REFLEKSI: Namnya studi banding. Kalau seandainya para anggota DPR main judi dan kalah, tidak perlu dihebohkan! Mereka bisa tipu rakyat untuk dapat gaji dan tunjangan yang lebih besar. Jadi plus minus tidak kalah, malah menang.
http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=8103 Rabu, 31 Jan 2007, Hard Rock Casino London, Arena Judi yang Diisukan Dikunjungi Anggota DPR Masuk Bawa Kartu Ungu, Taruhan Mulai Rp 35 Ribu Hard Rock Casino London menjadi terkenal di Indonesia sejak muncul isu ada anggota parlemen asal negeri ini yang bermain judi di sana. Seperti apa sebenarnya kasino yang banyak didatangi para turis mancanegara ini? NURANI SUSILO, London KAWASAN Piccadily Circus di jantung kota London yang dipenuhi billboard (papan iklan) raksasa dengan lampu warna warni seperti tidak pernah tidur. Ratusan orang, termasuk wisatawan mancanegara, memadati kawasan tersebut sejak pagi hingga pagi lagi. Selain berdiri patung dewa cinta Yunani Eros yang terkenal, di tempat itu terdapat banyak pusat hiburan. Mulai gedung teater yang sedang mementaskan drama musikal Mama Mia, pusat perbelanjaan, toko-toko suvenir khas Inggris, hingga arena berjudi. Di situ terdapat Hard Rock Casino, London, tempat judi yang tiba-tiba akrab di telinga masyarakat Indonesia. Hard Rock Casino berada di Coventry Street, sekitar 200 meter dari stasiun kereta api bawah tanah Piccadily Circus. Seperti halnya sebagian besar bangunan lain di London, Hard Rock Casino berarsitektur kuno. Sentuhan modern pada kasino itu hanya terlihat pada kanopi warna gelap berbentuk setengah lingkaran dengan tulisan "casino" warna putih. Kasino itu diapit bar dan Restoran Planet Hollywood di kanan dan restoran cepat saji KFC di kiri. Di seberang jalan terdapat restoran cepat saji lainnya, McDonald's. Trotoar di ruas jalan itu sangat lebar sehingga ideal untuk para wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan tersebut dengan berjalan kaki. Ketika Jawa Pos masuk melalui pintu utama pada Sabtu malam lalu, seorang pria tinggi besar berjas panjang warna gelap bertanya apakah sudah mempunyai kartu anggota. "Semua pengunjung kasino harus berusia minimal 18 tahun dan terdaftar sebagai anggota," katanya. Dia lantas meminta Jawa Pos mengisi formulir kecil. Tidak banyak kolom pada formulir itu. Calon pengunjung hanya diminta mengisi nama, alamat, dan menunjukkan kartu identitas seperti surat izin mengemudi bagi warga Inggris, atau paspor bagi warga atau wisatawan asing. "Peraturan Uni Eropa mengharuskan kami untuk meminta setiap pengunjung menunjukkan kartu identintas," kata Masya, resepsionis Hard Rock Casino, lantas tersenyum. Jari-jarinya sibuk memencet keyboard komputer. Di hadapan Jawa Pos terdapat empat orang yang tengah mengantre untuk mendapatkan kartu anggota. Masya menjelaskan, peraturan baru itu diberlakukan sejak Oktober 2005. Sebelumnya, pengunjung bisa bebas mengunjungi kasino itu. Pembuatan kartu anggota seukuran kartu kredit itu berlangsung cepat. Tidak lebih dari tiga menit. Setelah formulir diisi, resepsionis memasukkan ke data komputer, mencocokkan dengan kartu identitas, dan mengambil foto calon anggota. Untuk foto, calon anggota hanya diminta menghadapkan wajah ke kamera otomatik yang ditempatkan di tembok di belakang meja resepsionis. Begitu tombol di keyboard dipencet, foto wajah calon anggota langsung masuk data base. Kartu ini berwarna ungu dengan logo Hard Rock Casino di bagian depan. Di sisi belakang hanya terdapat dua kolom, tanda tangan dan nomor keanggotaan. Tidak ada nama atau keterangan lain. Dengan kartu ini, pengunjung bisa datang ke Hard Rock Casino kapan saja. Cukup menunjukkan kepada petugas, pintu pun akan dibuka lebar. Di atas pintu kedua, sebelum masuk ke ruang utama, terdapat dua televisi layar tipis berukuran besar. Malam itu sedang ditayangkan video musik berjudul It's All Coming Back to Me Now dari penyanyi rock Meat Loaf. Sebelum memasuki ruang utama yang berbentuk lingkaran, para pengunjung melewati lorong pendek. Di kanan-kiri lorong itu, terdapat pakaian yang pernah dipakai penyanyi-penyanyi terkenal, seperti gaun putih yang pernah dikenakan kelompok The Corrs. Interior Hard Rock Casino tidak berbeda jauh dengan Hard Rock Cafe. Pada dinding