Artinya semakin jelas kontradiksinya pemaham Muslim aliran jihat sesat itu.
Di satu sisi pelakunya diindoktrinasi bahwa tindakannya akan mendapat
pahala, sementara disisi lain disuruh mengingkari (bahkan memfitnah negara
lain) bahwa kegiatannya didasari ajaran 'pahala dusta' itu.
Selamanya kalau tidak mau jujur, maka kelicikan akan melahirkan kelicikan
baru, dusta melahirkan dusta baru, dan dosa beranak pinak dengan sendirinya.
Siapa yang senang kecuali syaiton atau hati yang dikuasai syaiton. Orang
jawa bahkan punya filsafat sendiri (meskipun sederhana) : 'becik ketitik,
ala ketara' artinya baik dan buruk itu pada akhirnya akan kelihatan/terkuak
dengan sendirinya.

Wassalam.

On 1/21/07, Edo Bassalwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  1/. Cerita ini mencerminkan betapa bodohnya manusia
manusia ini. Lebih bodoh dari keledai.
2/. Ceritakan saja apa adanya. Tidak bakal ada PAHALA
diakhirat nanti. Lupakanhah dahulu soal PAHALA PAHALA
itu - yang belum tentu pasti ada tidaknya.

Bangkitlah kalian - hai manusia manusia keledai.

Edo Bassalwa.

--- Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED] <muskitawati%40yahoo.com>> wrote:

> Mengapa Amrozy Memecat Pembelanya???
>
> Amrozy telah me-maki2 pembelanya, namun luput
> diberitakan media
> seutuhnya. Ada apakah yang membuah Amrozy demikian
> marahnya kepada
> team pembela Islam ini ???
>
> Dari pegawai2 yang bekerja dipenjara berhasil
> diberitakan keluar
> tentang pertikaian team pembela Islam ini dengan
> Amrozy. Amrozy
> bertekad untuk memecat pembelanya, dia tidak minta
> pengampunan, tidak
> meminta keringanan hukuman seperti yang diusulkan
> oleh team pembela Islam.
>
> Ternyata awal mulanya pertikaian ini sudah
> berlangsung lama sejak
> pertama kali Amrozy diadili. Team pembela Islam ini
> sesuai dengan
> namanya, mereka sebenarnya bukanlah membela Amrozy
> melainkan memang
> membela Islam-nya bukan Amrozy-nya, hal inilah yang
> membuat Amrozy
> naik pitam. Team pembela Islam ini membujuk Amrozy
> untuk mengakui
> dimuka pengadilan adanya Mr. Goblin yang diduga
> sebagai perantara agen
> CIA yang mensupplai Amrozy dengan bomb2 itu dan
> menyangkal bahwa bomb2
> itu buatannya sendiri. Padahal, Amrozy sangat
> bangga akan bomb
> buatannya tsb, dan dia juga bangga akan perbuatannya
> dalam meledakkan
> manusia2 kafir sebagai pahala yang dijanjikan oleh
> AlQuran. Oleh
> karena keyakinannya itulah dia bersedia mati demi
> melaksanakan
> perintah Allahnya yang jelas tertulis dalam ayat2
> AlQuran tsb.
>
> Berbeda dengan team pembela Islam, mereka menganggap
> perbuatan Amrozy
> justru menodai ajaran Islam, mereka yakin Islam
> tidak mengajarkan
> umatnya untuk membomb manusia2 yang tidak berdosa
> meskipun bukan
> beragama Islam. Oleh karena itu, dalam pertemuan
> pertama, team
> pembela Islam dan Amrozy sepakat bahwa kedua belah
> pihak sama2 membela
> dan menjaga agama Islam sebagai agama panutan semua
> bangsa dan semua
> umat manusia dari semua agama. Selanjutnya, demi
> menjaga nama Islam
> inilah team pembela Islam melakukan strategi bahwa
> Amrozy diperdaya
> seorang yang diduga agen CIA yang menipu Amrozy
> untuk melakukan teror2
> bomb Bali. Pada prinsipnya, untuk menghancurkan
> nama CIA dan Amerika,
> Amrozy bersedia memfitnahnya. Namun dalam strategi
> selanjutnya, team
> pembela Islam ini mendesak Amrozy untuk menyangkal
> bahwa tindakannya
> itu didorong oleh keimanan Islamnya melainkan
> tertipu oleh bujukan
> Mr.Goblin yang akan direkayasa oleh team pembela
> Islam.
>
> Setelah lama merenungkannya, Amrozy secara tegas
> menolak, karena
> perbuatannya memang didorong oleh keimanannya kepada
> Islam bukan
> karena bujukan Mr. Goblin. Kalo Amrozy harus
> mengakui bahwa
> tindakannya itu dilakukan bukan karena keimanannya
> tetapi karena
> bujukan orang kafir.......... maka jelas, pahalanya
> akan musnah
> karena dalam AlQuran tidak mungkin seorang Muslim
> bisa mendapatkan
> pahala karena mau dibujuk oleh orang kafir. Apalah
> artinya bagi
> Amrozy apabila perbuatannya bukan karena Allah tapi
> karena orang
> kafir, padahal yang dituju Amrozy adalah pahala dan
> sorga.
>
> Akhirnya, karena team pembela Islam terlalu
> memaksakan ide2nya yang
> merekayasa fitnah untuk membersihkan nama Islam dan
> menjerumuskan
> cukup Amrozy saja tanpa membawa Islamnya yang
> dijadikan kambing hitam,
> maka meledak-lah kemarahan Amrozy sehingga dia
> memecat team pembela
> Islam yang membelanya selama ini. Team pembela
> Islam menyatakan bahwa
> Amrozy masih punya kesempatan hidup dan bisa lolos
> dari hukuman mati
> asal saja dia minta ampun atau minta grasi kepada
> pemerintah untuk
> kesalahannya. Dalah hal inilah, team pembela Islam
> bertentangan
> dengan Amrozy karena kalo Amrozy mengakui
> kesalahannya, maka dia akan
> kehilangan pahalanya. Amrozy menimbang, bahwa
> dengan mengakui
> kesalahannya belum tentu dia akan mendapatkan
> keringanan hukuman
> tetapi memastikan akan kehilangan pahalanya. Lalu
> kenapa harus
> mengakui kesalahan untuk perbuatannya yang
> dibebankan Allah kepada
> dirinya sementara dia memang tidak merasa bersalah
> dalam mengemban
> perintah Allah bukan perintah kafir si Mr.Goblin itu
> ??!!!!
>
> Demikianlah, team pembela Islam meskipun dipecat
> oleh Amrozy tetap
> berusaha membujuknya melalui keluarga Amrozy agar
> mau meminta
> pengampunan yang dalam bahasa hukumnya dinamakan
> Grasi. Dapat grasi
> tapi hilang pahala, atau tak perlu minta grasi tapi
> pahala tetap utuh.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>
>
>
>
>
>
>
>

__________________________________________________________
No need to miss a message. Get email on-the-go
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
http://mobile.yahoo.com/mail

Kirim email ke