Halo sahabat,

seseorang itu tidak akan menjadi gila walaupun mendapat tekanan, 
baik itu tekanan ekonomi atau rumah tangga.  Seseorang bisa menjadi 
gila bila tidak dipenuhi kebutuhannya untuk didengar, diajak bicara, 
atau diperhatikan.

maka saat ini yang dibutuhkan rakyat saat ini selain pekerjaan, dan 
penghasilan, karena buntu secara ekonomi, untuk menghindari kepada 
tahap berikutnya yang anarkis, maka Rakyat perlu didengar, misalnya 
lewat hiburan, acara TV yang merakyat, dan kegiatan yang produktif.

bila tidak, maka semakin banyak korban konser Ungu.  Kapasitas 
stadion 10,000 yang datang 20,000, separo nonton, separo merusak 
fasilitas panitia.

itu gejala ketidakbahagiaan masyarakat,

acara TV jangan lagi mengumbar kemewahan, namun harus diperbanyak 
acara Dorce, OB, Srimulat, Doyok & Kadir.  Presiden harus sering-
sering temu wicara Klompencapir, dengan bahasa yang mengayomi, 
ngingoni, keibuan, sebelum rakyat mengamuk.

salam,
Goenardjoadi Goenawan

"MTI" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ketua Konvensi Nasional Kesehatan Jiwa Ontoseno menuturkan gejala 
sakit jiwa yang dialami penderitanya, antara lain mudah melakukan 
kekerasan seperti membakar atau menggebuki pencuri sampai mati, 
manipulatif, cuek, serta tidak mengenal apa yang baik dan buruk. Dan 
hal tersebut terjadi di semua lapisan masyarakat. 

Kirim email ke