ROCK sungguh sulit didefinisikan sebagai musik. Rock memang merupakan salah 
satu mainstream dalam musik, namun bukan kemudian ada penjelasan yang tetap dan 
tepat secara musikalitas. 
  Rock sebagai aliran dalam bermusik mulai dikenal di era 50-an lewat sang 
maestro Elvis Presley. Sang Flamboyan mampu menciptakan sebuah genre bermusik 
yang sangat menyimpang tidak hanya secara musikalitas tetapi juga adat. 
  Sebelum era Presley, musik terkotak dalam dua genre besar. Genre pertama 
adalah religi. Musik adalah harmonisasi tetap yang mengusung tema religius dan 
kesopanan. Musik adalah simbol religi yang karenanya bersifat suci sebagai 
bentuk pemujaan terhadap Tuhan. Musik disakralkan sebagai sesuatu yang suci dan 
tidak boleh dibuat main-main. Lirik dalam bermusik adalah pertobatan dan 
pemujaan terhadap Tuhan.
  Genre kedua adalah musik sebagai konsumsi kalangan borjuis/elit. Di era 
ketika belum tercipta sarana reproduksi massal, musik hanya monopoli kalangan 
berduit ketika terpatok pada gedung2 teater. Musik adalah konsumsi elitis. 
  Di antara dua genre besar ini terdapat satu genre yang menjadi bayang-bayang 
(atau tepatnya sebagai oposan). Genre ini dikenal sebagai musik populer atau 
musik rakyat jelata. Jenis musik ini, tidak sebagaimana dua genre sebelumnya, 
sangatlah beragam dan unik. beragam dalam arti begitu banyak jenis dan unik 
dalam arti menampilkan kreativitas yang begitu kaya dari masing-masing 
kreatornya. Sehingga, banyak dikenal kemudian musik2 populer yang mencirikan 
daerah tertentu atau etnik tertentu.
  Secara musikalitas musik jenis ini ringan, sederhana, mudah dipahami. Tema2 
yang diangkat pun merupakan masalah sehari2 dan sangat merupakan representasi 
keseharian masyarakat banyak. Tidak mengherankan kemudian lirik2 tentang seks, 
cinta, kebebasan pun banyak ditemui dalam musik ini. Meskipun juga tema2 
politis seperti kritik terhadap kekuasaan atau struktur sosial tidak jarang 
juga justru menjadi roh bagi musik populer ini. Musik populer ini merupakan 
bagian dari kebudayaan populer yang menurut McDonald (1956) merupakan sarana 
ekspresi masyarakat bawah yang tidak bersifat komersil dan hanya menjadi 
kebutuhan mereka sendiri.
  Musik Rock, bisa dikatakan merupakan perkembangan luar biasa dari musik 
populer. Roh yang mengilhami lahirnya musik rock adalah anti kemapanan dan 
pemberontakan terhadap budaya keseragaman yang diciptakan oleh status quo. Para 
pemuda yang menolak untuk diseragamkan karena masing2 individu, masing2 pribadi 
adalah unik sehingga penyeragaman adalah sebuah bentuk anti-humanisme.
  Hal inilah yang kemudian membuat musik rock begitu kaya akan aliran, genre, 
atau apapun namanya yang menunjukkan keunikan yang tiada terbatas. Musik Rock, 
sehingga dikemudian hari, dikenal sebagai sebuah federasi musik daripada aliran 
musik. Rock adalah gerakan kebudayaan yang memanifestasikan dirinya dalam 
bentuk bermusik. 
  Dalam musik rock kta akan mengenal bermacam2 aliran semisal rock n roll, hard 
rock, punk, heavy metal, dsb. Kita mengenal The Beatle sebagai musik rock, 
namun Metallica juga kita kenal sebagai musik rock. Meskipun keduanya berbeda 
secara musikalitas, kedua tetap dianggap sebagai bagian dari musik rock. 
Disinilah letak kekayaan musik rock, sehingga kita mengenal FEDERATION of ROCKS 
yang berangotakan rock n roll, hard rock, punk, heavy matal, dan banyak anggota 
lainnya. 
  Federasi ini tidak akan pernah berkurang, tetapi selalu bertambah seiring 
berkembangnya musik itu sendiri. Jadi, siapa yang mau menggabungkan diri dengan 
FEDERATION OF ROCKS
   
   
  rgds,
  -ODE-

 
---------------------------------
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question 
on Yahoo! Answers.

Kirim email ke