DL - Partai Republik AS memang garang. Tapi apakah kebijaksanaan luar negeri AS 
akan berubah banyak bila Partai Demokrat berkuasa? Belum lama berselang saya 
masih percaya itu, namun dua minggu lalu saya membaca di koran Belanda bahwa 
Arab Saudi dari dulu diskriminatif terhadap agama Kristen dengan menyita setiap 
Bijbel yang dibawa ke Arab Saudi. Dan ternyata Arab Saudi yang mendiskriminir 
Bijbel itu ditunjang sepenuhnya oleh AS. tidak perduli yang berkuasa di AS 
Partai Republik atau Partai Demokrat. Kesimpulan, Republik dan Demokrat sami 
mawon. Bukan begitu?


SUARA PEMBARUAN DAILY 

--------------------------------------------------------------------------------

Demokrat Menang, Kasus Munir Lebih Diperhatikan AS
[JAKARTA] Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan anggota DPR, Senat dan 
gubernur negara bagian di Amerika Serikat, akan membawa pengaruh yang positif 
kepada dunia, yakni mengurangi pelanggaran HAM. Sebab, Partai Demokrat adalah 
partai yang menjunjung tinggi HAM. Di Indonesia, kasus Munir akan mendapat 
perhatian lebih dari AS. 

"Sekarang pelanggaran HAM terjadi di mana-mana, karena kebijakan Partai 
Republik bersama Presiden AS George W Bush," kata Koordinator Komisi untuk 
Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid kepada 
Pembaruan, Kamis (8/11). 

Usman yang baru saja kembali dari AS untuk bertemu anggota Kongres AS 
mengatakan, tindakan George W Bush menyerang Irak merupakan tindakan yang 
kejam, yang menyebabkan ribuan nyawa melayang. Demikian juga Israel menyerang 
Palestina yang menyebabkan banyak orang meninggal dunia, baik tentara maupun 
masyarakat sipil, merupakan tindakan brutal yang didukung oleh AS dibawah 
pemerintahan George W Bush. 

Menurut Usman, kemenangan Partai Demokrat dapat memberikan harapan untuk 
bertumbuhnya demokrasi di Palestina. Artinya, kemenangan kelompok Hamas dalam 
Pemilu bulan lalu, diakui oleh AS. Usman juga mengatakan, kemenangan Partai 
Demokrat juga membawa dampak yang positif kepada Indonesia, yakni AS akan terus 
meminta pemerintah Indonesia untuk menegakkan HAM. "Kita boleh menaruh harapan 
ke depan, AS akan terus mendukung dalam menegakkan HAM, terutama penuntasan 
kasus Munir," kata dia. 

Usman menilai, Presiden George W Bush banyak mentolerir pelaku- pelaku 
pelanggaran HAM dari Indonesia dari kalangan TNI, karena AS membutuhkan 
dukungan pemerintah Indonesia dalam berperang melawan terorisme dan mendukung 
kebijakan ekonomi AS di Indonesia. E-8] 



--------------------------------------------------------------------------------

Last modified: 11/11/06 

Kirim email ke