Terasa perih waktu liat layanan masyarakat di RUMAH SAKIT UMUM DAERAH sangat
terbatas. Dari dulu sampai sekarang tidak ada perubahan.Seperti RSUD TANGERANG,
di hari hari biasa aja banyak calon pasien yang gak bisa di rawat (waiting
list) atau berakhir tidur di selasar, meskipun wabah DBD ga mewabah. Ironisnya
lagi, pemerintah justru sibuk menyalurkan pendapatan daerah kepada sektor yang
gak penting padahal layanan bidang kesehatan merupakan masalah yang patut
menjadi perhatian terpenting.Anehnya lagi pasien MASKIN masih juga di bebani
oleh harga obat yang tinggi, dengan alasan obat tertentu gak tersedia dalam
ASKESKIN. Atau bahasa terselubungnya GAKIN GA PUNYA DANA PENDAMPING. Trus
gimana donk dengan orang yang bener bener miskin yang lagi sekarat, gak
tertolong cuma gara gara masalah penyakit yang tidak tergolong dalam
pengobatan yang terdaftar di GAKIN. Sesibuk itukah pemerintah?
VINCE. R
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
http://id.mail.yahoo.com/