Mas Dimas, kalau ngeritik itu mbok sebaiknya tidak asal bunyi. Coba Anda lihat, sejak 1 Januari 2007 apa ada tayangan esek-esek di Fenomena??? Jawabnya jelas: TIDAK ADA. Karena misi saya ditugaskan oleh pimpinan di Fenomena justru untuk menghapus tema esek-esek (tayangan Fenomena sebelum Januari 2007 bukan karya saya).
Namun nama Fenomena masih dipertahankan, karena brand-nya sudah dikenal penonton dan pemasang iklan. Soal Taufik Rahzen, teman saya ini orang baik-baik. Nggak usah dikait-kaitkan dengan aktivitas saya, karena dia memilih jalur seni-budaya, bukan jurnalistik. Setahu saya dia aktif di Blora Institute. Soal aktivitas saya di Fenomena tidak pernah saya sembunyikan, karena itu bukan dosa...he..he..he... Itu kan saya pampang terbuka di blog saya, lengkap dengan fotonya. Jadi, sekali lagi anggapan Anda bahwa saya menyembunyikan hal itu salah besar. NB: Soal kerjaan dan tempat kerja saya banyak berdekatan dengan artis dan cewek cantik, ya itu rezeki saya. Jangan sirik dong...he..he... Satrio Arismunandar Producer - News Division, Trans TV, Floor 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026, Fax: 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com ----- Original Message ---- From: tbk62 <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, January 28, 2007 11:23:32 PM Subject: [mediacare] Geregetan - Re: Test teman dekat Trans Corp Mas Satrio.. I know what you did last summer. Itu saya kutip dari dari judul film horor kondang. Karena summernya di sini lewat ya last month aja...asal juga sih... Saya geregetan ya..Habis Anda untung banget jadi produser Fenomena Mana presenternya mendesah-desah terus .... Di depan kamera saja mendesah, bagaimana di depan produsernya? Kok posisi Anda sekarang jadinya jauh banget dari buku kecil warna merah yang Anda tulis ya? Si Zen yang aktifis perdamaian itu bagaimana kabarnya? Wassalam, Dimas. PS: Jangan menyembunyikan yang lagi disembunyikan Fenomena 'kan memang fenomena ...
