Mulanya ikut bangga kita punya beberapa miliarder dolar, tapi kalau nanti 
terbukti kesalahannya, jebulnya Sukanto ini kalau dijumlah manipulasi pajak dan 
utangnya ya sebenernya termasuk "miskin". Bagaimana para milioner dan miliarder 
dolar Indonesia lainnya? Belum kalau kita ubek-ubek juga apa semuanya bersih 
KKN.
  Lalu apa Singapura akan melepaskan tertuduh buat diboyong ke Indonesia untuk 
diperiksa?
  Apa hubungan bisnis yang mesra antara dua negara itu juga diperkuat dengan 
adanya perjanjian ekstradiksi mereka yang tertuduh berbuat tindak kriminal? Apa 
pemerintah dan DPR dan yustisia kita sudah cukup berbobot buat memulangkan WN 
di LN yang menjadi teruduh? Pak SBY jangan sampai marah lo karena dibidang ini 
juga bisa muncul kritik.
   
  TSL 

sumarsastrowardoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          


Sabtu, 20 Januari 2007 07:03


--------------------------------------------------------

Orang Terkaya RI Manipulasi Pajak

a.. Sukanto Tanoto diduga korupsi 2,1 T 
b.. Diperiksa selama 8 jam 
c.. DPR desak segera ditangkap 
Jakarta, BPost
Kantor Asian Agri milik Sukanto Tanoto, 
digeledah aparat Dirjen Pajak selama 8 jam, Jumat (19). Orang tekaya 
di Indonesia itu diduga melakukan korupsi Wesel Ekspor Berjangka 
(WEB) di Unibank senilai Rp2,1 triliun. 

Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas Direktorat 
Jenderal Pajak mendatangi kantor anak perusahaan Raja Garuda Mas 
(RGM) itu di Jl Teluk Betung 31, Jakarta Pusat. Hingga pukul 17.45 
WIB, petugas masih memeriksa dokumen pajak yang ada. 

Ketua Penyidik dari Direktorat Jenderal 
Pajak, Kusmarsudi, menolak memberikan keterangan apa pun tentang 
tindakan aparat di bangunan 2 lantai berwarna krem tersebut. Namun 
Direktur Utama Asian Agri, Simeon Tarigan, mengakui adanya 
pemeriksaan dari petugas pajak, namun dikatakannya sebagai 
pemeriksaan rutin.

"Ini pemeriksaan rutin, biasa. Di Medan juga 
dilakukan hal yang sama. Ini tidak ada sangkut-pautnya dengan 
pemberitaan," ujarnya.

Dia membantah terjadi ribut-ribut di dalam 
gedung dengan petugas pajak. "Di dalam tidak ada ribut-ribut, semua 
pemeriksaan berjalan baik," katanya.

Pemerintah sendiri tidak mau ikut campur 
dalam kasus dugaan penggelapan pajak yang dilakukan Sukanto Tanoto 
tersebut. Penanganannya diserahkan ke institusi berwenang. 

"Kasus penggelapan pajak sudah masuk 
pemeriksaan Ditjen Pajak dan KPK. Kita serahkan ke lembaga itu," 
ujar Wapres Jusuf Kalla usai Raker di Depnakertrans, Jakarta Selatan.

Kasus penggelapan pajak yang menyeret orang 
terkaya se-Indonesia versi majalah Forbes dengan kekayaan US$ 2,8 
miliar--atau sekitar Rp25,5 triliun ini sebelumnya sempat 
membuat "marah" kalangan DPR. 

Pasalnya, tim khusus untuk menyelidiki kasus 
tersebut tidak berjalan. 

Padahal tim yang dipimpin Direktur III 
Brigjen Pol Indarto ini sudah dibentuk Agustus 2006 lalu.

"Jika polisi berhasil menangkap dia 
(Sukanto) itu prestasi yang cukup baik. Tapi jika tidak, akan 
menjadi pertanyaan besar. Ada apa ini kok tidak beres-beres," ujar 
anggota Komisi III DPR, Ahmad Fauzi.

