Pengusaha Belanda terutama yang berkaitan dengan sektor turisme sudah lama piawai berbahasa China, Dengan bisa berbahasa China maka orang-orang China tertarik berlibur ke Belanda. Sejak beberapa tahun terakhir ini turis China berbondong-bondong ke Belanda membawa dolar yang harum baunya. Pengusaha pembuatan klompen misalnya, kini sudah bisa menjelaskan cara pembuatan klompen (sambil mendemonstrasikan pembuatannya) dalam bahasa China ke turis China yang mengunjungi perusahaan kerajinan tangannya.
Penjual kerajinan tangan Bali juga mendapat simpati turis sebab mereka fasih berbahasa Inggeris. Saya tidak tahu apakah para penjual kerajinan tangan di Bali itu kini juga belajar bahasa China? Saya juga tidak tahu apakah semakin banyak turis China yang ke Indonesia? Yang pasti bila orang Indonesia masih gemar gontok-gontokan antar sesamanya dan/atau memusuhi turis asing, ya para turis China malas/takut donk deh sih tuh jalan-jalan ke Indonesia. Memang tak dapat disangkal panorama Indonesia bagus, prachtig kata orang Belanda, tapi negara yang prachtig 'kan bukan cuma Indonesia, bukan begitu? Salam hangat, Danny Lim, Nederland --- In [email protected], "Wido Q Supraha" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > China akan Larang Acara TV > > Selasa, 23 Januari 2007 > > > > Pemerintah China akan memberlakukan peraturan ketat atas acara- acara > televisi pada jam tayang utama. Sementara itu, bahasa China meningkat pesat > di Amerika > > > > Hidayatullah.com--Mulai bulan depan, setasiun televisi China hanya boleh > menyiarkan acara yang mendorong etika pada jam tayang utama. > > > > Ini menyusul larangan sebelumnya terhadap film kartun asing antara pukul > lima dan delapan sore dan larangan terhadap apa yang disebut reality show > yang vulgar. > > > > Peraturan lebih jauh diduga akan segera dikeluarkan untuk membatasi sinetron > tentang perselingkuhan yang dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga dan > memberi kesan buruk terhadap anak muda. > > > > Bahasa China Meningkat > > > > Sementara itu, sekolah-sekolah dasar di Amerika Serikat kewalahan menghadapi > naiknya permintaan untuk pelajaran bahasa China. > > > > Organisasi Asia Society di New York mengatakan, banyak orang tua yang ingin > anak mereka lebih kompetitif mengingat kekuatan ekonomi China yang semakin > besar. > > > > Jurubicara Asia Society mengatakan kepada kantor berita AFP, hingga 50-ribu > anak Amerika belajar bahasa China di 400 sekolah di Amerika, dan banyak yang > masih menunggu. [abcn] > > > > Source : http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content > <http://hidayatullah.com/index.php? option=com_content&task=view&id=4146&Item > id=1> &task=view&id=4146&Itemid=1 >
