Ikut bersuara soal misteri hilangnya pesawat adam air ini. Maaf OOT dengan topik seputar berita yang simpang siur. Sedikit pendapat saja, bahwa seharusnya tanpa perlu melakukan penyisiran secara fisik (dengan mengirim begitu banyak personil dan peralatan yang banyak dan memakan waktu begitu lama ), apakah tidak ada teknologi untuk memindai daerah bersangkutan melalui satelit ? Apakah ada yang pernah membuka google earth (sebagai contoh saja - karena yang ada di sana bukan hasil pemindaian yang real time) ? semua image yang ada di sana adalah hasil pemindaian via satelite. Hasil pemindaian pun sangat tajam dan bisa sampai ketinggian yang sangat dekat dengan bumi hingga kita bisa melihat orang-orang di jalan dengan sangat jelas. Dan setahu saya ada cukup banyak satelite yang mengorbit di atas wilayah indonesia yang sanggup melakukan pemindaian tersebut. Bahkan di Indonesia ada beberapa perusahaan yang memang bekerja membuat pemetaan digital dengan hasil pemindaian satelite. Mengapa tidak ada berita sama sekali mengenai usaha pencarian dengan cara pemindaian melalui satelite ? apakah hanya tidak diberitakan atau memang tidak ada yang melakukannya ?
Dan apakah tidak ada yang mencatat dimana posisi terakhir adam air sesaat sebelum menghilang dari radar ? Apakah dari sana tidak bisa diprediksi sama sekali posisi posisi yang mungkin menjadi tempat terjatuhnya pesawat ini ? Pesawat ini kan cukup besar ukurannya. Dan terbangnya juga masih di dalam wilayah Indonesia, dan dengan catatan terakhir dari radar seharusnya kan bisa dipersempit lokasi pencarian. Dan yang terakhir. Katanya di negeri ini ada banyak sekali orang abnormal yang sakti mandraguna. Salah satunya ada ki gendeng yang ngakunya pendekar pilih tanding. Katanya orang-orang yang ngakunya pintar ini sanggup mencari barang hilang meskipun sudah hilang lama, apakah tidak ada yang sanggup mencari pesawat yang berukuran besar dan lebih besar dari rumah ini ? Kemana si gendeng ini kok gak ada suaranya ? regards, Paulus T On 1/5/07, Leo TOBING <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
apakah boleh pejabat tinggi berbuat kesalahan dan selanjutnya hanya meminta maaf, padahal kesalahan yang telah diperbuatnya telah menimbulkan kerugian baik materil maupun immateril? kalau pejabat tinggi negara saja sudah berbohong, dan bekerja tidak berdasarkan data-data akurat, bagaimana mereka bisa menjalankan roda pemerintahan yang baik? woooyyy .... bung hatta!!! kira-kira dong elu jadi menteri ..... pusyiiinnggg bener deh ngeliatin cara kerja teman2 yang di perhubungan, belum lagi dirjen perhubungannya, bung tatang, yang meminta bahwa setiap kesalahan janganlah langsung menyalahkan airlinesnya .... kalau demikian, mohonlah dicarikan siapakah penanggung jawab atas kecelakaan di udara, laut dan udara ..... ada kecelakaan adamair. km. senopati, dan anjloknya kereta api .... /LT. ------------------------------ *From:* [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *desra natasha *Sent:* 04 Januari 2007 19:28 *To:* warga Bsd *Subject:* [Norton AntiSpam] ::: warga_bsd ::: Fw: Berita Adam Air yg menipu. *Subject:* Berita Adam Air yg menipu. ** *Dari Presiden Hingga Rakyat Tertipu* Jangan tertawa geli. Sebab ini sebuah tragedi. Orang se-Indonesia, dari presiden hingga rakyat biasa telah kena tipu. Kabar penemuan lokasi pesawat AdamAir ternyata isapan jempol. Siapa aktor pembohongnya? Ketika pesawat AdamAir dinyatakan telah ditemukan di Desa Ranguan, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Sulbar, tentu itu sungguh