Tantri Yuliandini
Communications Associate
UNAIDS Secretariat
MENARA THAMRIN, 10th Fl
Jl. M. H. Thamrin Kav. 3, Jakarta 10250
Indonesia

Phone: (+62-21) 314 1308 ext. 412
Fax    :  (+62-21) 390 7569

"UNAIDS is dedicated to preventing the transmission of HIV, reducing the
suffering caused by HIV/AIDS, and countering the impact of the pandemic
on individuals, communities and societies."

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Chris W. Green
Sent: Tuesday, January 16, 2007 5:04 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; AIDS-INA
Cc: Wilson, Jane (FW); Tim Mackay; Robert Magnani
Subject: [WartaAIDS] Laporan Kasus HIV/AIDS s.d. Desember 2006

 

[Catatan: Laporan Depkes untuk Desember 2006 diubah secara bermakna.
Yang paling penting, fokus utama laporan adalah pada kasus AIDS, dan
informasi mengenai infeksi HIV sangat umum. Oleh karena itu, kami tidak
dapat membentuk laporan model lama, dan kebanyakan data mengenai jumlah
kasus HIV dihapus dari laporan lengkap.

Sebailknya ada informasi baru mengenai gejala AIDS dan informasi
oportunistik yang dilaporkan, serta juga hasil estmasi prevalensi HIV
2006. Nanti kami kan memuat informasi tersebut pada situs web
Spiritia.]

Laporan Triwulan Pengidap infeksi HIV dan Kasus AIDS s.d. 31 Desember
2006

I. Situasi Kasus AIDS

A. Kumulatif Kasus AIDS sd 31 Desember 2006

a. Sampai dengan 31 Desember 2006 secara kumulatif jumlah kasus
AIDS yang dilaporkan adalah sebagai berikut::

Kasus AIDS: 8194
Provinsi yang melaporkan AIDS 32 provinsi
Kabupaten/Kota yang melaporkan AIDS 169 kab/kota

b. Pada triwulan ini terdapat 11 kab/kota baru yang melaporkan
kasus AIDS, yaitu Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Aceh
Tamaiang (NAD), Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Bungo (Jambi),
Kabupaten Sumedang dan Kota Cianjur (Jawa Barat), Kabupaten
Batang (Jawa Tengah), Kabupaten Ketapang (Kalimantan Barat),
Kabupaten Kota Baru (Kalimantan Selatan), Kabupaten Puncak
Jaya dan Kabupaten Mappi (Papua).

c. Ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah
5,12:1.

d. Kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari DKI Jakarta, Papua, Jawa
Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Bali, Jawa Tengah,
Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Selatan.

e. Rate kumulatif kasus AIDS Nasional sampai dengan 31 Desember
2006 adalah 3,61 per 100.000 penduduk (revisi berdasarkan data
BPS 2005, jumlah penduduk Indonesia 227.132.350 jiwa).

f. Rate kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan dari provinsi
Papua (14,25 kali angka nasional), DKI Jakarta (7,8 kali angka
nasional), Kep. Riau (4,69 kali angka nasional), Kalimantan
Barat (3,76 kali angka nasional), Bali (3,17 kali angka
nasional), Irian Jaya Barat (2,84 kali angka nasional), Maluku
(2,48 kali angka nasional), Bangka Belitung (1,3 kali angka
nasional), dan Sulawesi Utara (1,29 kali angka nasional).

g. Cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui
IDU 50,3%, Heteroseksual 40,3%, dan Homoseksual 4,2%.

h. Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada
kelompok umumr 20-29 tahun (54,76%), disusul kelompok umur
30-39 tahun (27,17%) dan kelompok umumr 40-49 tahun (7,9%).

i. Proporsi kasus AIDS yang dilaporkan terlah meninggal adalah
22,83%.

j. Infeksi oportunistik yang terbanyak dilaporkan adalah:

* Batuk menetap lebih dari 10% dalam 1 bulan: 2500
* Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan: 2242
* Kandidiasis oro-faringeal: 2115
* TBC: 797
* Dermatitis generalisata: 650

B. Kasus AIDS periode Oktober sd Desember 2006

a. Dalam periode Oktober sd Desember 2006 diterima laporan AIDS
sebanyak 1207 kasus.
Data diterima dari 20 provinsi

b. Provinsi yang melaporkan kasus AIDS adalah NAD (2 kasus),
Sumatera Utara (50 kasus), Sumatera Barat (20 kasus), Jambi
(28 kasus), Sumatera Selatan (7 kasus), Lampung (6 kasus),
Kep. Bangka Belitung (6 kasus), Kep. Riau (18 kasus), DKI
Jakarta (171 kasus), Jawa Barat (159 kasus), Jawa Tengah (115
kasus), Jawa Timur (4 kasus), Bali (92 kasus), NTB (2 kasus),
Kalimantan Barat (325 kasus), Kalimantan Selatan (6 kasus),
Gorontalo (1 kasus), Maluku (16 kasus), Papua (133 kasus),
Irian Jaya Barat (7 kasus).

c. Cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui
Heteroseksual 58,41%, IDU 36,7% dan Homoseksual 2,82%.

d. Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada
kelompok umur 20-29 tahun (54,68%), disusul kelompok umur
30-39 tahun (30,65%) dan kelompok umur 40-49 tahun (7,04%).

e. Proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalah
19,3%.

II. Situasi HIV

A. Kumulatif Infeksi HIV sd Desembaer 2006

a. Hasil estimasi populasi rawan tertular HIV tahun 2006 adalah
193.000

b. Infeksi HIV yang dilaporkan sd Desember 2006 sebanyak 5230.

c. Sumber pelaporan:

* Rumah Sakit: 1098
* Dokter swasta: 58
* Laboratorium: 136
* PMI: 143
* Dinas Kesehatan: 3554 (meruapakan rekapitulasi laporan dari
rumah sakit dan hasil survey)
* Yayasan: 225
* Lain-lain: 16

B. Infeksi HIV periode Oktober sd Desember 2006

a. Dalam periode Oktober sd Desember 2006 diterima infeksi HIV
sebanyak 986

b. Data diterima dari 8 provinsi, bersumber dari:

* Rumah Sakit: 4
* Dinas Kesehatan: 542
* Yayasan: 225

[Catatan:

File statistik lengkap dalam format HTML, MS-Excel dan PDF sudah
diupload ke bagian Statistik di situs web Spiritia
<http://spiritia.or.id <http://spiritia.or.id> >]

 

Kirim email ke