan alasan
bahasa Inggris nya masih kurang sempurna, namun dia
tidak berkecil hati, Suryanto bekerja di bidang
teknologi pangan, salah satu keahlian yang dimilikinya
dari sekolah, namun tetap mempelajari  keahlian
komputer, bahkan mengamibil sertifikasi Microsoft
tambahan.  Sekarang dia telah memiliki 15 sertifikasi
Microsoft Certified Professional dan akhirnya diterima
menjadi pengajar komputer, suatu pekerjaan yang
diidam-idamkan oleh Suryanto.  

Didalam pekerjaan dan karir, biasanya dijumpai
pertanyaan seperti ini:

” Bagaimana mungkin kita bisa bahagia apabila”:

-       Kurang menyukai pekerjaan yang kita lakukan, namun
merasa frustrasi terhadap kesempatan lain yang ada
karena keahlian dan pengetahuan kita belum cukup
ataupun takut kehilangan pendapatan yang sekarang
dimiliki
-       Kita belum mendapatkan pekerjaan yang sempurna dan
ideal, belum mencapai apa yang kita inginkan? Kurang
tantangan, jenuh dan bosan.
-       Jika kita merasa seharusnya mencapai suatu tingkat
yang lebih dari yang sekarang kita capai karena merasa
memiliki kemampuan yang lebih? Belum atau tidak adanya
penghargaan yang setara
-       Kita belum memaksimalkan kemampuan, keahlian atau
sesuatu obsesi yang didukung oleh kemampuan kita?
-       Jika kita mau berubah dan merubah diri tapi tidak
tahu harus mulai dari mana?

Kita tidak perlu sulit untuk menjawabnya apabila
komitmen untuk hidup bahagia tetap kita pertahankan,
meskipun terkadang berada didalam situasi yang kurang
menyenangkan. Untuk pekerjaan yang dapat kita lakukan
adalah merubah sikap kita atau berubah pekerjaan yang
sesuai dengan talenta dan kata hati kita.
Untuk itu, hal yang terpenting adalah bagaimana kita
berpikir dan menyikapi masalah tersebut .  

Tips yang dapat digunakan adalah :

1.      Sikap terhadap pekerjaan yang kita miliki, dengan
mencoba mencintai pekerjaan  kita sambil mempersiapkan
diri untuk bekerja ke bidang yang kita sukai. Hal ini
sebaiknya kita lakukan karena biasanya kita belum
memiliki financial freedom untuk mengerjakan hal hal
yang kita sukai saja.; namun saatnya akan tiba bahwa
dalam jangka panjang, mengerjakan hal hal yang sesuai
dengan kata hati kita akan selalu memberikan hasil
yang lebih baik karena usaha yang kita lakukan. Selalu
menikmati hidup bahagia setiap saat mulai sekarang,
lebih santai dan bahagia dengan cara:

o       Jadilah professional, memberikan yang terbaik dari
diri kita; karena hal tersebut akan lebih memuaskan
diri kita , dengan bekerja sebaik baiknya, maka kita
akan lebih bahagia dan sukses. Lebih baik melakukan
lebih banyak pekerjaan dari apa yang dibayarkan kepada
kita, suatu saat kita akan dibayar lebih dari yang
kita lakukan. Jika kita tidak memberikan hal yang
terbaik, maka hal hal sebaliknya kegagalan, ketidak
puasan lah yang akan kita temui.
o       Buat suasana yang menyenangkan dilingkungan kerja,
menjadikan tempat kerja menjadi lebih Fun dan
mendukung gerakan Great Working Place.

2.      Mengikuti kata hati dengan mencari hal hal yang
kita sukai  dan mulai melakukan apa yang kita sukai;
mulailah dengan menggunakan waktu luang . Terkadang
kita yang telah tahu dengan keinginan kita akan takut
untuk meningggalkan pekerjaan yang sekarang dijalani
karena lebih memberikan penghargaan finansial, namun
dengan mulai menjalankan hal yang kita sukai dan
membuat kita bahagia sebenarnya merupakan langkah awal
yang tepat. Melakukan hal yang kita sukai kemudian
akan membuat kita lebih bekerja dengan hati, selain
kita menjadi bahagia, tambahan pendapatan juga akan
diperoleh. Secara bertahap, kita akan mampu
mengerjakan hal hal yang membahagiakan kita dan
mendapatkan rezeki dari mengerjakan hal hal yang kita
sukai.

