Moderator menulis "Mang Singgih, mungkin Bung Adrian mau mengikuti 
jejak INDONEBIA..:))" lengkap dengan tanda tertawa. Apakah tulisan 
moderator seperti ini normal? Melihat begini, bukan saja Adrian 
Syahalam yang tertular Indonebia, bahkan moderator pun sudah terkena 
virusnya.

Saya senang guyonan, dapat terlihat dalam email-email saya, namun 
dalam hal musibah saya menahan diri sebisanya untuk tidak menjadikan 
itu sebagai lelucon. Mohon moderator mau dan mampu membedakan topik 
guyonan dan topik dukacita. Ketika badai di Belanda, sehari 
sebelumnya kami semua sudah diperingatkan oleh KNMI, Dinas 
Meteorologinya Belanda bahwa akan datang badai luar biasa kuatnya. 
Segera pikiran saya melayang ke Senopati Nusantara, bila saja Dinas 
Meteorologi Indonesia ketika itu sehari sebelumnya mampu 
memperingatkan awak kapal Senopati Nusantara agar jangan melaut 
sebab bakal datang badai, tidak usah ratusan penumpang kapal 
meninggal percuma seperti sekarang. Please turut membujuk pemerintah 
cq Dinas Meteorologi Indonesia agar bekerja lebih piawai lagi, 
mengingat Indonesia adalah daerah perairan yang amat rentan badai 
laut. Amin.

Salam hangat, Danny Lim, Nederland

--- In [email protected], "mangsinggih" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> --- In [email protected], adrian syahalam <dodo_ian2000@>
> wrote:
> >
> > Alhamdulillah,
> >
> > Akhirnya Indonesia punya teman senasib....
> >
> > Terima kasih Tuhan.... Kau Maha Adil
> >==============================
> 
> Sdr, Adrian Syahalam,
> 
> Anda mungkin seorang yang beragama Islam. Namun Anda ternyata bukan
> seorang Muslim.
> 
> Tidak pada tempatnya bagi seorang Muslim sejati mengucapkan syukur,
> apalagi kepada Allah SWT,  terhadap  sesama manusia yang mengalami
> musibah  dimanapun didunia ini.  Alangkah "kerdilnya" jiwa Anda.
> Sungguh memalukan !
> 
> Seyogianya Anda memanjatkan do'a kepada Allah SWT agar mereka itu
> dimaafkan segala dosanya.
> 
> Singgih Nata
> 
> 
> MOD:
> Mang Singgih, mungkin Bung Adrian mau mengikuti jejak 
INDONEBIA..:))
>


Kirim email ke