http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2007012701022515

      Sabtu, 27 Januari 2007 
     

      BURAS 
     
     
     

Gesekan Elite! 


       
      H.Bambang Eka Wijaya:

      "TANPA disadari rakyat di lapisan bawah, langit kekuasaan negeri ini 
sedang panas akibat gesekan antarelite yang terkesan telah mengganggu 
ketenangan penguasa!" ujar Umar. "Ada beberapa kelompok mantan pejabat senior 
mengusik dengan berbagai pandangan aneh, misalnya meragukan hasil kerja MPR 
dengan amendemen konstitusi selama reformasi!"

      "Rakyat banyak sudah tahu soal itu!" sambut Amir. "Rakyat juga tahu arah 
gesekannya! Tapi karena rakyat amat paham hasil kerja MPR itu tak bisa diubah 
begitu saja oleh pemerintah, apalagi oleh pihak lain, mereka tak terseret arus 
isu dan membiarkan para elite itu terbenam dalam kesia-siaan!"

      "Tapi kalau tahu rakyat sudah begitu, kenapa penguasa sendiri tampak amat 
sibuk beres-beres di semua jajarannya untuk menangkal pengaruh gesekan itu?" 
tanya Umar. "Malah ada yang menilai, sikap penguasa dalam menanggapi dan 
mengamankan lingkaran kekuasaannya dari pengaruh negatif itu sampai cenderung 
over-reacted!"

      "Semua itu klop sebagai proses pendidikan politik bagi rakyat!" timpal 
Amir. "Terutama kaitan semua itu dengan kehidupan rakyat--salah satu ukuran 
standar bagi rakyat menilai relevansi masalah yang diangkat elite adalah 
hubungannya dengan realitas hidup mereka! Kebetulan masalah yang disengketakan 
dalam gesekan itu amat jauh dari realitas hidup rakyat! Jadi gesekan itu 
terjadi di langit yang amat tinggi, sehingga kemungkinan menukiknya ke bumi 
seperti sumbu puting beliung, masih terlalu jauh!"

      "Pelajaran politik terpenting yang bisa ditarik rakyat dari gesekan itu 
adalah kenyataan, kalangan elite di langit sana tampak lebih mengutamakan 
masalah yang terkait dengan kekuasaan, jauh sekali dari memikirkan kepentingan 
rakyat!" tegas Umar. "Kenyatan itu menunjukkan kesibukan kalangan elite 
mengusik masalah itu justru menguntungkan penguasa karena diberi kesempatan 
membandingkan apa yang mereka kerjakan untuk rakyat! Jelas, penguasa yang 
tugasnya memang mengurus rakyat, dalam hal ini mendapat advantaged!"

      "Kondisi advantaged yang mengesankan penguasa cukup besar perhatiannya 
kepada rakyat seperti itu, membuat rakyat yang sebenarnya masih merasa kurang 
puas dengan perhatian yang diberikan penguasa terhadap mereka, jadi dirugikan!" 
sambut Amir. "Karena rakyat kehilangan momentum untuk menekan pemerintah agar 
memberikan perhatian yang lebih besar kepada mereka, karena kesan atau citra 
yang sudah tercipta dengan advantaged itu seolah pemerintah sudah mencurahkan 
perhatian cukup kepada rakyat!"

      "Itu harus dipetik sebagai pelajaran oleh para elite bahwa suatu salah 
langkah perjuangan mereka bisa mengakibatkan kerugian fatal bagi rakyat!" tegas 
Umar. "Dengan citra yang dihasilkan gesekan itu seolah penguasa telah 
memberikan perhatian yang cukup kepada rakyat, dari sisi lain rakyat bisa 
curiga jangan-jangan gesekan itu cuma sandiwara, semacam konspirasi elite 
mengecundangi rakyat untuk dengan mudahnya mereka menciptakan citra tersebut! 
Kasihan rakyat, kebagian perhatian cuma dalam citra!" ***
     

Attachment: bening.gif
Description: GIF image

<<attachment: buras.jpg>>

Kirim email ke