RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR Komentar: ======== Bung Marsillam yb ! Horas ! Memang masih tidak mudah, - namun, laporkanlah secara tersusun baik, terstruktur tentang hal-hal yang penting dan mendesak agar dipikirkan penyelesaiannya oleh Pemerintah RI beserta Organ-Organ nya, agar Negeri Kita ini jangan sampai tiba-tiba ambruk tidak ketolongan lagi . . .
Kok mencegah BANJIR yang membikin jorok Ibukota Metropolitan Jakarta-Raya saja tidak mampu ! - Kalau para insinyur Indonesia malas atau tidak mampu, atau Pemerintah (c/q. Menteri Lingkungan Hidup) masih bingung atau ragu/takut ambil langkah-langkah dari otak sendiri (mungkin karena terlalu nyaman di posisi-posisi empuk masing-masing . . .), maka sewa saja akhli-akhi pembangun kanal-kanal dari Negeri Belanda ! Lihat, mereka jadikan air-asin sehingga jadi air-tawar, - menghasilkan bunga- bunga yang menyiram jutaan US Dollar masuk ke negeri mereka, lantas di Eropah ini sayur-mayur Belanda tersohor di mana-mana, buah-buahan, dll, dll ! Kalau Pemerintah RI malas (atau "tidak punya uang") untuk memanfaatkan lumpur gembur nya Kali Ciliwung itu, ya, bikin saja 4 - 5 atau berapa kek kanal-kanal baru untuk membantu mengalirkannya ke Laut Jawa itu . . . Beli alat-alat besar, - juga Belanda punya pengalaman banyak. Untuk kali ini DUIT nya jangan dulu dicopetin berjemaah ! Nanti kalau sudah terlaksana sYa ampuuuun ! Tapi memang harus jujur, Lae Marsillam. Sebab, konon musibah BANJIR yang melanda Jakarta itu, terutama karena juga DUIT nya "dijambret" 40% ke kantong bajingan-bajingan "itu". Sapai-sampai TV-TV di Luarnegeri menyiarkan keaiban yang darahdingin itu . . . Pembangunan apa di Indonesia ini ? - Lingkungan Hidup (Environtment) hancur berantakan, yang dibangun . . . Mall-Mall, dan lain-lain segala macam tetek- bengek ! Untung di Negeri Kita ini masih banyak penduduknya yang masih "cinta damai". Pokoknya Lae Marsillam: "Peringatilah Penguasa-penguasa NKRI ini, agar jangan tunggu-tunggu sampai Rakyat jadi matagelap (REVOLUSI ?!) . . .!" Bukan tidak mungkin, lho ! Masakan RI yang sudah jompo, umur lebih dari 60 tahun, negeri kayaraya, hidup BAGAIKAN TIKUS-TIKUS KEBINGUNGAN DI LUMBUNG PADI ! Ada apa ya di negeri ini ? Kok pada bungkem itu elit-elit yang juga kepingin jadi RI-1 nanti ? Sudah tidak percaya pada Rakyat ? Atau sudah mulai merasa oleh Rakyat . . . tidak dipercayai. - - - Kuatkan IMAN ! Bicaralah, jelaskan semua kepada Presiden/Pemerintah RI DAN kepada Rakyat Indonesia tentang Laporan-Laporan situasi di negeri ini. Percuma di sembunyi-sembunyikan sebab Rakyat lebih tahu dan merasakannya ! Wassalam, - Horas ! RedToleransi*RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR 09/02/2007 12:17 WIB Marsillam dkk Beri Laporan ke SBY Tiap Minggu Luhur Hertanto - detikcom *Jakarta* - Marsillam Simanjuntak dkk melaporkan konsep-konsep atas program-program Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R) kepada Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (9/2/2007). Program tersebut merupakan penerjemahan dari pemaparan Presiden SBY pada 31 Agustus lalu yang berkaitan dengan pelayanan publik, pendidikan dan kesehatan. "Ini beda dengan program di departemen. Pak Presiden memberi arahan agar benar-benar terlaksana," kata Seskab Sudi Silalahi pada wartawan. "UKP3R akan menyampaikan rekomendasinya ke Presiden secara mingguan," imbuh Sudi. Sayang, Marsillam bersama pimpinan UKP3R lainnya, Agus Widjojo dan Edwin Gerungan, langsung pergi meninggalkan Kantor Presiden, menolak menjawab pertanyaan pers.*(nrl/ana)* *Baca juga:* - Marsillam dkk Beri Laporan ke SBY Tiap Minggu<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/09/time/121758/idnews/740281/idkanal/10> - Marsillam Cs Temui Presiden<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/02/tgl/09/time/091949/idnews/740221/idkanal/10> - Zaenal Pertanyakan Lagi UKP3R<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/30/time/225819/idnews/714765/idkanal/10> - Reformasi Birokrasi Harus oleh Badan yang Dibeking Presiden<http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/11/tgl/22/time/135733/idnews/711335/idkanal/10> -- **************************************************** "Ada dua hal yang tidak terbatas, yaitu: Alam Semesta ini dan Kebodohan Manusia; namun mengenai Alam Semesta tersebut masih saya ragukan . . ." (Albert Einstein) ****************************************************