ruangan terpampang memorabilia musisi atau penyanyi kelas dunia. Ada gitar milik kelompok Spin Doctors dan piringan hitam yang ditandatangani penyanyi rock balada legendaris Bob Dylan. Beberapa layar LCD berukuran besar di tembok kasino terus-menerus menayangkan lagu-lagu penyanyi kondang dunia. Petang itu kasino cukup ramai. "Pengunjung hari ini lumayan banyak," kata Ben, salah seorang petugas. Menurut Ben, semakin larut pengunjung akan semakin banyak. Hard Rock Casino buka mulai pukul 2 siang hingga 6 pagi untuk Minggu-Jumat, sementara untuk Sabtu, kasino ditutup dua jam lebih awal. Menurut pengamatan Jawa Pos, sebagian besar pengunjung Hard Rock Casino itu adalah wisatawan asing. Tampak juga sejumlah pengunjung lokal. Di ruang utama, pengunjung bisa berjudi dengan mesin slot yang berjumlah tidak kurang dari 20 buah. Masukkan koin ke mesin dan bila layar menunjukkan variasi gambar tertentu seperti yang sudah ditetapkan, pengunjung akan mendapatkan tambahan koin. Banyaknya mesin slot di Hard Rock Casino bisa dipahami karena itu adalah permainan judi paling populer di kasino. Bahkan, penelitian menunjukkan, 70 persen penerimaan kasino rata-rata berasal dari mesin slot. Bosan dengan mesin slot, pengunjung bisa bermain poker, roulette, atau blackjack yang terdapat di lantai bawah dan lantai atas. Nilai taruhan bervariasi, mulai 2 pound (sekitar Rp 35 ribu) hingga 500 pound (sekitar Rp 8,9 juta). Khusus untuk permainan jenis super stud poker, pengunjung bisa memenangkan uang hingga ratusan ribu pound karena permainan itu dihubungkan dengan kasino-kasino lain di seluruh Inggris secara online. Selain mesin slot, blackjack juga banyak diminati. Tiga meja blackjack di lantai bawah petang itu ramai dengan para pejudi. Di setiap meja terdapat satu petugas yang berfungsi sebagai bandar dan empat atau lima pejudi yang mempertaruhkan uang mereka. "Wah, apes. Kalah lagi," kata seorang wisatawan asal Asia Timur. Tumpukan koin plastik warna hijau yang berada di depannya tampak hanya tersisa beberapa keping saja. Teman perempuan wisatawan itu yang tadinya duduk, lantas berdiri. Setelah berbisik ke rekannya, dia beranjak menuju meja panjang di sisi kiri ruangan. Di meja itu, dia bermain roulette bersama dua pengunjung lain. Setelah menukar uang dengan kepingan koin plastik warna merah, bola kecil warna putih pun berputar cepat di meja kecil berbentuk lingkaran. Mata para pejudi tertuju pada layar monitor di pinggir meja untuk melihat di nomor berapa bola kecil itu berada. Selain permainan judi, Hard Rock Casino juga dilengkapi bar yang menyediakan minuman dan makanan. Di antara lampu-lampu temaram, pengunjung bisa berjudi sambil meminum bir. Bila isi gelas kosong, pengunjung hanya perlu berjalan sebentar ke ujung ruangan. Para petugas di bar dengan meja melingkar berbentuk keyboard itu siap melayani pengunjung dengan aneka koktail. Hard Rock Casino menyebut bar mereka sebagai paling keren di London. Tapi kenyataannya, para selebriti Inggris lebih memilih bar lain yang lebih eksklusif dan tidak semua orang bisa masuk. Misalnya, Cuckoo Club, tempat favorit Pangeran Harry dan kalangan elite London. Menu yang ditawarkan di bar Hard Rock Casino itu cukup beragam. Misalnya, pengunjung bisa memesan sup seharga Rp 62 ribu, salad daging sapi Thailand, hingga fajita seharga Rp 230 ribu untuk satu porsi. Fajita adalah makanan khas Meksiko, berupa daging ayam bakar dipadu salad yang digulung dengan roti tipis. Kalau masih belum puas, pengunjung juga bisa memesan steak daging sapi seharga Rp 250 ribu untuk satu porsi. Hard Rock ingin menyediakan "layanan satu atap" seperti yang terjadi di kasino-kasino besar di dunia. Dengan begitu, pengunjung tidak perlu pergi ke seberang jalan untuk mendapatkan pengganjal perut ketika berjudi di kasino itu. Di Hard Rock Las Vegas, bahkan pejudi bisa bermain sambil berendam di kolam renang. Waktu beranjak cepat di kasino tersebut. Tidak terasa malam semakin gelap, lampu warna-warni mesin slot semakin meriah serta meja-meja blackjack dan roulette tidak lagi terlihat karena kerumunan semakin bertambah. Di Hard Rock Casino itu, para pejudi mengadu nasib dengan hasil dua kemungkinan. Pulang dengan kantong makin tebal atau uang tandas tak berbekas.
