Puluhan Eks Laskar Jihad Dilaporkan Bergerak ke Poso Makassar (ANTARA News) - Puluhan mantan anggota Laskar Jihad dilaporkan telah meninggalkan Surabaya menuju Poso sejak Sabtu sore (29/1), dengan menggunakan kapal dan diperkirakan Rabu ini telah berada di perairan Makassar dan sekitarnya. Keterangan yang dikumpulkan ANTARA Makassar selama beberapa hari terakhir ini menyebutkan para mantan anggota Laskar Jihad tersebut dipimpin oleh Jarot alias Abu Haedar, Irfan, Zulkarnain, Yulianto, Suwondo dan Iswanto, namun belum diketahui pasti maksud mereka ke Poso. Keenam orang tersebut berasal dari Yogyakarta dan Solo. Mereka menggunakan kapal-kapal kecil dan berkedok sebagai nelayan dan rencananya mereka akan turun di Makassar dan sekitarnya untuk selanjutnya ke Poso. Intelijen kepolisian dan TNI AD, AL, AU masih terus melakukan penyelidikan atas informasi tersebut. Guna mengantisipasi masuknya mantan anggota Laskar Jihad ke Poso melalui Makassar dan sekitarnya, aparat keamanan telah mengawasi beberapa pelabuhan di Sulsel, seperti Pelabuhan Bajoe (Bone), Awerange (Barru), Pelabuhan Palopo, Parepare dan beberapa pelabuhan yang diduga akan mereka digunakan untuk bersandar. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII/Wirabuana, Letkol Inf Amsal, yang dihubungi di Makassar, Rabu, membenarkan informasi pergerakan sekelompok eks anggota Laskar Jihad ke Poso. "Informasi itu memang ada, tetapi tentara dan polisi masih terus menyelidiki untuk memastikan kebenarannya," ujar Amsal, seraya menambahkan bila informasi itu benar, maka yang berhak menindaknya adalah polisi, sementara TNI AD hanya memback-up polisi saja. Untuk mencegah adanya kelompok lain yang masuk ke Poso dan memperkeruh suasana di sana, atas permintaan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Kodam VII/Wirabuana telah mengirim dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sebanyak 200 personel TNI AD dari Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso Poso. Sementara itu, Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VI/Makassar, Kolonel Uus Kustiwa, kepada ANTARA mengaku belum mengetahui secara pasti adanya pergerakan personel eks Laskar Jihad ke Poso melalui jalur laut. "Kami belum menerima laporan intelejen ada pasukan eks Laskar Jihad yang bergerak ke Poso," katanya. Namun sampai saat ini, aku Uus, TNI AL terus melakukan patroli dengan menggunakan beberapa KRI. "Informasi itu akan kami himpun dan dikoordinasikan dengan pihak Kodam VII/Wirabuana," ujar Uus lagi. (*) Copyright © 2006 ANTARA 31 Januari 2007 8:49 http://www.antara.co.id/print/index.php?id=52291
an_logo1.gif
Description: GIF image
