Rasanya memang bukan pertamakalinya globaltv membohongi pemirsa. Beberapa kali seingat saya berita globaltv hampir tidak pernah akurat. Yang saya paling ingat saat peristiwa bom bali II, waktu globaltv mengklaim gambar video amatir yang didapatkannya eksklusif. Nyatanya, sejam sebelumnya metrotv sudah menayangkan video amatir tersebut,diikuti tv-tv lain.
Yang masalah adalah globaltv menayangkan berita itu tanpa mau tahu efeknya pada para korban & keluarganya yang sudah lama menantikan kabar terbaru soal keluarga mereka. Sepertinya KPI atau dewan pers sudah waktunya menegur berita-berita tv yang menipu pemirsa. Apalagi, berita di tv saat ini seperti membodohi masyarakat dengan hanya menyangkan berita-berita tanpa isi. Contohnya, masa berita maling digebukin sampe babak belur saja bisa dianggap berita bagus dan ditayangkan sebagai salah satu berita utama. --- In [email protected], Edo Bassalwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jan.06-07. > > Terbuktilah bahwa semua "PERAMAL BODONG MADE IN > INDONESIA" adalah palsu semua. Coba kalau memang > mereka benar AHLI PERAMAL yang tulen asli dan bukan > cuma tukang tipu/cuma nyari sensasi, nah buktikanlah > dengan meramal dan menebak dengan jitu dimaka tuh > jatuhnya pesawat Adam Air. Kerahkan sono para Jin > Botak yang katanya bisa santet Mr. Bush, suruh cari > Adam Air tuh kalau bisa. Bisak tidak ? Dasar dukun > palsu. > > > > --- Hellen Surya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Setelah sebelumnya pemerintah salah memberi > > informasi soal penemuan pesawat Adam Air, media > > malah menambah ruwet masalah. Globaltv merekayasa > > berita penemuan pesawat itu, yang katanya ada di > > sulawesi utara lewat breaking news sekitar jam 12.00 > > WIB. > > > > Ironis rasanya kalau berita yang belum pasti sudah > > ditayangkan melalui breaking news. Apalagi sampai > > sekarang globaltv belum meralat juga berita itu. > > > > Saya sampai merasa bersalah saat meng-SMS rekan > > saya yang kerabatnya menjadi korban untuk melihat > > berita itu. Karena keluarga teman saya itu sempat > > berharap menemukan sedikit titik terang dan mencoba > > menghubungi globaltv. > > > > Nyatanya saat ditelepon globaltv tidak menjawab > > secara jelas dimana pesawat ditemukan. Saat teman > > saya menelepon ke lanud makasar akhirnya dijawa > > bahwa berita di global tv itu bohong. Semua baru > > jelas saat saya membaca 2 berita tentang marahnya > > keluarga korban terhadap berita globaltv di makasar > > di detikcom & elshinta.com. > > > > Saya sampai bertanya-tanya, apakah direktur > > pemberitaan global tv tidak tahu etika junalistik > > atau jangan-jangan tidak punya standar jurnalistik > > ? Di mana tanggung jawabnya kepada publik? > > > > Bagaimana tanggapan rekan2 globaltv yang ada di > > milis ini? Apa sebenarnya yang terjadi di redaksi > > anda? > > > > Di bawah ini saya copy 2 berita dari detikcom & > > elshinta.com soal kemarahan keluarga korban akibat > > berita ngawur globaltv: > > ------------ --------- --------- --------- > > --------- --------- --------- --------- --------- > > --------- ----- > > > > Keluarga Korban AdamAir Protes Pemberitaan di TV > > Wisnu Yoga detikcom > > > > Makassar - Secercah harapan dirasakan keluarga > > korban AdamAir ketika menyaksikan berita di salah > > satu TV swasta yang menyatakan bangkai pesawat > > AdamAir ditemukan di Sulawesi Utara. Namun ketika > > mengetahui berita itu belum pasti kebenarannya, > > mereka marah dan mencari wartawan TV swasta tersebut > > yang dianggap berbohong. > > > > Aksi baku pukul hampir saja terjadi di depan ruang > > VVIP Lanud Hasanuddin, Makassar , Kamis (4/01/2007). > > Sekitar pukul 15.00 Wita, sekitar 10 keluarga korban > > AdamAir datang untuk mengkonfirmasi kebenaran berita > > ditemukannya bangkai pesawat di Kecamatan Nuangan, > > Bolaangmongondouw, Sulut. > > > > Namun ketika dijelaskan oleh petugas posko AdamAir > > bahwa berita itu tidak benar, beberapa keluarga > > menjadi marah. Mereka kemudian mendatangi beberapa > > wartawan TV yang sedang meliput di ruang VVIP. > > > > "Kalau bikin berita yang benar," teriak Tombokan, > > salah seorang keluarga korban asal Manado yang 2 > > anggota keluarganya menjadi korban. > > > > Tak puas, Tombokan kemudian mencari wartawan TV > > swasta yang dianggapnya telah menyebar kabar bohong. > > Untungnya niat Tombokan dihalangi oleh wartawan TV > > yang lain. "Sudah pak, kita semua disini capek cari > > berita," lerai seorang kameramen. > > > > Kejadian itu sempat memancing perhatian sejumlah > > petugas yang berada di Lanud Hasanuddin. Dalam jumpa > > pers di Ruang VVIP, Search Manager Center Lanud > > Hasanuddin Marsekal Pertama Eddy Suyanto > > menjelaskan, hasil pencarian hari ini belum > > menemukan lokasi titik jatuhnya pesawat AdamAir KI > > 574. > > > > Eddy membenarkan memang ada sinyal ELBa yang berasal > > dari wilayah yang disebutkan, tapi saat ini masih > > dilakukan penelusuran. (bal/bal) > > > > > > > > Kontributor TV Swasta Nyaris Dikeroyok Keluarga > > Korban Adam Air > > 4/1/2007 18:18 WIB > > > > Muhammad Idris - Makassar, Salah seorang > > kontributor televisi swasta di Makassar , Sulawesi > > Selatan nyaris dikeroyok keluarga korban pesawat > > Adam Air karena pemberitaannya dinilai merugikan. > > Para keluarga korban menilai, pemberitaan yang > > dimunculkan melalui running text di televisi maupun > > laporan langsung via telepon ke studio siaran > > televisi tersebut mengada-ada sehingga sangat > > merugikan. > > Insiden ini terjadi di depan ruang VIP Bandara > > Hasanudin, Kamis (4/1) siang tadi. Ketika itu > > Keluarga Patombongan asal Manado mendatangi pihak > > Adam Air dan mengonfirmasi kepada petugas bandara > > mengenai kebenaran kabar ditemukannya pesawat naas > > tersebut di salah satu wilayah Propinsi Sulawesi > > Utara. > > Setelah mendapat jawaban bahwa berita itu tidak > > benar, mereka pun langsung keluar dan mencari sang > > kontributor televisi swasta itu. Ketika bertemu, > > mereka nyaris terlibat adu fisik. > > Untungnya insiden ini berhasil dilerai oleh para > > wartawan lainnya yang berada di sana . Akhirnya > > keluarga korban meninggalkan tempat itu dan kembali > > ke hotel transit mereka. (doa) > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam > > protection around > > http://mail.yahoo.com > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com >