menggembirakan. Setidaknya satu pekerjaan besar telah berhasil, yaitu mencari dan menemukan bangkai pesawat. Meski tentu saja informasi ini diiringi kabar sedih, yaitu 90 jenazah ditemukan. Tapi pada malam harinya, Selasa (2/1), aneka ekspresi wajah orang se-Indonesia yang muncul. Ada yang jutek, tersenyum sinis, bahkan tertawa geli. Bagaimana tidak? Berita yang disampaikan para pejabat Indonesia ternyata hanya isapan jempol. AdamAir masih hilang. Publik Indonesia , bahkan dunia, juga tertipu. Sebuah televisi terkemuka asing bahkan menyindir "kabar bohong" ini dengan menyebutkan betapa buruknya sistem komunikasi di Indonesia sehingga bisa memicu adanya berita yang tidak benar itu. *Berikut ini kronologi "berita bohong" itu:** * *08:15 WIB* Lanud Hasanuddin c.q Kapten Mulyadi dan Danlanud Marsekal Utama Eddy Suyanto mengumumkan bangkai pesawat AdamAir ditemukan di Desa Ranguan, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Sulbar. Informasi didapat dari masyarakat setempat yang telah menemukan pesawat dan jenazah. 12 Orang dinyatakan selamat. Sisanya diduga tewas. Tim SAR berangkat ke TKP bersama pejabat terkait dari Lanud Hasanuddin, Kapolda Sulsel hingga Bupati Polman. *09.15 WIB* Menhub Hatta Rajasa memastikan bahwa AdamAir telah ditemukan. Data sementara yang didapatnya 90 orang tewas dan 12 orang selamat. *11.45 WIB* Wartawan bergerak dari Makassar menuju Polman, lokasi jatuhnya AdamAir, lewat darat. *12.43 WIB* Danlanud Hasanuddin Marsekal Utama Eddy Suyanto menyatakan, 90 jenazah musibah AdamAir telah ditemukan, tapi 12 lainnya masih dicari, bukan selamat. *17:26 WIB* Wartawan yang sudah 30 km dari Desa Ranguan, menyatakan bahwa warga setempat belum melihat satu pun jenazah AdamAir yang dievakuasi. *18.00 WIB* KNKT menggelar jumpa pers dan menyatakan informasi yang didapatnya bahwa korban tewas ada 90 orang. Sayangnya, tim SAR tidak bisa bergerak mendekati Desa Ranguan karena hujan deras. *18:47 WIB* Dari Polman, wartawan menyatakan Tim SAR belum bergerak ke Desa Ranguan. Bukan karena hujan deras, tapi karena titik ordinat belum ditemukan. Heli berputar-putar terus, tidak juga menemukan bangkai AdamAir. Warga juga tidak pernah melihat ada pesawat jatuh. Beredar spekulasi bangkai AdamAir tidak berada di tempat itu. *18.50 WIB* AdamAir menggelar jumpa pers dan menyatakan kabar 90 tewas dan 12 selamat merupakan informasi masyarakat *19.00 WIB* Menhub Hatta Rajasa dan Danlanud Hasanuddin menggelar jumpa pers di Lanud Hasanuddin, menyatakan bahwa AdamAir masih hilang. Lokasi jatuhnya pesawat di Ranguan adalah tidak benar. Nasib penumpang dan awak AdamAir masih gelap. Menhub dan Danlanud minta maaf. Menhub menyatakan, informasi awal didapat dari masyarakat setempat yang melapor ke pejabat di atasnya. Informasi lainnya menyebutkan, "kabar bohong" itu tersebar dari masyarakat, didengar Dandim, lalu mampir ke Polres Polman, terbang ke Polwil Pare-pare, lalu hadir di tim SAR TNI AU. Lantas ke Kapolda, Pangdam, hingga Menhub dan tersebar di seluruh dunia. *(dtc)** * ------------------------------ Wednesday, 3 January 2007 (14:24) copyright budiyanto (c) 2003 -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.3/614 - Release Date: 1/2/2007 -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.3/614 - Release Date: 1/2/2007 -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.3/614 - Release Date: 1/2/2007 -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.409 / Virus Database: 268.16.3/614 - Release Date: 1/2/2007 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