3.      Selalu mengingatkan pada diri kita tentang apa yang
dapat kita pelajari dari hal ini; mengingat hidup
adalah suatu proses belajar. Dalam hidup, kita akan
selalu bertemu dengan orang orang atau hal hal yang
memperkaya hidup kita dengan memberi pelajaran kepada
kita secara langsung maupun tidak langsung.
4.      Mau mengikuti kata hati meskipun terkadang membawa
kita kedalam situasi yang sulit. Dengan mengikuti kata
hati maka kita akan bekerja lebih bersungguh-sungguh
dan penuh semangat, dan akhirnya hal hal yang kita
idamkan 

Cinta bukan hanya sekedar ungkapan emosi

Ungkapan ini penting untuk digaris bawahi, karena
hampir semua cerita tentang sukses dan bahagia tidak
terlepas dengan kata Kasih atau mencintai. 

-       Mencintai adalah sasaran utama, sasaran  yang lain
adalah tambahan atau bonus, misalnya uang, sukses,
kesenangan, kedudukan, nama baik. Mendapatkan semuanya
tanpa mencintai pekerjaan akan berakhir dengan
kehampaan, atau…
-       Menggabungkan pekerjaan dengan mencintainya 
memberikan suatu hal yang positif dan terbaik dalam
kehidupan, Kasih akan menjadikan pemimpin lebih baik
lagi, membuat kita memberikan yang terbaik

Sebelum kita mendedikasikan kehidupan kita untuk
orang, perkawinan, keluarga, perusahaan, ataupun
apapun, mulailah dengan mendedikasikan diri kita
terhadap “Kasih”, biarlah cinta menjadi tujuan dan
menjadi inspirasi, mendukung dan menuntun langkah kita
untuk dedikasi yang lain. Sekarang banyak perusahaan
yang menyadari betapa pentingnya mencintai, bekerja
dengan hati didalam perusahaan, sehingga perusahaan
tidak malu malu lagi menggunakan kata kata mencintai,
hati, jiwa, empati, karena mencintai adalah dasar
utama yang mencakup seluruh kehidupan, tidak hanya
masalah pekerjaan.

Beberapa ungkapan dan penggunaan manajemen yang
berdasarkan love and compassionate sebagai berikut:

-       Annita Roddick pendiri body shop mengatakan bahwa
kegagalan dari suatu perusahaan umumnya karena tidak
adanya kesatuan antara Love and work; kebanyakan
perusahaan besar tidak menyebutkan kasih dalam kredo
bisnisnya
-       Samsung Electronics, sebagai perusahaan uang
mengutamakan inovasi, teknologi dan desain yang
sensasional, meluncurkan GWP - Great Working Place
program, menciptakan iklim saling percaya, lingkungan
kerja yang menyenangkan dan meningkatkan kebanggaan,
yang intinya berusaha lebih menyentuh hati para
karyawannya
-       Banyak perusahaan yang melakukan brand assimilation
yaitu suatu kegiatan marketing internal didalam
perusahaan sendiri untuk menyentuh hati karyawannya
agar dapat menjadi duta dari merk mereka kepada
masyarakat dan konsumen

Bagaimana kita mengetahui bahwa suara hati yang kita
ikuti adalah suatu intuisi yang benar?  

Suara hati yang benar dan diikuti biasanya memiliki
tanda tanda yang positif misalnya kedamaian jiwa kita,
kebahagiaan dan akan adanya beberapa mukjijat berupa
berbagai keberuntungan dalam setiap langkah dan
perjalanan sukses. 

Mengikuti kata hati akan memberikan kita energi,
peningkatan daya tahan, keberanian. Hal yang sangat
diperlukan adalah keyakinan dan kesabaran. Akibatnya,
hal hal yang kita kerjakan dengan mengikuti kata hati
akan membuat kita BAHAGIA dan tentunya sekeliling kita
akan merasakan manfaat akan hasil yang kita capai.

