TOR
RENUNGAN AWAL TAHUN
“BERSATU DALAM KEBHINEKAAN”
Latar Belakang
Perbedaan etnis, religi maupun ideologi menjadi bagian tidak terpisahkan dari 
sejarah terbentuknya bangsa Indonesia. Kemajemukan bangsa, dengan pemaknaan 
yang sehat akan mampu menjadi modal bagi pembangunan karakter bangsa. Pancasila 
sebagai buah pikiran anak bangsa mampu menjadi perekat perbedaan-perbedaan 
tersebut menjadi sinergis sehingga dapat membuat bangsa ini sangat terkenal 
akan toleransinya.
Derasnya perkembangan ekonomi dan pembangunan membuat banyak nilai penghargaan 
terhadap kebhinekaan yang sebelumnya dianggap penting mulai terkikis 
prioritasnya di masyarakat. Tidak adanya penghargaan pada kekayaan berupa 
kemajemukan yang diikat oleh pancasila dapat menjadikan bangsa ini mengalami 
kebangkrutan kebangsaan yang ditandai dengan maraknya fenomena disintegrasi, 
perang antar etnis, maupun perang antar agama. Kebangkrutan kebangsaan akan 
menyuburkan perasaan saling curiga dan berprasangka sesama saudara, hal ini 
akan menjadikan bangsa kita semakin rapuh dan menghilangkan semangat 
kebersamaan untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik.
Dengan kondisi tersebut, sudah saatnya bangsa ini melakukan evaluasi dan 
berbenah diri agar menjadi lebih kuat dalam melangkah. Momentum tahun baru, 
dimana orang banyak berdoa dan berharap untuk kemakmuran dan keselamatan mereka 
sendiri perlu sedikit dimodifikasi untuk juga memikirkan keselamatan dan 
kemakmuran bangsa, utamanya untuk satu tahun kedepan. Beranjak dari pemikiran 
tersebut kami gabungan dari Organisasi-organisa si yang selama ini memiliki 
kepedulian terhadap permasalahan bangsa bermaksud mengadakan sebuah acara 
dengan tema Renungan Awal Tahun : Bersatu Dalam Kebhinekaan.


Tujuan
Acara ini bertujuan meningkatkan kualitas pemahaman dan kebanggaan terhadap 
karakter kebangsaan yang menitik beratkan pada pentingnya penghargaan terhadap 
kemajemukan.

Output

Meningkatnya kecintaan masyarakat terhadap bangsa Indonesia. 
Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya penghargaan terhadap 
kemajemukan.

Kegiatan
Untuk merealisasikan output diatas maka kegiatan yang dilaksanakan berupa 
pentas seni multi etnis dan religi serta orasi dari tokoh-tokoh nasional 
tentang pentingnya penghargaan terhadap kemajemukan.

Pelaksanaan
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2007 
bertempat di Balai Pemuda Surabaya. 

Pelaksana
Pelaksana kegiatan ini adalah : 
1. JITLI (Jaringan Intelektual TAO Liberal Indonesia)
2. FLA (Forum Lintas Agama) Jatim
3. LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Surabaya
4. IRCOS
5. dCare (Defable Care)
6. Jamaah Ahmadiyah Jatim
7. SCCC (Surabaya Children Crisis Center )
8. LSKBH (Lembaga Studi Kemasyarakatan dan Bantuan Hukum)
9. GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan)
10. GKI (Gereja Kristen Indonesia)
11. JIAD (Jaringan Islam Anti Diskriminasi) Jatim
12. PUSURA (Putera Surabaya)

13. Damar Alit
14. DPD INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) Jatim 
15. DPC INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) Surabaya
16. Wahana Visi Indonesia
17. PWNU Jatim
18. PW Fatayat Jatim
19. PW Anshor Jatim
20. BEM Fisip Unair
21. PUTI (Paguyuban Umat Tao Indonesia)
22. JIMM (Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah)
23. LKAS (Lembaga Kajian Agama & Sosial)
24. WALUBI Jatim
25. FBS (Forum Buruh Surabaya)
26. AJI (Aliansi Jurnalis Independen)
27. PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Jatim
28. Pusham Unair
29. SiKaD (Solidaritas Korban Diskriminasi)
30. IKOHI (Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia)Jatim
31. PeKAD (Perkumpulan Kebangsaan Anti Diskriminasi)
32. MASUK (Masyarakat Surabaya Untuk Keberagaman)
33. MBI (Majelis Buddhayana Indonesia)
34. BEC (Buddhist Education Center)
35. MAKIN (Majelis Khonghucu Indonesia) Boen Bio
36. PC HIKHMAHBUDHI (Himpunan Mahasiswa Buddhies Indonesia) Surabaya
yang tergabung dalam KAK (Komunitas Anti-Kekerasan) Jawa Timur.

Kepanitiaan

1. Ketua Panitia : A. Rubaidi 
2. Wakil Ketua : Wuri Handayani
3. Sekretaris : Agus Pramono 
Kholid dan 
Choirul Mahfud
4. Bendahara : Irwan Pontoh
Yance Gunawan
5. Sie Acara : Sidharta Adhimulya
Amin Hasan
6. Perlengkapan : Akhol Firdaus
Umar Faruk
7. Sie Dokumentasi : Udin
Henry (WVI)
8. Sie Konsumsi : Mety
Sonya

9. Sie Dana : Philip K. Wijaya
Henry (INTI)
Alip Tojo

10. Sie Akomodasi & Transportasi : Simon Filantropha
Sardiyoko
11. Humas : Iman 


Susunan Acara
NO
Waktu
Acara
Pengisi Acara
1
18.00 – 19.00
Pentas Seni
Yayasan Wijaya Kusuma 
2
19.00- 19.30
Pembukaan
KH Ali Maschan Moesa (Ketua PWNU Jatim)
3



















 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke