Ternyata nama Indonesia dan Islamnya menjadi bumerang bagi om Obama Kecian juga ... Seharusnya saat ini moment yang bagus buat TPM/TPI (Tim pembela Muslim/Islam), maju untuk membela Obama agar terselamatkan dari image yang buruk terutama mengenai image Islam Indonesia
Mangkanya...jangan suka bertingkah ya engga2...cukup yang iya2 ajalah Jangan bikin nama bangsa tambah rusak lagi yah beachboy ----- Original Message ---- From: irzan blitz <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, January 26, 2007 2:49:26 AM Subject: [mediacare] Capres AS Pernah Sekolah di Menteng, Lho! Capres AS Sekolah SD di Menteng Tuduhan bahwa kandidat presiden AS, Senator Barack Obama, pernah menjalani pendidikan Islam radikal di Indonesia dibantah keras. Pengelola SDN Menteng I, tempat Obama sekolah di Jakarta, mengatakan tuduhan itu tidak berdasar. Sebab, sekolah mereka adalah sekolah umum yang menerima murid dari berbagai latar belakang agama, bukan hanya muslim. Sejak mengumumkan secara resmi penacalonannya sebagai presiden pada pemilihan presiden (pilpres) AS 2008, Obama langsung mendapat serangan dari musuh-musuh politiknya. Melalui internet, televisi, dan media cetak, senator dari Negara Bagian Illinois itu dituduh pernah mendapat pendidikan Islam radikal di Indonesia. Tuduhan itu berdasar pada temuan bahwa Obama pernah sekolah di sebuah sekolah Islam, madrasah, di Indonesia. Salah satu yang getol menyerang alumnus Harvard Law School 1988 itu adalah jaringan berita Fox News Channel milik konglomerat media Rupert Murdoch. Dalam wawancara dengan Associated Press (AP) kemarin, Kepala SDN Menteng I Jakarta Akmad Solikhin mengakui, berdasar data sekolah, memang benar bahwa Obama pernah menuntut ilmu di sekolahnya. Untuk memperkuat keterangannya, Solikhin menunjukkan dokumen berupa formulir biodata yang mencatat data Obama saat mendaftar di sekolah tersebut. Dalam data itu, nama senator kulit hitam dalam sejarah AS tersebut tertulis Barry Soetoro, anak Lulu Soetoro, pegawai dinas geografi yang beralamat di Menteng Dalam RT 007/RW 03. Tempat dan tanggal lahir Obama tertulis Honolulu 4-8-61. Disebutkan pula bahwa kewarganegaraan Obama adalah Indonesia dan beragama Islam. Solikhin membantah tegas saat ditanya tentang dugaan adanya pelajaran Islam radikal. Dia menegaskan bahwa SDN Menteng I menerima murid dari semua latar belakang agama sejak sekolah itu berdiri jauh sebelum Obama sekolah di sana pada 1968. Tuduhan itu sama sekali tidak berdasar, tegas Solikhin. Memang betul, sebagian besar murid kami adalah muslim, namun murid Kristen juga kami terima dengan baik. Semua anak bisa sekolah di sini. Sebab, kami adalah sekolah umum, tambahnya. Keterangan Solikhin tersebut diperkuat dengan pengakuan Iis Darmawan, 63. Mantan guru Obama di taman kanak-kanak itu mengungkapkan bahwa dia ingat betul profil Obama saat anak-anak. Dia seorang anak yang tinggi dengan rambut keriting dan memiliki kemampuan belajar cepat bahasa lokal serta mahir dalam pelajaran matematika. Bahkan, saya ingat, saat itu dia pernah membuat karangan berjudul I Want To Become President, cerita Iis. SDN Menteng I dikenal sebagai salah satu SD elite di Jakarta. Mayoritas wali murid SD tersebut berasal dari kelompok masyarakat menengah atas. Bahkan, kabarnya, cucu mantan Presiden Soeharto juga bersekolah di sana. Solikhin yang dengan bangga menunjukkan foto Obama saat masih sekolah di SDN Menteng I itu berharap tuduhan terhadap Obama segera berakhir. Kami bangga pernah memiliki murid seperti Obama. Dan saya harap jika dia terpilih sebagai presiden, hubungan AS dengan Indonesia semakin kuat dan dia mampu memberikan perspektif baru terhadap Islam, paparnya. Sri Murtiningsih, yang juga pernah menjadi guru Obama dan telah mengajar di SDN Menteng I selama 39 tahun, mengungkapkan, dirinya memiliki ingatan kuat bahwa Obama adalah seorang anak kecil yang kidal. Seperti murid lainnya, dia mengikuti kurikulum standar seperti matematika, pelajaran menulis, bahasa Indonesia, serta dalam satu minggu menerima dua kali pelajaran agama dan olahraga, terangnya. Murtiningsih menceritakan, tetangganya berlari ke rumahnya saat melihat di televisi bahwa salah satu muridnya maju menjadi kandidat presiden AS. Mereka berteriak, muridmu akan menggantikan Bush. Air mata saya langsung menetes mendengarnya, ungkapnya. Selain