Beberapa contohnya:

1.      Contohnya penyanyi Opie Andaresta, seorang penyanyi
terkenal yang sukses dalam menyanyikan lagu lagu
balada yang sangat indah.  Namun menurut pengakuannya,
hatinya selalu merasa terburu-buru.  Selalu ingin
bergerak.  Tidak tenang, tidak damai.  Selalu ada yang
kurang dan harus dikejar.  Hidupnya terasa melelahkan.
Akhirnya dia bingung dan tidak lagi bisa berkarya
dengan baik, karena selalu merasa kurang. Setelah dia
belajar melukis (bukannya menyanyi), dia menemukan
panggilan hidupnya, jati dirinya, sehingga berdamai
dengan jiwa dan hidupnya.

2.      Seorang pemusik terkenal senang sekali
mengembangkan musik, mengajarkan musik kepada murid
muridnya. Studio musiknya berkembang mencapai 54
cabang. Pada saat ditanya apakah senang mendapat
banyak uang, dia menjawab 
”saya eneg melihat uang”...  

Ternyata yang dia cari bukanlah uang atau keuntungan,
melainkan Kata Hatinya, yaitu hidupnya untuk
membaktikan dirinya apad perkembangan jiwa musik anak
didiknya.Pada saat kita membicarakan uang, maka dia
tidak termotivasi, namun pada saat kita membicarakan
Hakekat hidupnya untuk membuat lebih  banyak lagi
orang yang mendapat kemudahan, atau termotivasi untuk
belajar musik, maka sorot matanya menjadi berbinar,
dan mengatakan: 
"Itu yang aku cari".

3.      Seorang sahabat saya, Alfonso Theodore dari Bogor
yang saya kenal sejak tahun1982, adalah pribadi yang
saya kagumi. Terlahir dari latar belakang keluarga
mampu, tetap sukses dalam pendidikan sebagai sarjana
ekonomi UI meskipun ayahnya dipanggil Tuhan dalam usia
muda ditahun 1986.  Alfons berkarir di perusahaan
swasta asing PT. Sara Lee Indonesia sampai mencapai
posisi Manajemen Madya. Selama berkarir, Alfons
sangatlah sukses, namun sering sakit dan kurang
bahagia. Rupanya kebahagiaannya ditemui pada saat ada
kelompok doa di kantor, setelah itu Alfons  memutuskan
untuk mengikuti panggilannya sebagai pengabar injil;
dan meninggalkan kedudukannya yang baik di perusahaan
swasta. 

Tentunya sebelum kita mengikuti kata hati dan
mengembangkan talenta, ada hal hal yang harus kita
tanyakan sebagai berikut:

1.      Hal hal apa yang akan membuat kita bahagia dan
ingin kita lakukan setiap saat (what makes us happy
and passionate?)
2.      Apakah bakat dan talenta saya? Dan bagaimana saya
harus mengembangkannya?

Kita patut untuk membuat daftar dari hal hal tersebut
diatas agar dapat menemukan hal-hal yang kita cintai
untuk kita kerjakan. Jika kita dapat menemukan hal
tersebut, maka semangat dari hati kita akan mendorong
dan memberi motivasi untuk lebih kreatif dan bekerja
keras. 

Ciri-ciri hal yang membuat kita bahagia akan berbeda
untuk setiap orang, namun apabila setiap pagi kita
mudah terbangun, bersemangat (misalnya akan main golf,
bahkan jam 4 pagi sudah terbangun), sampai lupa waktu
dan tidak kenal lelah serta hal-hal lain yang membuat
kita bahagia seperti mengajar, menolong orang lain
adalah hal hal yang dapat kita masukan kedalam dream
lists.

Bakat atau talenta adalah sesuatu yang kita miliki dan
diberikan oleh pencipta kita, namun apabila tidak kita
kembangkan, maka talenta kita tidak akan tumbuh. Untuk
mengembangkan talenta, kita perlu bekerja keras, namun
dengan sepenuh hati, dan otomatis kita dapat menjadi
yang terbaik. 

