Teman-teman pecinta musik
Dalam rangka mengembangkan musik Jazz dan memperkenalkan musisi Jazz kepada 
para pendengar dan penikmat seni pertunjukan musik khususnya di Jakarta, 
Kami-Pasar Jazz dan  Gedung Kesenian Jakarta mempersembahkan KONSER PASAR JAZZ 
2007, menampilkan:
 
BOBB QUARTET
BOBB Quarte yang terbentuk pada September 2005 ini terdiri atas 4 musisi muda 
yang mempunyai interpretasi luas terhadap jazz. Bobb menampilkan bermacam 
komposisi musik orisinal dengan spontan dan jujur.
Telah tampil di berbagai event jazz dan sempat berganti personel beberapa kali, 
Bobb quartet yang terdiri dari Dion Janapria-guitar, Donny Sundjoyo-double 
bass, Boyke Priyo Utomo-tenor sax,dan Titi Handayani Sjuman pada drums dapat 
menyimpulkan bahwa musik mereka adalah modern jazz,dengan tetap banyak respect 
untuk tradisi.
 
THE NEW CONSERVATIVE
Trio yang terbentuk sekitar pertengahan bulan Juni 2006, terdiri dari Titi 
Sjuman (drums), Yudo Nugroho Sundjojo (acoustic bass), dan Julian Abraham 
Marantika (piano) berasal dari sebuah sekolah musik yang sama. The New 
Conservative mengusung konsep musik modern jazz. Trio ini banyak terinspirasi 
dari berbagai rekaman rekaman jazz modern seperti Brad Mehldau Trio, dan Keith 
Jarret.  Trio ini memainkan beberapa komposisi original serta lagu lagu jazz 
standard.
 
INDRA AZIZ
Salah satu karyanya yang mulai dikenal adalah ‘The Jakarta city Blues’, dirilis 
dalam kompilasi album Jazz Masa Kini – Aksara Records. Sebuah acapela dengan 
aransemen dan gereget traditional Jazz Blues yang kental. Indra bergabung 
dengan formasi pertama Daya Big Band sebagai pemain Tenor Sax. Dan The Daya 
Swara yang dipimpin oleh Deviana Daudsjah.
Indra memulai karir bernyanyi secara professional sejak tahun 2001 sebagai Band 
Leader (Aziz Quintet) dan sebagai sideman, bermain tetap di klub, kafe dan 
restoran serta bermain tenor sax di Jazz Festival dan Jazz konser. Terakhir 
bergabung dalam Idang Rasjidi & the New Generation dalam Jakarta International 
Jazz Festival.
 
ZARRO ANANTA
Zarro sebagai vokalis, pencipta dan aranjer sebagian lagu-lagu grup Cloropyl 
mungkin tak asing lagi. Kualitas dan warna vocal Zarro khususnya dalam 
membawakan lagu-lagu berkonotasi jazz milik Jamiroquai, Stevie Wonder, Al 
Jarreau, Djavan atapun Michael Frank sudah tidak usah diragukan lagi, karena 
kemahirannya bersenandung dengan cengkok jazz yang kental.
 
Zarro merilis album latin-jazznya yang pertama ini dengan berbahasa Palu, yang 
dilihat dari sisi musikalitas lirik, bahasa Kaili (Palu) yang ‘eksotis’ sangat 
cocok bila dibawakan dalam irama latin jazz. Dalam album rekamannya yang 
pertama salah satu alat musik  yang digunakan Llove, sebuah alat musik tiup 
seperti seruling yang digunakan sebagai alat musik pada upacara ritual di 
Sulawesi Tengah.
 
ENSEMBLE D’ETUDIANT
Sejak terbentuk pada akhir tahun 2004, Ensemble d'Etudiant sering tampil di 
berbagai kesempatan, seperti di International Bali Jazz Festival dan Buitenzorg 
Jazz. 
Mereka juga berpartisipasi di acara-acara jazz lewat radio seperti program 
“Jazz Weekend Session” oleh Radio Ramako 105.8 FM, Opening band untuk trio jazz 
dari Canada, Ron Davis Trio. D’etudiant adalah salah satu ensemble jazz yang 
terlahir dari kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Jazz Kemayoran. 
 
Ensemble d'Etudiant :
Laili Fauziah (Vocal)
Robert Julius (Piano)
Adriansyah Soemirat (Contrabass)
Areza Riandra (drumset)
Featuring :
Rio Harlan (guitar)
 
BEBEN QUARTET FEATURING CAROLINA
Swing quartet yang terbentuk pada tahun 2003, dari hasil kumpul-kumpul di 
Komunitas Jazz Kemayoran. Beranggotakan Beben (Gitar, Vocal), Masmo (Piano), 
Joshua (Contra Bass), Hendra (Drum). Lalu pada awal 2005, bergabung pula 
Carolina pada Vocal sebagai featuring artist dalam Beben Quartet (BQ) ini. 
Bertekad memilih jalur Jazz, khususnya pada jalur Swing serta sub-genre standar 
lainnya (macam samba, bossanova, afro-cuban, hard bop) sebagai pilihan warna 
musik. Tentu untuk eksis dalam industri musik secara umum maupun dunia Jazz 
secara khusus.

STORY TELLERS
Band yang baru didirikan pada pertengahan 2006 ini digawangi oleh empat orang 
musisi muda yang sebenarnya bukan wajah2 baru di blantika musik jazz. Konsep 
musik dari band ini adalah "back to basic", atau kembali ke dasar dari musik 
jazz itu sendiri, yaitu memainkan lagu-lagu standard dari "The Real Book" yang 
di aransemen ulang. Namun tidak menutup kemungkinan untuk memainkan 
komposisi-komposisi sendiri. Tujuan dan harapan dari STORY TELLERS adalah dapat 
turut menyumbangkan sesuatu (apapun bentuknya), serta turut mewarnai percaturan 
dunia musik jazz di Indonesia.
 
Personil personil STORY TELLER:
- Iwang Noorsaid - Elc. piano, synthesizer.
- Krishna Siregar - Elc./Acc. piano.
- Doni Sunjoyo - Acc.bass.
- Inang Noorsaid - Drums.
 
Tempat di Gedung Kesenian Jakarta, Jalan Gedung Kesenian # 1, Jakarta 10710
Kamis, 18 Januari 2007, jam 19.00 – selesai
Harga tiket sebesar Rp. 50.000,- dan Rp. 40.000,- dapat dipesan melalui Gedung 
Kesenian Jakarta, telp. 380 8283, 344 1892.
 
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Mona di 0818 780 575 atau Alex di 0818 
902 2539.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke