"Jika kita menanam biji kacang, dan 3 hari kemudian
ditanya hasilnya, maka jawabannya adalah biji kacang
basah…” Oleh Andrew Matthew, kartunis Australia.

Halo sahabat,

sering kita dengar banyak penulis yang telah berhasil
menulis satu buku, lalu berpikir bagaimana caranya
supaya buku tersebut dicetak ulang.  

hampir semua orang yang ingin memulai menjadi penulis
buku selalu berpikir bahwa bagaimana caranya supaya
bukunya laku, best seller, meledak di pasaran...

Namun lupa, sesungguhnya menjadi penulis buku, berarti
kita harus mengumpulkan banyak pembaca buku kita,
katakan misalnya 10,000 orang.

Tentu untuk menarik perhatian 10,000 pembaca buku
tersebut tidaklah mudah, dan besar kemungkinan tidak
mungkin dicapai hanya dengan satu buku saja, kecuali
kalau kita Direktur Toko Buku Gramedia.

Mengapa?

Coba kita belajar dari Ponijan Liaw atau Safir Senduk,
yang bukunya sudah 4 dan 6.  Mereka juga tidak menjadi
best seller hanya dengan satu buku.  Waktu mereka
meluncurkan satu buku, tidak ada yang mengenal mereka,
tidak ada yang membaca... Namun karena konsisten,
seperti gelombang kecil, membesar, membesar maka tiba
waktunya untuk membesar ke semua lapisan masyarakat.

Misalnya buku pertama anda dibaca 500 orang, buku
kedua anda dibaca 500 orang lagi (sudah 1,000 orang)
maka buku ketiga besar kemungkinan akan cetak ulang
menjadi 4,000 buku.

Begitulah ceritanya...

Kecuali kalau anda Harry Potter atau Kris Dayanti.

salam,
Goenardjoadi Goenawan

Kirim email ke