Mas satrio, Ini suatu amsukan yang bagus dari Mas Ode, dan sikap yang benar dari anda. What next? Barangkali anda penasaran bagaimana caranya membaca persepsi masyarakat, karena anda melihatnya dari dalam, maka anda dapat menggunakan kacamata "paradigma melihat masyarakat dengan Nurani."
Gunakan kacamata ini dalam setiap produksi acara (paling tidak untuk acara Fenomena), Nurani mengatakan kepada anda apa yang dipikirkan masyarakat. Saat ini banyak buku mengenai "Compassionate Management, atau Manajemen Berbasis Nurani." Sebab, tidak semua bisa melihat / membaca pikiran masyarakat, hanya orang-orang khusus seperti Pak Wisnu yang melejit di Trans TV yang mengerti arti inspirasi. salam, Goenardjoadi Goenawan --- In [email protected], Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sebagai langkah kontrol dan pembenahan (Notes: tidak ada perusahaan yang sempurna), semua kritik, saran, bahkan maki-maki dari sejumlah anggota milis di sini (dan sejumlah milis lain) sudah saya forward ke milis internal. Sehingga bukan saja bisa dibaca oleh karyawan News Trans TV, tapi juga para pimpinan. > > Saya pikir mereka juga bukan orang bodoh, yang tak bisa menerima masukan. Siapa sih pemilik perusahaan yang mau melihat citra perusahaannya buruk??? > > Nah, terus apa lagi yang harus saya lakukan? > > Satrio Arismunandar > Producer - News Division, Trans TV, Floor 3 > Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 > Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184627 > > http://satrioarismunandar6.blogspot.com > > > > > ----- Original Message ---- > From: ODE bule <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, January 25, 2007 5:06:01 PM > Subject: Re: [mediacare] Untuk Bung Satrio di Trans TV (Ode Talkin' About Brand) > > Pak Satrio Arismunandar. .. > > justru rekan2 milist ini sangat respect dan menghormati teman2 yg ikut acara penganugerahan proses seleksi di tempat anda.... > > Dan utk Claiming Value... > Trans TV atau TV lain yg melakukan..atau siapa pun..sah2 saja!! > the making of branding.... utk melakukan benchmark..itu sah..di benarkan...gak ada yg salah..dan gak boleh ada yg menyalahkan. .. > > tp kl saat ini, anda berbicara business management yg ada di buku... > dan bebicara nilai2 yang akan di deliver perusahaan anda kepada publik... > hrs nya buku itu mengingatkan terlebih dulu kpd anda.... > > bbrp part yg hrs anda lakukan... > hal2 yg bisa anda kontrol... > mind identity..behavior identity...visual identity > > kemudian..setelah ketiga part itu anda lakukan, akan ada result....'persepsi '... > dan persepsi itu adalah hal yg tidak bs anda kontrol...persepsi akan terbentuk dr masyarakat.. .. > > tapppiiii... . > walopun persepsi gak bisa anda kontrol...paling tidak...anda bisa arahkan, ok?!! > > tentu anda bisa liat arah persepsi masyarakat.. .sdkit berkaca...komentar rekan2 di milsit ini adalah persepsi masyarakat.. . > > kl mau persepsi dr masyarakat yg sesuai dng keinginan anda...pikirkan lah, dan tunjukan kepada masyarakat.. . > event seperti kemarin bisa membuat Brand Identity dr perusahaan anda sebagai slh satu perusahaan yg mengkomersilkan proses rekrutment.. . > > anda gak slh koq..tenang aja, > tp..masyarakat jg gak bisa disalahin, pak!!! > > (untung aja gak ada yg ngurusin RUU Tentang Persepsi..dan gak bakalan ada deh) > > > rgds, > ODE >