Komisi III sendiri terus memantau jalannya 
pengusutan kasus ini. Mabes Polri telah diberikan tenggang waktu 
tertentu untuk menuntaskan kasus ini.

Utang Besar

Selain menjadi tersangka WEB Unibank, 
Sukanto juga diduga bermasalah dalam kasus kredit macet Bank Mandiri 
senilai Rp5,4 triliun. Kasus tersebut diselidiki Timtas Tipikor 
Kejaksaan.

Dalam kasus pembayaran kredit macet antara 
Bank Mandiri dengan pihak Sukanto Tanoto, sesuai keterangan Badan 
Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus tersebut masuk kategori II (setengah 
lancar dalam proses pembayaran utang).

Namun ada dugaan lain, utang Komisaris Utama 
PT Raja Garuda Mas ini jauh melebihi jumlah tersebut. 

Dia diduga memiliki utang sebesar 1.455 
milyar dolar AS atau sekitar Rp 12 triliun. Utang sebesar itu, 
dihimpun oleh tiga perusahaan RGM yaitu PT Riau Andalan Pulp & Paper 
(RAPP), PT Riau Andalan Kertas (RAK), dan PT Riau Prima Energi (RPE).

Terkaya

Di kalangan bisnis, Sukanto Tanoto sangat 
terkenal. Bos Raja Garuda Mas yang kini bermukim di Singapura ini 
dinyatakan sebagai orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes 
Asia. Mantan pemilik Unibank ini memiliki kekayaan hingga US$ 2,8 
miliar atau sekitar Rp25,5 triliun.

Posisi kedua diduduki mantan pemilik PT HM 
Sampoerna Tbk, Putera Sampoerna, yang memiliki kekayaan US$ 2,1 
miliar.

Di tempat ketiga orang diduduki oleh bos 
Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja, dengan kekayaan sekitar US$ 2 
miliar.

Sedangkan keempat hingga kesepuluh ditempati 
Rahman Halim (US$ 1,8 miliar), R Budi Hartono (US$ 1,4 miliar), 
Aburizal Bakrie (US$ 1,2 miliar), Eddy Katuari (US$ 1 miliar), 
Trihatma Haliman (US$ 900 juta), Arifin Panigoro (US$ 815 juta), dan 
Liem Sioe Liong (US$ 800 juta). dtc


--------------------------------------------------------

Copyright © 2003 Banjarmasin Post



Berita Utama 

Orang Terkaya RI Manipulasi Pajak
--------------------------------------------------

Modus Fiktif Si Raja Sawit

--------------------------------------------------

Negara Islam Tertinggal

--------------------------------------------------

Flu Burung Bisa Lewat Lalat

--------------------------------------------------

Cech Comeback

--------------------------------------------------

Kisah Spiritual Jamaah Haji Barabai
Diinjak Dan Terlempar Dari Lokasi Sai 

--------------------------------------------------

Hanya Ngopi Dan Makan 

--------------------------------------------------

Pecah Bagai Botol

--------------------------------------------------

Topan Renggut 29 Warga Eropa 

--------------------------------------------------

"AS-Israel Tak Berani Serang Iran"

--------------------------------------------------

TV AS Diprotes Jelekkan Muslim

--------------------------------------------------

19 Tahun Jadi Tarzan Wanita

--------------------------------------------------

4 Tewas Di Menara UEA

--------------------------------------------------

Bukan Tewas Diracun 

--------------------------------------------------







Gedung HJ Djok Mentaya, Jl AS Musyaffa No16 Banjarmasin 
70111 Phone: +62-511-3354370 Fax: +62-511-4366123

--- End forwarded message ---



         

                
---------------------------------
 Copy addresses and emails from any email account to Yahoo! Mail - quick, easy 
and free. Do it now...

Kirim email ke