-       Dapatkah Uthe (Ruth Sahanaya), Vina Panduwinata, Rio
Febrian, Andre Hehanusa menjadi penyanyi dengan suara
yang khas digandrungi oleh banyak orang tanpa berlatih
vocal, gaya , ekspressi selama ratusan bahkan ribuan
jam?
-       Candra Wijaya dan Tony Gunawan sudah layak pensiun
diusia yang lebih dari 30 tahun, mereka sudah keluar
dari pelatnas, namun masih menjadi juara dibeberapa
turnamen utama dunia. Mengandalkan bakatnya saja tanpa
kerja keras, semangat dan percaya diri yang tinggi,
mereka tidak akan mencapai prestasi ini.
-       Pemain golf seperti Tiger Woods dikatakan memiliki
postur ideal dan bakat alami, namun tanpa berlatih
keras, memoles pukulannya dengan mencari pelatih yang
cocok, berusaha  terus untuk mencapai kesempurnaan
akan dapat meraih posisi seperti sekarang? 

Demikian juga Michele Wie, Annika Sorrenstam
Sebagai hakekat penciptaan,  sebenarnya bakat atau
talenta itu tidak hanya sebagai penyanyi, olahragawan
ataupun pelukis, hal hal yang menjadi top vocational
list seperti mengajar, menulis, merawat orang,
membantu orang, fotografi, berbicara di muka umum,
menjadi pemimpin, manajer dan masih banyak lagi adalah
talenta yang diberikan kepada kita. Sikap positif
terhadap bakat dan talenta yang kita miliki dan
mengembangkannya adalah kunci penting untuk hidup
bahagia  dan bermakna. Mengembangkan talenta, penuh
integritas dan menjadi yang terbaik merupakan salah
satu tujuan utama penciptaan yaitu menyenangkan hati
Sang Pencipta.

Tidaklah ada kata terlambat untuk berubah haluan dan
mengerjakan hal hal yang kita sukai meskipun dimulai
dari waktu luang. Jika kita hanya bekerja untuk uang
semata, maka dalam jangka panjang kita akan kalah
dengan orang yang bekerja dengan hatinya, yang
mencintai pekerjaannya. 

Hidup hanya berdasarkan keinginan uang, kedudukan,
nama, tanpa mengikuti kata hati membuat kita menjadi
kurang bahagia. 

Ingat bahwa waktu berjalan terus, jangan sampai suatu
hari kita menyesali kehidupan kita dan  tidak dapat
kembali membeli waktu hanya untuk melakukan hal hal
yang kita sukai ataupun talenta kita. 

Dengan mengikuti kata hati dan mengembangkan talenta
kita, selain menyenangkan Sang Pencipta  juga akan
menyenangkan diri kita dan masyarakat sekeliling akan
kontribusi kita. Marilah hidup tanpa pernah menyesali
yang telah kita lalui.

Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca di buku: 
* Manajemen Berbasis Nurani (Terbit 1 Januari 2007)
* Best Life; Menjalani Hidup Penuh Makna 
ditulis oleh Ir. Stefanus Indrayana, MBA., dan Ir.
Goenardjoadi Goenawan, MM.

salam,
Goenardjoadi Goenawan
Managing Director
ESQCU Training & Consulting
Pioneer Mata Kuliah Entrepreneurship di FE Extension
Universitas Indonesia
Konsultan Rubrik Bisnis Tabloid Untung, panduan
wirausaha
http://swa.co.id/swamajalah/tren/details.php?cid=1&id=3195&pageNum=2

Miliki Buku-buku karya Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM.:
* Menjadi Kaya Dengan Hati Nurani
* Mata Air Untuk Dahaga Jiwaku
* Pelangi Kehidupan Entrepreneur
* Memasarkan Dengan Hati (terbit 8 November 2006)
ditulis bersama Ir. Stefanus Indrayana, MBA.:
* Manajemen Berbasis Nurani (Terbit 1 Januari 2007)
* Best Life; Menjalani Hidup Penuh Makna (belum
terbit) 
* Journey to the soul; Piramida Kebutuhan Jiwa 
Penerbit: Elex Media Komputindo






Kirim email ke