malang benar nasib sekitar 5000 guru agama dari diniyah dan tpq se dki jakarta yang mendapat uang kesra. pada awalnya mereka menyambut gembira dengan adanya kabar mendapat uang kesra sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya dan dirapel selama satu tahun. pada hari sabtu-minggu (13-14 januari 2007), mereka dengan suka cita mendatangi kanwil depak dki jakarta untuk mengambil kartu atm dari bank dki. ternyata setelah dilihat di atm, uang rapel berkurang dari Rp 4 juta. hal ini diakui salah seorang guru agama di wilayah jakarta utara. menariknya, oknum pokja dari depag wilayah jakarta utara, dengan memaksa meminta uang kepada para guru-guru yang mendapat uang kesra antara Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu. aduh bisa dibayangkan, kebahagiaan yang didapat para guru itu hanya sekejap. mereka hanya bisa menarik napas, karena bila tidak kasih dikasih, mereka kuatir masa yang akan datang, mereka tidak dapat lagi. apalagi untuk uang kesra selanjutnya diambil per tiga bulan sekali, dan itu harus menyerahkan berkas kembali. para guru tersebut hanya bisa pasrah, tidak tahu harus melapor kemana? sementara dengan adanya uang kesra, menambah kekayaan para oknum pokja. (5000 X Rp 100.000-600.000 = berapa jumlahnya?) terima kasih
--------------------------------- Never Miss an Email Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started!