menelusuri ke bekas sekolah Obama dan para mantan gurunya, AP juga mengonfirmasi ke Departemen Agama (Depag) tentang status sekolah Obama di Indonesia. Sutopo, juru bicara Depag, menyatakan, klaim bahwa Obama belajar di sekolah muslim radikal sama sekali tidak berdasar. SDN Menteng I adalah sebuah sekolah umum yang diperuntukkan bagi semua orang dari beragam agama, jelasnya. Sebelumnya, dia belajar di Fransiskus Assisi yang memang jelas-jelas sekolah Katolik, tambahnya. Mengutip situs ensiklopedi maya, Wikipedia, Obama lahir di Honolulu, Hawaii. Ayahnya adalah Barack Hussein Obama Sr., kelahiran Alego, sebuah desa di Provinsi Nyanza, Kenya, dan ibunya Ann Dunham, perempuan kelahiran Wichita, Kansas. Pada saat Obama berumur dua tahun, kedua orang tuanya bercerai. Ayahnya melanjutkan studi di Harvard untuk mengambil gelar PhD dan selanjutnya pulang kembali ke Kenya. Sedangkan ibunya menikah lagi dengan pelajar asing asal Indonesia, Lulu Soetoro. Oleh keluarga barunya, Obama dipindah ke Jakarta dan tinggal selama empat tahun. Dia kembali ke Hawaii dan tinggal bersama keluarga kakeknya. Ayah Obama meninggal dunia akibat tabrakan mobil di Kenya saat Obama berumur 21 tahun. Sedangkan ibunya meninggal beberapa bulan setelah Obama menerbitkan buku biografi yang membuat dia sangat populer pada 1995, Dreams from My Father. Keputusan Barack Obama menjadi kandidat presiden untuk Pemilu 2008 disambut dengan antusias oleh kubu Demokrat maupun Republik. Dia dianggap mewakili generasi baru politisi AS yang akan membawa gagasan segar. Pencalonannya juga akan menandai ditutupnya sejarah panjang rasisme di negeri itu. Bukan karena latar belakangnya yang kompleks (ayah kulit hitam, ibu kulit putih, dan masa kecil sebagian di Indonesia) yang membuat tokoh itu begitu menarik. Menurut editorial The Washington Post (18/1), janjinya untuk mengubah paradigma politik AS yang oleh para pemilih dinilai penuh dengan politik partai dan politik rasial membuat rakyat AS antusias. Obama mencerminkan harapan rakyat AS, entah benar atau tidak, bahwa negara ini telah sampai pada satu titik, yaitu mengatasi sejarah rasisme, tulis Washington Post. Jika Obama terpilih sebagai presiden, akan tercipta sejarah baru; untuk kali pertama presiden AS dijabat warga berkulit hitam. Banyak pendukung Obama di Partai Demokrat AS khawatir nasib Obama akan sama dengan John Kerry yang gagal membendung kritik saat pencalonannya sebagai kandidat presiden pada 2004 dengan menantang Presiden George W. Bush. Sebuah kelompok yang berhubungan dengan kelompok konservatif, Swift Boat Veterans for Truth, menuding bahwa Kerry tidak berhak mendapat medali Perang Vietnam. Tekanan itu membuat Kerry mengambil keputusan paling penting dalam karirnya kemarin, dengan menyatakan tidak maju lagi dalam Pilpres 2008. Mendapat serangan atas masa lalunya, Obama tidak tinggal diam. Dalam acara Today di jaringan TV NBC kemarin, dia menyatakan laporan tentang masa lalu pendidikan kanak-kanaknya sebagai tuduhan yang terburu-buru dan menggelikan. Saya memang pernah tinggal di Indonesia dan belajar di sebuah sekolah pada umur 7 dan 8 tahun. Tidak ada yang aneh, seperti banyak yang dilakukan oleh orang AS, ujar Obama. Serangan balik Obama itu dinilai pengamat politik AS sebagai sinyal bahwa Obama akan berjuang untuk melindungi reputasinya dalam kampanye presiden. Direktur Komunikasi Tim Kampanye Obama, Robert Gibbs, langsung mengirimkan e-mail ke media untuk melawan tuduhan itu. Kami tidak sama dengan dia (Kerry, Red), ujar Robert Gibbs. Kami yakin tuduhan itu mereda dengan sendirinya. Sebab, hal itu memang tidak benar. Mengenai tulisan di dokumen biodata Obama di SDN Menteng I yang mencatat senator Obama beragama Islam, Gibbs menyatakan tidak tahu hal itu. Senator Obama tidak pernah menjadi seorang muslim, tegasnya. Pada umur 6 tahun, dia ada di sekolah Katolik dan dia belajar sebagai seorang Kristen, ujarnya. Saat ini senator Obama adalah anggota United Church of Christ. ----- Jawa Pos, 26 Januari 2007 ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business. http://smallbusines s.yahoo.com/ r-index ____________________________________________________________________________________ Be a PS3 game guru. Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games. http://videogames.yahoo.com/platform?platform=120121
